Selamat pagi dan selamat tahun Baru ! semua saudara dalam Kristus.
*Ya, ada sesuatu yang dibawa oleh penderitaan di mana kita boleh, bahkan seharusnya bersyukur!*
*1 Januari*
*MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA PERKARA*
*“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur”* Filipi 4:6
Apakah kita wajib mengucap syukur dalam segala hal? *Bagaimana dengan penderitaan, apakah kita mengucap syukur untuknya?*
Ya, ada sesuatu yang dibawa oleh penderitaan di mana kita boleh, bahkan *seharusnya bersyukur!*
Bukan karena penderitaan itu sendiri, yang jelas-jelas tidak memberi kesukaan, malah kesedihan.
Sebaliknya *jika penderitaan itu demi kepentingan kebenaran-keadilan, maka penderitaan menjadi dispensasi penuh berkat dan kesempatan untuk kita bersukacita.*
Betul, tatkala kita didera karena kita gagal mencapai tujuan, maka kita bahkan masih mungkin bersyukur karena penderitaan tersebut tidaklah seberat dibanding dengan apa yang sepatutnya kita terima.
Jikalau kita hanya didera oleh sebuah tongkat didikan, padahal mungkin seharusnya oleh seekor kalajengking!
Ketika hukuman itu cuma berlangsung sebentar, padahal bisa saja kita tertindas seumur hidup dan seluruh hidup kita dipenuhi duka dan sengsara.
Kemudian *bandingkanlah kesengsaraan kita dengan kesengsaraan Kristus, atau kesengsaraan orang lain* (Ibr. 11).
Mungkin kita memang sedang mengalami kesulitan, *tetapi kita tidak berada di neraka!* Tuhan telah menyingkirkan hal ini dari anda.
Oh, tetapi apakah Ia menarik kebaikan-Nya dari anda? Apakah Ia menceraikan anda dari Kristus? *Apakah Ia membatalkan anda dari pengharapan akan kemuliaan*?
*Apakah Ia memadamkan anugerah-Nya atau menarik balik Roh Kudus dari anda, atau mengeluarkan anda dari ikat-janji anugerah, atau memisahkan anda dari kasih-Nya? Tidak! (Rom. 8).*
Tatkala kita menemukan diri berada di bawah kuasa pencobaan, kita masih dapat bersyukur *karena kita tidak dikalahkan oleh pencobaan.*
Atau, jika kita jatuh ke dalam dosa, kita masih dapat *bersyukur karena kita tidak ditinggalkan di sana!*
Walaupun ini merupakan penyebab utama kesusahan dan kehinaan yang memalukan, namun karena *Ia tidak membiarkan kita terus berdosa atau membuang kita,* hal ini menjadi hal yang sangat patut kita syukuri.
Ia seharusnya menghukum kita lebih berat dan dengan lebih leluasa memuaskan ketidak perkenanan-Nya yang adil dengan membinasakan kita.
Namun Ia menanggulangi kejahatan yang menyedihkan ini dan *mengerjakan pemulihan atas racun mematikan ini.*
*Dengan demikian betapa kita dapat mengucap syukur dalam segala perkara!*
David Clarkson (1622-1686), Works, Bab II: hlm. 172-175
![]() |
| Selamat Tahun Baru 2026 |


*“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur”* Filipi 4:6
BalasHapuskita dapat mengucap syukur dalam segala perkara!*
BalasHapus