H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 01 Maret 2026

Marginal Utility

 *Law of diminishing marginal utility*


Berbagai kecenderungan alamiah harus kita lawan dalam hidup ini. Termasuk kecenderungan yg nampaknya alamiah utk selalu meninggikan diri yg sdh kita singgung kemarin.


Law of diminishing marginal utility, adalah kecenderungan alamiah untuk bosan, atau berkurangnya antusias dan kenikmatan yg kita alami ketika kita sdh berkalikali mendengar, melihat dan memakan sesuatu.


Dulu makan malam di kwetiao yg di jl sparman itu enak banget, tetapi lama kelamaan semakin biasa saja. Nonton home alone 1 sangat seru, home alone 2 berkurang keseruannya.


Bahaya hal yg sama terjadi juga dalam hal rohani, ketika kita sering beribadah dan mendengar kotbah, ketakjuban kita semakin berkurang, bahkan sdh jarang orang yg ingat, isi kotbah yg baru bbrp hari di dengarnya, bahkan ketika orang baru saja keluar dari gereja, sudah lupa.


Peliharalah ketakjuban, jangan biarkan diri kita kebal dan kebas secara rohani.


Hal yg sama bisa juga kita alami dlm melayani. Ketika berkotbah pertama kali, sangat menakjubkan, kedua berkurang ketakjuban, kesepuluh dst menjadi tukang kotbah (yg mungkin semakin lancar dan fasih), tetapi si pelayan mengalami ketakjuban yg semakin tipis.


Bagaimana cara memelihara ketakjuban? Jangan jadikan ibadah sebagai rutinitas, doakan ibadah yg akan berlangsung, minta agar diri kita melihat dan berjumpa dengan Tuhan sendiri baik melalui Firman, doa, dan pujian.


Semoga ibadah kita hari ini membuat kita semakin takjub terhadap Tuhan Yesus Kristus yg menyelamatkan kita, dan kepada Bapa yg mengutusNya dan Roh Kudus yg membuka mata kita untuk mengimani karya Keselamatan di kayu salib.


Selamat beribadah






2 komentar:

  1. Atas berkat kasih setiaMu, semua janjiMu telah berwujud, dan aku pun yakin kepadaMu , Engkau pembimbingku dalam hidupku. amen

    BalasHapus
  2. Kau alasku, dan juga Tuhanku ! kendati bumi pun goyah dan runtuh. biar berat dan hidup melarat . aku pun selalu rindu padaMu. amen

    BalasHapus