*“Barangsiapa mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.”*
📖 *Lukas 9:23*
Nik Ripken adalah seorang misionaris dan peneliti Kristen modern yang melayani di wilayah-wilayah paling berbahaya bagi orang percaya.
Saat melayani di Somalia, ia menyaksikan:
▪️Rekan-rekan pelayanan dibunuh,
▪️Gereja-gereja bawah tanah dihancurkan,
▪️Tekanan ekstrem untuk menyangkal iman.
Tragedi terbesar datang ketika anaknya sendiri meninggal dunia, dan Nik hampir kehilangan imannya. Ia berkata bahwa saat itu ia tidak lagi marah pada dunia—ia hampir kehilangan kepercayaan kepada Tuhan.
Namun di tengah krisis itu, Nik tidak mundur. Ia justru melakukan perjalanan ke berbagai negara tertutup untuk mendengarkan kesaksian orang-orang percaya yang dianiaya—dan menemukan bahwa iman mereka justru semakin hidup. Dari sana lahirlah pelayanan global yang membangunkan gereja dunia untuk melihat harga sejati dari mengikut Kristus.
Wake Up Call hari ini menantang iman yang nyaman. Tidur rohani sering terjadi saat iman hanya bergantung pada situasi baik. Namun iman sejati dibangunkan saat tetap berdiri meski:
• doa belum dijawab,
• luka belum sembuh,
• salib terasa berat.
Nik Ripken mengajarkan bahwa penderitaan bukan tanda Tuhan meninggalkan, tetapi sering menjadi tempat Tuhan membentuk iman paling murni.
Bangkit berarti memilih percaya meski tidak mengerti. Bangun berarti tetap setia meski harus membayar harga. Raksasa rohani tidak dibentuk di zona aman, tetapi di medan pengorbanan.
✝️ *Iman yang teruji adalah iman yang hidup dan berdampak.*
✅ *IMAN YANG TETAP BERDIRI DI TENGAH TEKANAN*
![]() |
| Pencipta dan ikut perkembangan zaman |
![]() |
| Pengembangan diri sebagai alumni |



Bangkit berarti memilih percaya meski tidak mengerti. Bangun berarti tetap setia meski harus membayar harga. Raksasa rohani tidak dibentuk di zona aman, tetapi di medan pengorbanan.
BalasHapus*Iman yang teruji adalah iman yang hidup dan berdampak.*
BalasHapus