H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Senin, 05 Oktober 2020

Ikut menderita

 TIDAK BOLEH MALU MENYAKSIKAN ALLAH DAN HARUS IKUT MENDERITA BAGI PEMBERITAAN INJILNYA


Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.

2 Timotius 1:8 (TB)  


Bagaimana selama ini hidup kita sebagai umat kepunyaan Allah? Sudahkah hidup kita berani menyaksikan Tuhan kita, Pencipta dan Pemelihara hidup kita? Sudahkah kita berani berkorban dan menderita untuk melayani Dia, dalam rangka pemberitaan Injil Kasih KaruniaNya? Karena hal itu lah yang dikehendaki Allah untuk kita hidupi di dalam keberadaan kita di dunia ini.


Sering kita melupakan bagaimana kita bisa memiliki hidup dan menikmati segala keindahannya. Tidak pernah sampai terpikirkan kita bagaimana semua itu bisa kita dapatkan dan rasakan. Kebanyakan mungkin kita merasa hal itu adalah otomatis sudah demikian adanya. Kita lupa bahwa segala sesuatunya ada di dalam kuasa dan topangan Allah. Kita lupa bahwa jika bukan karena kasih karuniaNya yang tiada ternilai saking mahalnya kita tidak akan mendapatkan anugerah Iman yang menyelamatkan kita melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di kayu salib demi kehidupan kekal umat manusia yang dikasihiNya.


Bahkan kita sungkan atau malu memperkatakannya di depan komunitas kita. Adalah suatu hal yang egois jika kita menyimpan sukacita kekal dan sejati sebagai umat kepunyaan Allah di hadapan dunia ini. Padahal jika mereka mendengar betapa dahsyatnya Allah kita, mereka pun akan memuliakanNya. Atau di satu sisi kita takut ketika kita bersaksi, dunia akan  membandingkan kesaksian kita tentang kasih Allah dengan bagaimana hidup kita. Kita masih khawatir hidup kita akan terganggu kenyamanannya, akan terkendala segala kenikmatan dunia yang harusnya bisa kita dapatkan jikalau kita berani menyaksikan siapa Tuhan yang kita sembah dan bagaimana kita harus berprinsip dalam mengikut Dia. Namun kehendakNya kita harus sampai menderita untuk menyaksikan Dia di dalam hidup kita.


Ya Allah kami, tolonglah kami untuk terus bertumbuh semakin sempurna di dalam iman kepadaMu. Tolonglah kami untuk semakin berani menyaksikan kepada dunia ini siapa Tuhan yang kami sembah. Mulai dari komunitas terkecil yaitu keluarga kami, tetangga kami, tempat kerja kami, Allah adalah yang terutama dalam hidup kami. Ketika mungkin hidup kami pernah mempermalukan Engkau, tolong kami untuk bangkit, dengan kuat kuasaMu tolong kami perlahan memperbaikinya. Jikalau hati kami mau menurut pembentukanMu walau dengan penderitaan, ingatkan kami bahwa janjimu pasti pengharapan akan sukacita dan damai sejahtera sejati di dalam Tuhan dan hidup kekal bersama Engkau di surga nanti. Amin.


#erbs290920



Tidak ada komentar:

Posting Komentar