MENJADI ANAK ANAK ALLAH
Bacaan: (Roma 8: 14-17 )
Roma 8: 14
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
Dalam sekumpulan pemuda di gereja kami selalu memanggil saya dengan sebutan “Om”, namun diantara para pemuda tersebut terdapat anak kandung saya yang selalu memanggil saya “Papa”. Sebab mereka yang memanggil saya Om, bukanlah anak kandung saya, sementara anak saya yang memanggil Papa adalah anak kandung saya dan juga calon pewaris apa yang saya miliki sebagai ayahnya. Demikian juga dalam hal rohani bentuk analogi tersebut terdapat hubungan antara anak-anak manusia dengan Bapa yang di sorga. Yoh.1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.
Dalam hal ini setiap orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat akan memiliki status anak-anak Allah. Tentu saja sebagai anak-anak Allah bukan berarti dalam bentuk biologis tetapi dalam arti rohani. Sebagai bukti bahwa seseorang memiliki status anak-anak Allah maka Tuhan memeterainya dengan memberikan Roh Kudus ke dalam hati. Gal.4:6, Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!". Dengan adanya meterai Roh Kudus yang tinggal di hati setiap orang yang percaya maka orang tersebut sudah sah menjadi anak-anak Allah dan layak menyapa Allah itu sebaga Bapa, ibaratnya kita adalah anak kandungnya Tuhan. Itu sebabnya dalam ayat tema di atas Rm.8:14 menyatakan bahwa, “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebagai anak-anak Allah kita juga menjadi pewaris kerajaan Allah, karena kita bukan lagi hamba. Setiap anak kandung akan tinggal bersama di rumah bapanya dan akan memiliki hak istimewa untuk menikmati segala apa yang dimiliki bapanya. Demikian sebaliknya seorang hamba tidak akan menjadi ahli waris dari tuannya.
Abraham pernah berkata kepada Tuhan oleh karena lama belum punya keturunan, “Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku. Tetapi Allah berfirman: “Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu (Kej.15:3-4). Tuhan menggenapi janjinya dengan memberikan Ishak sebagai anak kandungnya dan akan mewarisi segala seisi rumahnya dan harta kekayaan Abraham. Demikianlah juga kita yang sungguh-sungguh telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan telah dimeteraikan dengan Roh Kudus ke dalam hati kita, maka kita sudah sah menjadi anak-anak Allah yang suatu saat akan kembali ke Rumah Bapa di sorga dengan menikmati sukacita sorgawi di dalam kekekalan. Sebagai anak mari kita hidup sesuai kehendak Bapa dengan melakukan segala perintah-Nya, hidup dalam kekudusan dan ketaatan pada Firman-Nya. Amin, TYM
(Author: ropang)
Selamat pagi dan selamat beraktifitas bagi kita semua sepajang hari ini, dalam penyertaan Tuhan kita Yesus Kristus, amin. Do the best in Jesus Christ and GBU all.
Tetapi Allah berfirman: “Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu (Kej.15:3-4).
BalasHapusDemikianlah juga kita yang sungguh-sungguh telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan telah dimeteraikan dengan Roh Kudus ke dalam hati kita
BalasHapus