H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Rabu, 05 Februari 2025

Kekuatan Kepada yang Lelah

 *God Gives Strength to the Weak*

[Tuhan Memberi Kekuatan Kepada Yang Lemah]


*Yesaya 40:28-29,* _"Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya"._


Seorang atlet angkat besi asal Amerika Serikat bernama Paul Anderson termasuk orang yang pernah dikenal sebagai manusia terkuat di Dunia. Walaupun ia mengalami infeksi telinga yang parah serta menderita demam hingga 39 derajat Celcius, namun ia berhasil mencetak rekor dunia dalam ajang Olimpiade tahun 1956 di Melbourne, Australia. Pada awalnya ia sempat tertinggal dari para pesaingnya, dan satu-satunya kesempatan meraih medali emas adalah dengan mencetak rekor kejuaraan baru pada partai terakhirnya. Tetapi dua upaya pertamanya gagal total. Sehingga, atlet bertubuh kekar ini pun melakukan apa yang dapat dilakukan oleh manusia yang paling lemah sekalipun. Maka ia memohon kekuatan ekstra dari Allah, sambil melepaskan kekuatannya sendiri. Kemudian Paul berkata kemudian, _“Aku tidak sedang tawar-menawar. Aku memang butuh pertolongan”._ Akhinya pada kesempatan terakhir tersebut, ia berhasil mengangkat beban seberat 187,5 kg di atas kepalanya. 


Hal demikian seperti yang dinyatakan Nabi Yesaya, _“[Tuhan] memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya”_ (ayat 40:29). Demikian juga Paulus, sang rasul Kristus menulis, _“Sebab jika aku lemah, maka aku kuat”_ (2 Korintus 12:10). Paulus menyatakan tentang kekuatan rohani, namun ia tahu bahwa _“dalam kelemahanlah kuasa [Allah] menjadi sempurna”_ (ayat 9). Lalu bagaimana caranya memiliki kekuatan seperti itu? Tentu dengan tinggal di dalam Yesus, dimana _“Di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa”_ (Yohanes 15:5). Maka Paul Anderson sering menyatakan, _“Jika orang terkuat di dunia saja tidak dapat melewati satu hari pun tanpa kuasa Yesus Kristus, bagaimana dengan orang pada umumnya?”_ Tentu untuk mengetahui jawabannya, kita harus dapat melepaskan ketergantungan kita pada kekuatan diri sendiri yang menyesatkan, dan kemudian meminta pertolongan Allah yang kuat dan berkuasa. 


Dalam memasuki hari kelima di bulan yang kedua, ditahun 2025 ini, san apa yang kita rasakan disaat seperti ini, apakah amat terasa cepat berjalannya waktu? Apakah kita larut dalam perasaan gentar atau merasakan banyak perkara masih belum dikerjakan? Atau apakah masih ada yang merasakan menjalani hidup dengan beban yang berat, oleh sebab ada masalah yang masih melekat erat didalam hidup ini? Barangkali ada masalah sakit yang berkepanjangan, ada konflik dalam relasi dengan pasangan, dengan anggota keluarga yang tentunya semua ini sangat menyakitkan, atau juga ada masalah pekerjaan yang semakin berat, kebutuhan dana operasional keluarga yang semakin besar, membuat rasa kecut hidupnya. Hal tersebut akan berdampak dengan kerohanian yang semakin dingin atau tawar hati. Memang akan merasa prihatin jikalau memasuki hari-hari yang ada tanpa sukacita dan damai sejahtera serta ada beban terasa berat menindih. Intinya jangan fokus semata hanya pada beban atau masalah yang berat tersebut. Mari kita belajar berjalan bersama Allah Bapa kita. Kita pasti akan berbeda jauh keadaannya, jikalau kita kerjakan semua ini serta berserah kepada Allah. Ingatlah bahwa Allah yang Mahakuasa, sebagai Allah kita yang memberikan kekuatan pada kita yang lelah serta semangat pada yang tidak berdaya. Mari pandang kepada Allah Bapa kita dalam Yesus Kristus, sebab Dia saja yang dapat memberikan kelegaan yang sejati (Matius 11:28). Andy Stanley menyatakan, _"Kekuatan Tuhan dalam kelemahan Anda adalah kehadiran-Nya dalam hidup Anda"._


*SEMANGAT PAGI & TETAP SEMANGAT*







2 komentar:

  1. Kekuatan Tuhan dalam kelemahan Anda adalah kehadiran-Nya dalam hidup Anda.

    BalasHapus
  2. Yesaya 40:28-29,* _"Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

    BalasHapus