H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Rabu, 18 Februari 2026

Renungan Anugerah yang Manusiawi

 Santapan Harian

Anugerah yang Manusiawi 

Yosua 9 


Banyak keputusan yang kita ambil di dalam hidup ini tanpa kita bertanya kepada Tuhan. Atau, bahkan kadang kita bertanya, tetapi kita bingung jawaban seperti apakah yang diberikan Tuhan untuk kita. Akhirnya, sangat sering kita sendiri menafsirkan pikiran atau perasaan tertentu sebagai jawaban dari Tuhan untuk kita, dan memutuskan berdasarkan tafsir kita atas hal itu.


Di dalam teks ini, kita dapat bersimpati kepada Yosua yang teperdaya oleh orang Gibeon. Ketika raja-raja orang Het, Amori, Kanaan, Feris, Hewi dan Yebus bersepakat melawan Israel, orang Gibeon justru menggunakan akal mereka (1-5). Orang Gibeon datang kepada Yosua dengan mengaku bahwa mereka datang dari jauh (6-13). Orang Israel mengambil bekal mereka tanpa meminta keputusan dari TUHAN (14). Lalu, Yosua mengikat perjanjian dengan mereka (15). Kejadian ini menunjukkan bahwa kita diberi ruang untuk membuat keputusan untuk hidup bersama orang lain seturut firman Tuhan.


Hal yang menarik dalam teks ini adalah kita tidak melihat Tuhan marah kepada orang Israel, walaupun mereka membuat perjanjian dengan menggunakan nama TUHAN. Sungguh, Allah penuh anugerah. Bahkan dalam perikop selanjutnya, Allah juga mengizinkan Israel berperang melawan bangsa-bangsa yang bersekutu menyerang Gibeon.


Hal lain yang luar biasa adalah umat Israel tetap setia akan perjanjian yang dibuat dengan orang Gibeon itu karena perjanjian itu dibuat di hadapan TUHAN yang mereka sembah. Mereka takut akan Allah dan mengingat akan Allah yang melindungi, memelihara, dan setia. Oleh karena Allah selalu menepati janji, mereka pun menepati perjanjian itu.


Setiap keputusan yang kita buat dalam hidup adalah bagian dari perjalanan pertumbuhan iman. Meskipun tidak selalu sempurna, kita dapat terus melangkah selaras dengan kebenaran Allah. Kita bersyukur karena Allah yang penuh anugerah menerima kita dengan kasih-Nya, memahami ketulusan hati yang berusaha melakukan yang terbaik meskipun kadang masih keliru. Mari kita belajar, bertumbuh, dan setia pada janji yang telah kita ucapkan. [JHN]

















2 komentar:

  1. Setiap keputusan yang kita buat dalam hidup adalah bagian dari perjalanan pertumbuhan iman.

    BalasHapus
  2. Setiap keputusan yang kita buat dalam hidup adalah bagian dari perjalanan pertumbuhan iman.

    BalasHapus