H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Senin, 05 Oktober 2020

Pohon aras

 Berbagi saat Teduh.

Menarik membaca Santapan harian hari ini dari Yesaya 2 khususnya ayat 13


untuk menghukum semua pohon *aras* di Libanon yang tumbuh meninggi dan tetap menjulang, dan menghukum semua pohon *tarbantin* di Basan; (Yes 2:13 ITB)


Dua nama pohon ditulis sebagai metafora, metafora congkak dan angkuh; Aras dan Terbantin. Di bagian kitab suci yang lain kedua pohon ini justru denotatif dan metafora adalah suatu yang baik. Aras misalnya dipilih sebagai bahan kayu bangunan Bait Allah Salomo,


dan ketahuilah, aku berpikir-pikir hendak mendirikan sebuah rumah bagi nama TUHAN, Allahku, seperti yang dijanjikan TUHAN kepada Daud, …Oleh sebab itu, perintahkanlah orang menebang bagiku pohon-pohon aras dari gunung Libanon, (1Raj 5:5-6 ITB)   


Pohon terbantin menggambarkan suatu yang teguh, kokoh dan everlasting mempertahankan kebenaran, 


Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, …, supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya. (Yes 61:1-3 ITB)


Ayat Yesaya di atas mengingatkan saya hari ini bahwa benar padaku ada kebaikan dan kelebihan tetapi jika menjadi atribut congkak dan angkuh di hadapan Allah pemberi kebaikan dan kelebihan itu, sadar atau tidak sadar atau mix motivation, pesannya jelas,


Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan (Yes 2:12 ITB)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar