Selamat pagi Semua saudara dalam Kristus.
*Kita diberikan anugerah untuk membangun relasi dengan Allah yang rela membuka rahasia diriNya sebagai pribadi Allah TriTunggal*.
5 FEBRUARI
*Persekutuan dengan Allah Tritunggal*
*“Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian”* 2 Korintus 13:14
Orang kudus bisa memiliki *persekutuan yang khas dengan sang Bapa, dan sang Anak, dan Roh Kudus secara pribadi* (Ef. 2:18).
Maksud penulis ketika membicarakan persekutuan yang khas dengan salah satu pribadi Allah Tritunggal, adalah dengan *tidak mengecualikan pribadi Tritunggal yang lain* dari persekutuan dengan jiwa dalam hal yang sama ini.
Ketiga pribadi Tritunggal *bersama-sama mengatur dan bertindak* di dalam karya keselamatan kita.
Penulis juga tidak bermaksud membatasi persekutuan dengan Allah hanya dalam pembagian-pembagian ini. *Cara-cara Allah sangatlah luar biasa luas dan tak terbatas*.
Penulis pun tidak bermaksud berprasangka terhadap persekutuan kudus yang kita miliki dengan ketiga pribadi Allah Tritunggal di dalam perjalanan hidup kita di hadapan-Nya *di dalam ikat-janji ketaatan*.
Tidak ada anugerah yang melaluinya jiwa kita bisa mendatangi Allah, tidak ada tindakan penyembahan ilahi kepada-Nya dapat terjadi, *tidak ada kewajiban atau kepatuhan dapat terlaksana, kecuali semua itu secara jelas ditujukan kepada Allah Tritunggal*: Bapa, Anak dan Roh Kudus.
Adapun persekutuan khusus orang kudus dengan sang Bapa *terlaksana di dalam kasih-Nya yang cuma-cuma* [gratis], bagi yang tidak layak, dan kekal selamanya.
*Kasih ini Bapa kenakan pada para orang kudus*, dan kita sepatutnya segera membalas dengan mengasihi-Nya. Ini merupakan penemuan besar dari Injil. *“Allah adalah kasih”* (1 Yoh. 4:8-9). Sang Bapa penuh dengan kasih bagi kita seperti yang dimanifestasikan di dalam karya Injil!
Persekutuan yang khusus dan khas yang kita miliki dengan sang Anak, *Yesus Kristus Tuhan kita, adalah melalui Dia sebagai pengantara.*
Kristus menyerahkan diri-Nya menjadi seorang manusia untuk menebus kita (Gal. 4:4-5). Di dalam Tuhan Yesus terdapat semua cara penyegaran rohani bagi jiwa para orang kudus.
*Persekutuan khusus kita dengan Roh Kudus terdapat di dalam misi-Nya sebagai penghibur kita.*
Roh Kudus merupakan Roh penghibur bagi para orang percaya.
Singkatnya, di dalam semua kepedulian atas hidup ini, dan di dalam seluruh pengharapan kita yang lain, kita membutuhkan penghiburan Roh Kudus! *Roh Kudus mengaruniakan kita damai sejahtera di dalam Kristus*.
John Owen (1616-1683), Works, Bab II: hlm 17-19, 40-41, 222, 261.
![]() |
Be precious ! |
Roh Kudus merupakan Roh penghibur bagi para orang percaya.
BalasHapus