H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Kamis, 09 April 2026

Renungan Tujuan Dicatatnya Injil

 Santapan Harian

Tujuan Dicatatnya Injil 

Yohanes 20:30-31 


Alkitab bukan buku yang berisi semua informasi yang menjadi jawaban dari setiap pertanyaan di dunia ini. Alkitab diberikan agar manusia percaya kepada Allah melalui Tuhan Yesus Kristus dalam kuasa Roh Kudus. Secara khusus, Yohanes menekankan hal ini dalam bagian akhir dari penulisan Injilnya.


Untuk memahami kehidupan dan misi Yesus, orang percaya perlu menilik lebih jauh kepada keempat Injil. Masing-masing penulis Injil memberikan sudut pandang yang unik, namun semuanya menunjuk kepada pribadi Yesus sebagai Mesias dan Anak Allah. Penulis Yohanes secara khusus dan selektif memasukkan bagian-bagian dari kisah hidup Yesus ke dalam Injilnya. Ia tidak mencatat semua peristiwa yang Yesus lakukan. Bahkan dalam ayat 30, Yohanes menyatakan bahwa ada banyak kisah, tanda-tanda, dan mukjizat yang dilakukan oleh Yesus yang tidak dimuat dalam Injilnya.


Namun, Yohanes tidak menyisakan ruang untuk kebingungan tentang tujuannya menulis Injil ini. Dengan tegas Yohanes menunjukkan bahwa tujuan penulisan kitab ini adalah agar pembaca mula-mula percaya bahwa Yesus adalah Mesias Anak Allah, dan memperoleh hidup di dalam nama-Nya (31). Pesan ini melampaui waktu dan budaya. Injil tidak hanya ditujukan bagi para pembaca abad pertama, tetapi juga bagi setiap orang sepanjang masa, termasuk kita hari ini.


Dengan iman ini, mereka menerima hidup kekal dalam nama-Nya. Tujuan Injil bukan sekadar informasi, melainkan panggilan iman yang menyelamatkan, yang menuntun pembacanya kepada pengenalan secara pribadi kepada Kristus dan kehidupan sejati yang hanya ada di dalam Dia.


Apakah hari ini kita membaca Alkitab hanya untuk menambah informasi, atau untuk memperdalam iman? Yohanes menulis agar kita percaya, dan melalui iman itu, kita memperoleh hidup kekal dalam nama-Nya.


Marilah kita terus datang kepada firman dengan hati yang haus dan lapar akan kebenaran, dan bersyukur atas anugerah iman yang diberikan kepada kita. [PMS]








2 komentar:

  1. Marilah kita terus datang kepada firman dengan hati yang haus dan lapar akan kebenaran, dan bersyukur atas anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita.

    BalasHapus