Santapan Harian
Tatkala Ragu
Yosua 1
Banyak hal dalam hidup ini yang membuat kita ragu untuk melangkah. Kita sering merasa bingung, tidak tahu harus bagaimana tatkala menerima tanggung jawab baru atau belum pernah kita lakukan. Itulah yang dialami Yosua ketika TUHAN memerintahkannya memimpin Israel memasuki Kanaan setelah Musa meninggal. Meski ia telah ditunjuk sebagai pengganti Musa, tugas itu tidak mudah baginya.
Walau TUHAN menjanjikan kepastian bahwa Kanaan akan menjadi kepunyaan mereka dan kemenangan akan selalu berpihak pada mereka, tampaknya Yosua mengalami keraguan dalam hati kecilnya. Oleh sebab itu, TUHAN berkata: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu" untuk memimpin umat memasuki tanah Kanaan (6).
Allah meminta Yosua untuk menguatkan hati dengan sungguh-sungguh dan bertindak sesuai dengan hukum yang diperintahkan Musa (7), dan meneguhkan hati agar tidak gentar dan kecut hati karena TUHAN selalu menyertai (9).
Kata-kata penguatan dari TUHAN tersebut sungguh telah menguatkan Yosua sehingga pada akhirnya ia mampu mengarahkan dan memimpin umat untuk bersiap memasuki tanah Kanaan. Tidak hanya itu, ia juga sangat bijaksana tatkala harus mengarahkan orang Ruben, orang Gad, dan orang Manasye (12-15). Tanpa ragu ia tetap memakai apa yang Musa pernah sampaikan kepada umat agar umat selalu mengingat apa yang mesti dilakukan. Yosua tidak ragu dan tidak takut kalau-kalau reputasinya berkurang karena menyebut-nyebut Musa.
Dari kisah ini mari kita selalu ingat dan meresapkan ke dalam hati kita bahwa firman Allah kepada Yosua itu juga untuk kita saat ini. Tatkala kita sedang ragu-ragu, mari kita kuatkan dan teguhkan hati kita untuk terus melangkah bersama Tuhan, terus mengikuti perintah Tuhan.
Dengan begitu, kita akan dimampukan untuk bertindak dengan saksama, bijaksana, dan tanpa keraguan. Selain itu, kita juga diajak untuk melanjutkan dan mengumandangkan yang baik dari para pendahulu kita. Kita tidak perlu menonjolkan diri dan meniadakan jejak para pendahulu kita. Kita tidak perlu ragu untuk semua itu. [MTH]


Tidak ada komentar:
Posting Komentar