Santapan Harian
Jalan Tuhan Mustahil Ditebak
Yosua 8:1-29
Ketika Tuhan melepaskan kita dari masalah dengan cara tertentu, kemudian ketika masalah datang lagi, lazimnya kita otomatis berpikir, Tuhan bisa memakai cara atau orang yang sama untuk menyelesaikan masalah kita. Pikiran kita tertuju kepada peristiwa atau orang yang pernah melepaskan kita dari masalah. Persoalannya adalah cara Tuhan memberikan pertolongan di dalam setiap perjalanan hidup kita tidak akan pernah dapat ditebak.
Dalam perikop ini, Israel kembali berperang. Kembali terulang, TUHAN menyatakan akan menyerahkan kota Ai ke tangan Israel (1). Hal yang berbeda di sini adalah TUHAN tidak meminta Israel mengulang cara seperti ketika menghancurkan kota Yerikho. Di sini Israel diperintahkan maju untuk menyerang kota Ai (1).
Karya Allah tak pernah meniadakan kecerdasan dan perbuatan manusia. Tercatat Allah memakai kecerdasan Yosua untuk memberikan kota Ai kepada Israel (4-9). Karya keselamatan Allah tidaklah pernah menghilangkan hikmat, pengetahuan, kebebasan, kecerdasan, dan juga kreativitas umat-Nya. Mereka dipanggil untuk berpartisipasi dalam perwujudan rencana Allah ini.
Kecerdasan adalah juga anugerah dari Allah, Sang Pencipta. Dalam kisah peperangan dengan kota Ai ini, secara jelas Allah menggunakan kecerdasan taktik perang Yosua untuk merebut kota Ai. Allah bisa saja memilih menggunakan kecerdasan manusia, tetapi Ia juga bisa memilih tidak menggunakan kecerdasan manusia untuk mewujudkan karya-Nya. Perbuatan Allah di dalam kehidupan manusia mustahil dapat dimengerti dan dipahami. Jalan-jalan dan karya-karya Allah di dalam kehidupan umat-Nya adalah misteri teka-teki yang mustahil dikuasai oleh pikiran dan pemahaman manusia.
Memang, tidak selalu Tuhan memakai kecerdasan kita untuk menyatakan jalan keselamatan-Nya. Namun, Tuhan juga dapat menggunakan kecerdasan kita untuk menyatakan karya keselamatan-Nya seperti yang diperbuat-Nya melalui Yosua. Perlengkapilah diri dengan ilmu pengetahuan dan siap menjalankan perintah-Nya dengan ketaatan. [JHN]


Tidak ada komentar:
Posting Komentar