H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Jumat, 23 Januari 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 23 Januari Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 23 Januari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau diprakirakan adanya daerah belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau, namun dikarenakan masih kuatnya tiupan angin dilapisan atas dan didukung dengan kelembapan udara yang rendah menyebabkan potensi pertumbuhan awan - awan konvektif penghasil hujan untuk di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan menjadi berkurang. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang diprakirakan berawan sepanjang hari dan Kab. Bintan berpotensi terjadi hujan ringan pada sore hari yang bersifat lokal.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

Waspada potensi ketinggian gelombang yang dapat mencapai hingga 2,0 meter (kategori sedang) di wilayah Perairan Bintan; 

Waspada potensi sebaran titik panas guna menghindari terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar wilayah Pulau Bintan;

Waspada potensi banjir rob untuk sekitar wilayah perairan Kab. Bintan pada tanggal 18 s/d 24 Januari 2026 dan Kota Tanjungpinang pada 16 s/d 24 Januari 2026 


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371


















Prakiraan Cuaca Tanggal 23 Januari 2026 Prov Kepulauan Riau


Ayub 15 : 11

 Slmt pg buat kita semua..


Ayub 15:11 (TB) Kurangkah artinya bagimu penghiburan Allah, dan perkataan yang dengan lemah lembut ditujukan kepadamu? 

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™









Mamak keluarga terhebat


Renungan Warisi Iman, Bukan Status

 Santapan Harian

Warisi Iman, Bukan Status 

Yohanes 8:37-47 


Barangkali Anda pernah menjalin relasi dengan orang yang berpengaruh? Entah disadari atau tidak, relasi dengan orang yang berpengaruh dapat membuat kita meninggikan diri. Sama halnya dengan orang Yahudi yang membanggakan diri sebagai keturunan Abraham. Mereka berpikir, menjadi keturunan Abraham sudah otomatis membuat mereka hidup dalam iman yang benar.


Yesus tidak menyangkal bahwa mereka adalah keturunan Abraham. Tetapi, kenyataannya adalah mereka tidak menjalani hidup layaknya keturunan Abraham. Niat mereka untuk membunuh Yesus menjadi bukti bahwa meskipun mereka keturunan Abraham, mereka tidak mewarisi iman layaknya seorang anak dari bapa orang beriman (40).


Orang Yahudi tidak menerima jawaban Yesus karena mereka percaya diri sebagai anak Abraham dan anak Allah. Namun, Yesus menunjukkan bahwa hati, pikiran, dan tindakan mereka tidak mencerminkan hal itu. Jika benar mereka berasal dari Allah, tentu mereka akan mengenali siapa Yesus, bukan justru berencana membunuh-Nya. Ketidakmampuan mereka memahami perkataan dan pernyataan Yesus juga menjadi bukti bahwa mereka bukan berasal dari Allah (47).


Yesus menekankan bahwa menjadi keturunan Abraham tidak otomatis membuat seseorang hidup dalam kebenaran. Abraham menunjukkan imannya melalui ketaatan kepada Allah, dan kita yang mewarisi imannya juga harus melakukan hal yang sama. Kita perlu membuktikan bahwa kita adalah anak-anak Allah, bukan anak-anak si jahat.


Setidaknya ada dua sikap yang menunjukkan bahwa kita adalah anak-anak Allah. Pertama, mengasihi Yesus. Kedua, mendengarkan firman Allah. Keduanya menjadi ciri khas penting yang menunjukkan bahwa Allah adalah Bapa kita.


Kita juga adalah 'keturunan Abraham' secara rohani. Ia adalah bapa teladan iman kita dan kita adalah anak-anaknya yang hidup dalam iman seperti yang ia lakukan. Dengan demikian, mari kita hidup dalam ketaatan iman sebagaimana Abraham dan Yesus Kristus yang sudah memberikan teladan sempurna bagi kita. [MAR]









Laporan Rencana Kerja 2026


Kamis, 22 Januari 2026

Kejadian 8 : 22

 Slmt pg buat kita semua..


Kejadian 8:22 (TB) Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™
















Roma 8 : 14

 *“Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.”*

๐Ÿ“– *Roma 8:14*


Seorang wanita bernama Nadia (nama samaran) dikenal sebagai pribadi yang emosional. Ketika situasi berjalan baik, ia penuh semangat; namun ketika menghadapi kekecewaan, ia mudah mengambil keputusan terburu-buru.


Suatu kali, dalam kondisi sangat marah, ia hampir membuat keputusan besar yang akan ia sesali. Namun sebelum bertindak, ia memilih diam sejenak dan berdoa singkat “Tuhan, aku tidak ingin dipimpin oleh emosiku.”


Keputusan itu mengubah segalanya. Ia tidak langsung bereaksi, melainkan menunggu. Beberapa hari kemudian, ia bersyukur karena tidak mengikuti dorongan emosinya. Ia berkata, “Aku belajar bahwa keheningan singkat bisa menyelamatkan hidupku.”


Roma 8:14 menegaskan identitas orang percaya: dipimpin oleh Roh Allah. Renungan hari ini memanggil kita untuk bangun dari hidup yang dikendalikan emosi menuju hidup yang dipimpin Roh Kudus.


Emosi adalah bagian alami dari manusia, tetapi emosi tidak dirancang untuk menjadi pengendali utama hidup. Tidur rohani sering terjadi ketika kita bereaksi tanpa refleksi, bertindak tanpa doa, dan mengambil keputusan tanpa mendengarkan suara Tuhan.


Dipimpin Roh berarti:

 • berhenti sejenak sebelum merespons,

 • memberi ruang bagi Tuhan untuk berbicara,

 • memilih kebenaran meski bertentangan dengan perasaan.


Roh Kudus menuntun dengan lembut, bukan dengan paksaan. Ia mengarahkan hati kepada damai sejahtera, bukan kekacauan. Ketika kita belajar mendengarkan-Nya, keputusan menjadi lebih bijaksana dan hidup menjadi lebih selaras.


✝️ *Hidup yang dipimpin Roh Kudus membawa damai, kejelasan, dan arah yang benar.*


✅ *DIPIMPIN ROH, BUKAN EMOSI*





Bahan Bahan Membuat Donat







Prakiraan Cuaca Tanggal 22 Januari Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 22 Januari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau diprakirakan adanya daerah belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau, namun dikarenakan masih kuatnya tiupan angin dilapisan atas dan didukung dengan kelembapan udara yang rendah menyebabkan potensi pertumbuhan awan - awan konvektif penghasil hujan untuk di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan menjadi berkurang. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

⚠️ Waspada potensi ketinggian gelombang yang dapat mencapai hingga 2,1 meter (kategori sedang) di wilayah Perairan Bintan; 


⚠️ Waspada potensi sebaran titik panas guna menghindari terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar wilayah Pulau Bintan;


⚠️ Waspada potensi banjir rob untuk sekitar wilayah perairan Kab. Bintan pada tanggal 18 s/d 24 Januari 2026 dan Kota Tanjungpinang pada 16 s/d 24 Januari 2026 


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371



















Prakiraan Cuaca Tanggal 22 Januari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Percaya dan Taat

 Santapan Harian

Percaya dan Taat 

Yohanes 8:30-36 


Percaya kepada Kristus bukanlah langkah akhir dalam kehidupan sebagai orang percaya. Justru ini langkah awal untuk menempuh perjalanan panjang menuju kesempurnaan keselamatan yang dianugerahkan Allah.


Alkitab mencatat ada banyak orang yang percaya kepada Yesus Kristus setelah mendengarkan kesaksian tentang diri-Nya (30). Kemudian Yesus menjelaskan apa yang harus mereka lakukan setelah mereka percaya kepada-Nya (32). Namun, sebagai orang Yahudi, mereka terganggu dengan kata kemerdekaan yang dikatakan Tuhan Yesus kepada mereka. Mereka menegaskan kepada Yesus identitas mereka sebagai keturunan Abraham yang menunjukkan bahwa mereka bukanlah hamba siapa pun. Artinya, mereka tidak membutuhkan kemerdekaan itu, mereka merasa sudah merdeka oleh karena keturunan Abraham.


Orang Yahudi tersebut gagal paham mengenai kemerdekaan yang Yesus katakan. Kemudian Yesus menegaskan bahwa Ia tidak sedang berbicara mengenai status mereka, melainkan mengenai kebebasan mereka dari dosa.


Siapa pun yang berbuat dosa adalah hamba dosa. Ini berlaku sepanjang masa, termasuk di dalam kehidupan orang percaya masa kini. Dan hanya Yesus yang mampu benar-benar memerdekakan kita dari dosa.


Seperti orang Yahudi, sering kali kita mengaku percaya tetapi tidak memahami maksud kebenaran firman Tuhan. Tidak jarang kita gagal paham akan firman yang diberitakan. Kita sering kali tersinggung saat ditegur oleh firman Tuhan atau bahkan kita sering kali merasa bahwa firman yang diberitakan bukan untuk kita. Alhasil, bukan taat melakukan firman, tetapi kita justru protes kepada Allah.


Tujuan kita percaya kepada-Nya adalah untuk memperoleh kemerdekaan hidup yang sempurna. Bukan sekadar sebagai status, tetapi hidup yang diubahkan menjadi orang-orang yang benar-benar merdeka. Tidak lagi terikat dalam dosa bahkan semakin serupa dengan Kristus. Hal ini tidak akan terwujud tanpa kerendahan hati dan kesediaan untuk diubahkan oleh kebenaran firman Tuhan. [MAR]










Rabu, 21 Januari 2026

Yohanes 8 : 34

 Slmt pg buat kita semua..


Yohanes 8:34 (TB)  Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™



Pompa oli kah ?




Homemade




Belanja Bulanan





Refleksi Kantor




Cemilan Sikawan




Tuhan Yesus Memperbaiki Segala Kerusakan Motor






Yohanes 16 : 33

 *“Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”*

๐Ÿ“– *Yohanes 16:33*


Seorang pria bernama Andi (nama samaran) berada dalam tekanan berat. Di tempat kerjanya, ia mengalami konflik, tuntutan yang tinggi, dan rasa takut akan masa depan. Setiap hari ia bangun dengan perasaan cemas dan lelah. Ia pernah berkata, “Aku tidak kehilangan iman, tapi aku kelelahan menjaga iman itu.”


Dalam tekanan tersebut, Andi belajar satu hal penting: ia tidak bisa mengandalkan kekuatannya sendiri. Ia mulai menyerahkan kekhawatirannya satu per satu dalam doa, bukan sebagai rutinitas, tetapi sebagai jeritan hati.

Tekanan tidak langsung hilang, tetapi hatinya menjadi lebih tenang. Ia menyadari bahwa Tuhan tidak selalu mengangkat beban, tetapi menguatkan orang yang memikulnya.


Tuhan Yesus tidak pernah menjanjikan hidup tanpa tekanan. Sebaliknya, Ia berkata dengan jujur bahwa penderitaan adalah bagian dari perjalanan. Renungan hari ini bukan panggilan untuk lari dari tekanan, melainkan tetap terjaga di tengah tekanan.


Tidur rohani sering terjadi ketika tekanan membuat kita menyerah secara perlahan—bukan dengan keputusan besar, tetapi dengan kelelahan yang dibiarkan. Namun Tuhan Yesus mengingatkan: kemenangan-Nya menjadi sumber kekuatan kita.


Terjaga di tengah tekanan berarti:

▪️tetap berharap meski keadaan belum berubah,

▪️tetap percaya meski jawaban doa tertunda,

▪️tetap melangkah meski tenaga terbatas.


Tekanan dapat menjadi alat pemurnian, bukan kehancuran, jika kita membawanya kepada Tuhan. Di saat terlemah, justru di sanalah kuasa Tuhan dinyatakan paling nyata.


✝️ *Di tengah tekanan, Tuhan tidak meninggalkan—Ia menguatkan dan menopang.*


✅ *TERJAGA DI TENGAH TEKANAN*




Pagi cerah






Prakiraan Cuaca Tanggal 21 Januari Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 21 Januari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau diprakirakan adanya daerah belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau, namun dikarenakan masih kuatnya tiupan angin dilapisan atas dan didukung dengan kelembapan udara yang rendah menyebabkan potensi pertumbuhan awan - awan konvektif penghasil hujan untuk di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan menjadi berkurang. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang diprakirakan cerah hingga berawan tebal sepanjang hari.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

Waspada potensi ketinggian gelombang yang dapat mencapai hingga 2,5 meter (kategori sedang) di wilayah Perairan Bintan; 

Waspada potensi banjir rob untuk sekitar wilayah perairan Kab. Bintan pada tanggal 18 s/d 24 Januari 2026 dan Kota Tanjungpinang pada 16 s/d 24 Januari 2026 


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371

















Prakiraan Cuaca Tanggal 21 Januari 2026 Prov Kepulauan Riau



Percaya Kepada Kristus

 Santapan Harian

Percaya kepada Kristus 

Yohanes 8:21-29 


Pernahkah kita bertemu dengan orang yang tidak percaya Allah? Orang yang pikiran dan logikanya tidak mampu menerima kasih karunia Allah. Meski sudah mendengar berkali-kali, tetapi tetap tidak mengerti firman Allah. Ini sama halnya dengan pemuka Yahudi yang mendengar perkataan Yesus tentang siapa diri-Nya.


Pernyataan Yesus mengenai tempat di mana Ia akan pergi disalahpahami oleh para pemuka Yahudi. Mereka menganggap bahwa Yesus akan bunuh diri (22). Yesus menjelaskan kesalahpahaman ini dengan memberitahukan kepada mereka bahwa Yesus berasal dari surga, bukan berasal dari dunia ini.


Akan tetapi, meski Yesus sudah berkali-kali menjelaskan tentang siapa diri-Nya serta konsekuensi jika mereka tidak percaya kepada-Nya, tetap saja mereka tidak memahaminya. Hal ini terbukti saat mereka kembali menanyakan siapa Yesus (25). Yesus menjelaskan kepada mereka siapa diri-Nya. Namun, mereka tetap tidak mengerti (27). Dan Yesus pun menyatakan bahwa ada saatnya di mana mereka akan mengenal siapa Dia, yaitu saat Anak Manusia ditinggikan, saat Yesus mati di atas kayu salib.


Dosa membutakan mata manusia dari kebenaran Allah. Tetapi kasih karunia Allah memampukan kita mengenal Dia. Keselamatan Allah di dalam Yesus Kristus juga berlaku bagi kita pada masa kini. Artinya, percaya kepada Kristus, menerima keselamatan hidup yang kekal. Sebaliknya, tidak percaya kepada Kristus, menerima hukuman kekal, mati di dalam dosa.


Ketaatan kepada firman Allah menjadi bukti nyata iman kita dan ungkapan syukur atas keselamatan yang kita terima. Namun, bagaimana kita menghidupi kebenaran firman Tuhan dalam setiap keadaan? Bagaimana kita tetap beriman teguh di tengah kebimbangan? Saat hidup terasa sulit dan penuh penderitaan, masihkah kita tetap percaya kepada-Nya?


Allah ingin kita benar-benar percaya kepada Kristus. Percaya Dialah Allah, Juru Selamat kita. Jadi, kita bukan sekadar menjalankan ritual keagamaan, tetapi menjalani hidup yang sepenuhnya percaya dan taat kepada-Nya. [MAR]











Bolu Pisang Roma


Selasa, 20 Januari 2026

Yakobus 1 : 22

 *“Jadilah pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja.”*

๐Ÿ“– *Yakobus 1:22*


Seorang wanita bernama Maya (nama samaran) senang mengikuti banyak kegiatan rohani. Ia rajin mendengar pengajaran, membaca buku rohani, dan mencatat ayat-ayat penting. Namun suatu hari, ia menyadari ada jarak antara apa yang ia dengar dan apa yang ia lakukan. Ia tahu tentang kasih, tetapi sulit mengampuni. Ia mengerti tentang kesabaran, tetapi mudah tersinggung.


Kesadaran itu datang saat seorang teman menegurnya dengan lembut, “Kamu tahu banyak tentang kebenaran, tapi kebenaran itu belum selalu terlihat dalam caramu hidup.”


Teguran itu tidak menyenangkan, tetapi jujur. Maya mulai bertanya pada dirinya sendiri: Apakah aku sedang terjaga, atau hanya sibuk mendengar?


Yakobus 1:22 menantang kita untuk jujur terhadap kondisi iman kita. Tidur rohani tidak selalu berarti tidak mendengar firman. Kadang justru kita terlalu banyak mendengar, tetapi terlalu sedikit melakukannya.


Renungan hari ini memanggil kita keluar dari iman yang pasif menuju iman yang aktif. Firman Tuhan bukan hanya untuk dipahami, tetapi untuk dihidupi. Pengetahuan rohani tanpa ketaatan hanya akan menumpulkan kepekaan hati.


Ketaatan sejati sering diuji dalam hal-hal sederhana:

▪️memilih mengampuni ketika disakiti,

▪️berkata jujur saat ada kesempatan untuk berbohong,

▪️mengasihi ketika tidak nyaman.


Melakukan firman membutuhkan keberanian, karena ketaatan sering kali bertentangan dengan perasaan dan ego. Namun di sanalah pertumbuhan terjadi. Iman yang hidup selalu meninggalkan jejak nyata dalam tindakan sehari-hari.


✝️ *Firman yang dilakukan akan membangunkan iman dan mengubah hidup secara nyata.*


✅ *BANGUN DALAM KETAATAN NYATA*








Refleksi 2025 - 2026


Prakiraan Cuaca Tanggal 20 Januari Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 20 Januari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau diprakirakan adanya daerah belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau, namun dikarenakan masih kuatnya tiupan angin dilapisan atas dan didukung dengan kelembapan udara yang rendah menyebabkan potensi pertumbuhan awan - awan konvektif penghasil hujan untuk di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan menjadi berkurang. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang diprakirakan cerah hingga berawan tebal sepanjang hari.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

 Waspada potensi banjir rob untuk sekitar wlayah perairan Kab. Bintan pada tanggal 18 s/d 24 Januari 2026 dan Kota Tanjungpinang pada 16 s/d 24 Januari 2026 


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371



















Prakiraan Cuaca Tanggal 20 Januari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Pernah Meragukan Firman Tuhan ?

 Santapan Harian

Pernah Meragukan Firman Tuhan? 

Yohanes 8:12-20 


Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat manusia makin sulit menerima kebenaran firman Tuhan. Banyak orang meminta bukti ilmiah yang sah untuk memenuhi kebutuhan logis mereka sebelum dapat menerima kebenaran firman Tuhan.


Sama halnya dengan orang-orang Farisi. Saat Yesus berkata bahwa Ia adalah terang dunia (12), mereka tidak percaya kepada kesaksian Yesus tentang diri-Nya itu. Mereka membutuhkan pembuktian yang sah sesuai dengan standar mereka untuk dapat memercayai perkataan Yesus.


Namun, keabsahan kebenaran akan perkataan Yesus tentang diri-Nya tidak dapat dibuktikan oleh manusia karena manusia hidup dalam kegelapan dosa. Mereka tidak mampu melihat kebenaran, serta tidak dapat membedakan antara kebenaran dan dosa yang penuh dengan kepalsuan.


Salah satu tantangan orang percaya masa kini adalah bagaimana tetap memercayai firman Tuhan sebagai kebenaran yang sejati dan mutlak. Apalagi saat menghadapi situasi yang sulit dan mengalami penderitaan yang menyusahkan hati. Pada saat seperti itulah orang percaya bisa mulai meragukan kebenaran firman Allah. Ketika keraguan itu muncul, hal itu menjadi bukti bahwa diri kita terbatas memahami kebenaran Allah. Kita membutuhkan terang yang sesungguhnya, yakni Tuhan Yesus Kristus.


Dunia bisa membuktikan kenyataan hidup yang memuaskan logika dan hikmat manusia. Namun, kenyataan hidup yang ditunjukkan dunia bisa membuat kita jauh dari kasih karunia Allah. Berbeda dari tawaran dunia, Kristus sebagai Terang, Ia bukan hanya menunjukkan jawaban yang benar atas semua permasalahan hidup kita, tetapi juga menunjukkan jalan yang benar untuk kita menghadapi setiap pergumulan hidup. Yesus, Sang Terang, membawa kita kepada keselamatan Allah, menjadikan kita pribadi yang diubahkan, makin serupa Dia.


Percayalah kepada Allah bukan karena apa yang kita atau orang lain saksikan, melainkan cukup dari apa yang Allah saksikan tentang diri-Nya melalui firman-Nya. [MAR]







Senin, 19 Januari 2026

Yakobus 1 : 6

 Slmt senin ceria buat kita semua..


Yakobus 1:6 (TB) Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™









Ada Niat Untuk Belajar


Brief Update

 Selamat Hari Minggu Pagi

*BRIEF UPDATE*

_BDS Alliance_

*Sabtu, 17 Januari 2026*


*EKONOMI*

1. Realisasi penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2025 mencapai Rp 900,9 triliun. Jumlah ini tumbuh tipis 0,1% (yoy), tapi jauh lebih rendah dibanding 2024 yang tumbuh 21% (yoy). Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengatakan hal itu dipengaruhi ketidakpastian global, mulai geopolitik hingga geoekonomi, yang di luar kontrol pemerintah. Ke depan, BKPM akan terus aktif mempromosikan potensi investasi Indonesia kepada investor global melalui Indonesia Investment Promotion Center (IIPC). 


Sementara realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat Rp 1.030,3 triliun, tumbuh 26,6% (yoy), lebih tinggi dibanding 2024 yang tumbuh 20,6%. Menurut Rosan itu karena didorong peran Danantara yang mempercepat investasi domestik. Ia yakin, tahun ini investasi akan lebih besar lagi, baik di bidang kesehatan, kimia, hilirisasi, dan lainnya. Meski begitu, ia meyakinkan Danantara tetap menggaet mitra asing. 


2. Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, mengkhawatirkan rencana Presiden Prabowo yang hendak membentuk BUMN khusus tekstil dengan dukungan dana USD 6 miliar dari Danantara. Ia mengingatkan agar BUMN tekstil itu harus bersifat komplementer, jangan sampai malah bersaing dan mematikan usaha swasta. 


Wijayanto merespons pernyataan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebut BUMN tekstil akan fokus untuk menambal kelemahan struktural di rantai pasok lini tengah (_midstream_), seperti benang, kain, hingga pencelupan. Menurut Wijayanto hal itu berarti bersaing langsung dengan produk impor China yang sangat efisien dan murah. Jika gagal bersaing, BUMN itu berpotensi jadi beban fiskal baru. 


Yang dikhawatirkan, lanjut Wijayanto, adalah kemudian muncul kebijakan proteksionis untuk menyelamatkan BUMN tekstil tersebut. Industri garmen swasta akan dipaksa menyerap produk midstream BUMN tersebut, meski harganya lebih mahal. Jika hal itu terjadi, struktur biaya produksi tekstil dan produk tekstil akan membengkak yang berakibat daya saing produk RI makin terpuruk di pasar global.


*HUKUM*

1. Sejak Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) berlaku pada 2 Januari 2026, aparat penegak hukum baik polisi, kejaksaan, dan KPK, berpotensi melanggar hukum jika menampilkan tersangka ke publik maupun media massa. Sebab, Pasal 91 KUHAP jelas menyebut bahwa dalam melakukan penetapan tersangka, penyidik dilarang melakukan perbuatan yang menimbulkan praduga bersalah (_presumption of guilt_). Menurut ahli hukum pidana Albert Aries, pemajangan terdakwa atau tersangka ke publik dapat menimbulkan praduga bersalah yang bertentangan dengan asas praduga tidak bersalah (_presumption of innocence_).


Albert menjelaskan, ketentuan tersebut menunjukkan arah baru politik hukum acara pidana di Indonesia yang semakin condong ke _due process model_, yakni model peradilan yang menjunjung tinggi hak asasi manusia tersangka maupun terdakwa. Dalam paradigma ini, negara tidak lagi semata-mata mengejar efektivitas penindakan, tetapi juga memastikan setiap orang diperlakukan secara adil sejak awal proses hukum.


2. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, kerugian yang diderita investor atau lender (pemberi pinjaman) perusahaan pinjaman _online_ (pinjol) PT Dana Syariah Indonesia (DSI) mencapai Rp 2,4 triliun. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan, pihaknya sudah menemukan bukti kerugian tersebut akibat dari _fraud_ atau kecurangan yang dilakukan pengelola DSI. 


Kecurangan itu antara lain berupa pemberian pinjaman kepada pihak terafiliasi dengan pengelola, dan melakukan skema ponzi. Modus ini berupa memberi keuntungan kepada investor lama, yang diambil dari uang setoran investor baru. Polisi akan meningkatkan kasus itu ke level penyidikan.


3. Seorang personel Brimob Polda Aceh, Brigadir Dua Muhammad Rio, melakukan desersi atau meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan, bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia dan ditempatkan di garis depan medan perang melawan Ukraina. Kabid Humas Polda Aceh Komisaris Besar Joko Krisdiyanto menjelaskan, Rio sudah pernah mendapat sanksi etik berupa mutasi dan demosi 2 tahun. 


Sejak Senin, 8 Desember 2025, Rio diketahui tidak masuk kantor sampai akhirnya diketahui ia meninggalkan Indonesia pada 19 Desember 2025. Pada 9 Januari 2026, Polda Aceh memecat Rio. Beberapa waktu lalu, seorang mantan marinir TNI AL Satria Kumbara diketahui bergabung dengan tentara Rusia dalam perang di Ukraina. Berdasarkan informasi terakhir, ia terluka parah akibat serangan _drone_ Ukraina.


*TRENDING MEDSOS*

Kata “Jogja” _trending_ di X, setelah sebuah pesawat jenis ATR 400 tujuan penerbangan Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak di sekitar Pegunungan Kars Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, saat menuju ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Pesawat tersebut membawa 11 orang yang terdiri dari 3 penumpang dan 8 kru. 


_*HIGHLIGHT*_

Kasus kecurangan perusahaan pinjaman _online_ (pinjol) PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan lender (pemberi pinjaman) atau nasabah sebesar Rp 2,4 triliun menambah panjang kerugian yang diderita masyarakat. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sejak 2017 hingga Mei 2025 tercatat kerugian masyarakat akibat investasi ilegal mencapai Rp 142,131 triliun. Ini angka yang amat besar. Kita mendukung polisi untuk mengusut kasus DSI tersebut sampai tuntas.




Kantor BPDAS Sei Jang Duriangkang Kepri


Roma 12 : 2

 *“Berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah.”*

๐Ÿ“– *Roma 12:2*


Seorang pria bernama Rafi (nama samaran) merasa hidupnya berjalan berulang-ulang. Ia bangun pagi, bekerja, pulang, tidur—lalu mengulanginya lagi. Secara lahiriah, semuanya baik-baik saja. Namun di dalam hatinya, ia merasa kosong dan kehilangan arah. Suatu hari, ia berkata dengan jujur, “Aku tidak sedang tersesat, tapi aku juga tidak tahu ke mana aku menuju.”


Dalam sebuah momen refleksi, Rafi menyadari bahwa masalahnya bukan kurangnya aktivitas, melainkan pola pikir yang tidak pernah diperbarui. Ia terus menjalani hidup dengan cara lama, sambil berharap hasil yang berbeda. Ia mulai meluangkan waktu untuk merenung, membaca firman, dan bertanya dengan jujur: “Tuhan, apa yang Engkau mau ubah dalam caraku berpikir?” Perubahan itu tidak instan, tetapi perlahan ia mulai melihat hidup dari sudut pandang baru—lebih jernih, lebih terarah, dan lebih bermakna.


Roma 12:2 mengingatkan bahwa kebangunan rohani tidak hanya soal bangun dari tidur, tetapi juga berubah dari dalam. Wake Up Call hari ini menegaskan: kebiasaan lama dan pola pikir lama bisa membuat kita terjaga secara fisik, tetapi tertidur secara rohani.


Banyak orang ingin perubahan hidup tanpa perubahan cara berpikir. Padahal, arah hidup sangat ditentukan oleh cara kita memandang Tuhan, diri sendiri, dan dunia.

Pembaharuan budi terjadi ketika kita:

 • membiarkan firman Tuhan mengoreksi asumsi kita,

 • berhenti menyesuaikan iman dengan pola dunia,

 • berani melepaskan cara lama yang tidak lagi membawa pertumbuhan.


Bangkit tanpa pembaharuan hanya menghasilkan aktivitas baru dengan motivasi lama. Namun bangkit dengan pembaharuan melahirkan hidup yang selaras dengan kehendak Allah.


Renungan hari ini mengajak kita bertanya:

๐Ÿ‘‰ Pola pikir apa yang perlu diperbarui?

๐Ÿ‘‰ Kebiasaan apa yang perlu dilepaskan?

๐Ÿ‘‰ Kebenaran apa yang perlu dihidupi kembali?


Ketika pikiran diperbarui, langkah menjadi jelas. Ketika hati diselaraskan, hidup bergerak ke arah yang benar.


✝️ *Tuhan membangunkan kita bukan hanya untuk bergerak, tetapi untuk diubahkan dari dalam.*


✅ *BANGUN DENGAN PIKIRAN YANG DIPERBARUI*






Prakiraan Cuaca Tanggal 19 Januari Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 19 Januari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau diprakirakan adanya daerah belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau, namun dikarenakan masih kuatnya tiupan angin dilapisan atas dan didukung dengan kelembapan udara yang rendah menyebabkan potensi pertumbuhan awan - awan konvektif penghasil hujan untuk di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan menjadi berkurang. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang diprakirakan berawan tebal sepanjang hari.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

 N I L


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371


















Prakiraan Cuaca Tanggal 19 Januari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Jangan Terlalu Cepat Menghakimi

 Santapan Harian

Jangan Terlalu Cepat Menghakimi 

Yohanes 7:53-8:11 


Entah mengapa, jika kita melihat sesama kita melakukan dosa, tanpa pikir panjang sering kali kita begitu cepat menghakimi dan menyalahkan. Sebaliknya, jika kita sendiri yang melakukan dosa, apakah kita juga cepat menyadari dan mengakui? Sangat disayangkan pula, kita begitu cepat bereaksi terhadap dosa yang dilakukan orang lain. Namun, kita lamban, bahkan mungkin tidak pernah mengintrospeksi diri sendiri.


Kisah yang kita baca hari ini, adalah juga kisah tentang sekelompok orang Yahudi dan orang-orang Farisi yang bermaksud menjebak Yesus. Mereka datang membawa seorang perempuan yang kedapatan berzina. Jawaban Yesus benar-benar tak terduga oleh ahli Taurat dan orang Farisi. Tanggapan Yesus kepada mereka menunjukkan luasnya kasih dan pengampunan Tuhan.


Jawaban Yesus: "Siapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu" (7b). Jawaban ini menunjukkan bahwa semua orang berdosa membutuhkan belas kasih dan pengampunan. Mereka yang hendak menghakimi perempuan itu, kemudian pelan-pelan undur. Sedangkan perempuan itu diberi kesempatan oleh Tuhan untuk bertobat dan tidak berbuat dosa lagi (11).


Dalam Hukum Taurat, pelaku perzinaan memang harus dihukum mati (lih.Im 20:10, Ul 22:22). Harapan sekelompok orang Yahudi dalam kisah ini adalah Yesus salah merespons dan salah bertindak. Jika demikian, peristiwa itu akan menjadi kesempatan baik bagi mereka untuk menjatuhkan Yesus. Namun, Yesus menunjukkan kuasa-Nya sebagai penengah yang adil dan tidak seorang pun dirugikan.


Kisah ini sesungguhnya mau mengajarkan kepada kita tentang pentingnya menghabiskan waktu lebih banyak untuk mengintrospeksi diri dan memperbaiki diri ketimbang terlalu cepat bereaksi, menghakimi, dan menuduh sesama kita. Tidak salah untuk saling menegur dan mengingatkan, tetapi bukan dengan maksud mempermalukan. Menegur untuk perubahan yang baik tentu harus dilakukan dengan cara yang bijaksana. [WWO]









Setelah pulang ibadah, belanja dahulu




Lanjut jalan jalan disekitar bandara ganet