*“Sebab itu hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.”*
📖 *Matius 24:44*
Eric Liddell adalah seorang pelari cepat asal Skotlandia yang dipersiapkan untuk Olimpiade 1924. Ia adalah favorit peraih medali emas. Namun ketika jadwal lomba utamanya jatuh pada hari Minggu, ia menolak bertanding karena keyakinannya untuk menghormati hari Tuhan.
Keputusan itu membuat banyak orang marah. Media mengkritik, pejabat olahraga kecewa, bahkan negaranya merasa dirugikan. Secara manusia, Eric terlihat seperti menyia-nyiakan kesempatan terbesar dalam hidupnya.
Namun ia tidak berhenti berlatih. Ia tetap disiplin, tetap fokus, tetap menjaga integritasnya. Akhirnya ia bertanding di nomor lain yang bukan spesialisasinya—dan justru meraih medali emas dengan memecahkan rekor dunia.
Beberapa tahun kemudian ia pergi sebagai misionaris ke Tiongkok. Di sana ia menjalani hidup sederhana, penuh pengorbanan, dan akhirnya meninggal di kamp interniran saat Perang Dunia II. Dunia mungkin mengingatnya sebagai atlet, tetapi surga mengenalnya sebagai pribadi yang selalu siap taat.
Banyak orang mempersiapkan masa depan secara materi, tetapi lupa menyiapkan hati secara rohani. Kita merencanakan pendidikan, karier, usaha, dan investasi—namun sering lalai mempersiapkan karakter, iman, dan ketaatan.
Kesiapan rohani bukan hanya tentang menunggu sesuatu yang besar terjadi, melainkan hidup benar setiap hari:
▪️tetap jujur saat tidak diawasi,
▪️tetap berdoa saat tidak ada masalah,
▪️tetap setia saat tidak ada pujian,
▪️tetap memilih kebenaran saat kompromi terasa lebih mudah.
Eric Liddell menunjukkan bahwa kesiapan sejati bukan sekadar kesiapan fisik atau mental, tetapi kesiapan hati untuk memilih Tuhan di atas kesempatan, tekanan, dan keuntungan pribadi.
Sering kali Tuhan tidak mencari orang paling hebat, tetapi orang yang hatinya terlatih untuk berkata, “Tuhan Yesus, apa pun waktunya, aku mau taat.”
Hidup yang berjaga-jaga bukan hidup dalam ketakutan, melainkan hidup dengan kesadaran bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk memuliakan Tuhan. Orang yang hatinya terlatih hari ini tidak akan panik ketika panggilan datang esok.
✝️ *Hati yang terlatih dalam ketaatan akan tetap berdiri saat kesempatan besar datang menuntut kompromi.*
✅ *HIDUP SIAP SEDIA DI HADAPAN TUHAN*
![]() |
| Thankyou God |
![]() |
| So Awesome, Amen |




*Hati yang terlatih dalam ketaatan akan tetap berdiri saat kesempatan besar datang menuntut kompromi.*
BalasHapusHidup yang berjaga-jaga bukan hidup dalam ketakutan, melainkan hidup dengan kesadaran bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk memuliakan Tuhan.
BalasHapus