H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 28 Februari 2026

Renungan Pencatatan yang Jujur

 Santapan Harian

Pencatatan yang Jujur 

Yosua 15:20-63 


Ketika menceritakan kebesaran seseorang, sering kali fokusnya hanya tentang hal-hal positif orang itu. Kegagalan yang dialami, kesalahan yang pernah dilakukan, kelemahan yang dimilikinya, atau cela kecil dalam tindakannya tidak mendapatkan perhatian, diabaikan, bahkan dianggap tidak ada. Tidak demikian dengan catatan tentang kota-kota suku Yehuda.


Di antara banyaknya kota yang menjadi milik suku Yehuda (20-62), dicatat juga bahwa satu kota, yaitu Yerusalem, masih diduduki orang Yebus. Hanya satu kota yang belum berhasil dikuasai oleh suku Yehuda.


Bayangkan, kota yang sudah dikuasai oleh suku Yehuda ada 101 (jumlah dari kota-kota yang disebutkan di ayat 32, 36, 41, 44, 54, 57, 59, 60, 62). Hanya satu kota yang belum dikuasai, namun itu tidak ada artinya dan sungguh tak sebanding! Kalaupun misalnya satu kota itu tidak dicatat, rasa-rasanya orang tidak terlalu mempermasalahkannya. Namun, nyatanya, kekurangan itu tetap dicatat dengan jujur.


Cara mencatat secara jujur ini bukan sekadar mengatakan suatu kebenaran, tetapi juga tidak menyembunyikannya. Kesuksesan dicatat, tetapi kegagalan juga tidak disembunyikan.


Kita perlu meneladan sikap semacam itu. Bukan hanya tentang mencatat fakta, tetapi juga menerima diri apa adanya. Kekuatan, kelebihan, dan keberhasilan adalah hal yang membanggakan. Namun, kelemahan, kekurangan, dan kegagalan bukanlah aib, melainkan bagian dari hidup. Tidak perlu disembunyikan. Justru dengan jujur mengakuinya, kita menunjukkan bahwa hal-hal negatif tidak mengalahkan kita, tetapi membuat kita lebih kuat untuk bangkit dan berusaha lagi.


Sejarah hidup kita perlu dicatat, baik secara harfiah dalam bentuk tulisan atau dalam bentuk ingatan. Namun, catatan itu mesti jujur. Dengan kejujuran itu kita bisa melihat diri kita seutuhnya. Kita tidak hanya dibentuk dari kekuatan, kelebihan, dan keberhasilan. Kita juga dibentuk dari kelemahan, kekurangan, dan kegagalan. Jujur atas catatan hidup membuat kita menghargai hidup yang telah, sedang, dan akan kita jalani. [KRS]



Baca Gali Alkitab 9


Yosua 15:20-63


Yosua 15:20-63 mencatat pembagian tanah bagi suku Yehuda, yang menunjukkan bagaimana TUHAN menggenapi janji-Nya kepada umat-Nya. Setiap kota dan wilayah yang diberikan bukan sekadar pembagian geografis, tetapi juga simbol pemeliharaan dan kesetiaan TUHAN terhadap janji-Nya.


Hal ini mengajarkan kepada jemaat bahwa Tuhan selalu setia dalam melakukan firman-Nya, dan setiap berkat yang diterima harus disyukuri serta digunakan untuk kemuliaan-Nya. Seperti suku Yehuda yang menerima tanah pusaka, jemaat juga dipanggil untuk mengelola dan menggunakan berkat Tuhan dengan bijaksana, serta tetap percaya bahwa janji Tuhan akan digenapi pada waktu-Nya.


Apa saja yang Anda baca?

1. Bagaimana pembagian tanah bagi suku Yehuda dijelaskan, dan kota-kota apa saja yang termasuk milik pusaka mereka? (20-62)

2. Apa yang terjadi pada orang Yebus sampai saat itu? (63)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Apa yang dapat Anda pelajari tentang kesetiaan dan kebaikan TUHAN dalam memberikan milik pusaka kepada umat-Nya, yaitu suku Yehuda?

2. Seberapa besarkah milik pusaka suku Yehuda yang diberikan TUHAN kepada mereka?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana Anda akan mengungkapkan rasa syukur atas kesetiaan Tuhan dalam membimbing hidup Anda?

2. Apa yang akan Anda doakan agar Anda tetap taat kepada perintah Tuhan, seperti suku Yehuda yang menerima kasih karunia Allah berupa tanah pusaka?

3. Bagaimana Anda dapat mengakui dan bertobat dari sikap yang kurang bersyukur atas berkat Tuhan?


Pokok Doa:

Memohon agar Tuhan memberkati keluarga-keluarga dengan kelimpahan dan perlindungan seperti Yehuda.














Si Kakak, Teman Berdebat dan Ludo Queen


Jumat, 27 Februari 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 27 Februari Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 27 Februari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat pola perlambatan kecepatan angin di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Kondisi ini didukung oleh kelembapan udara yang basah sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini diprakirakan berawan hingga hujan ringan pada pagi hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada ketinggian gelombang yang dapat mencapai ketinggian hingga 1.3 meter (kategori sedang) di Wilayah Perairan Kep. Tambelan dan sekitarnya.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 27 Februari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Batasan Itu Berkat

 Santapan Harian

Batasan Itu Berkat 

Yosua 15:1-19 


Sebuah pepatah Jawa berbunyi "sadumuk bathuk sanyari bumi ditohi pati", yang berarti bahwa bahkan hal kecil, seperti sentuhan di dahi atau perubahan batas tanah sekecil jari, akan dipertahankan dengan nyawa. Sentuhan di dahi dianggap sebagai penghinaan dan bisa memicu konflik, begitu juga dengan pergeseran patok tanah. Karena itu, batas tanah yang jelas penting untuk mencegah pertumpahan darah.


Setelah membagi tanah Kanaan dengan undi kepada tiap-tiap suku Israel, tiap bagian perlu ditentukan batas-batasnya. Demikian pula bagian suku Yehuda. Batasnya ditentukan dengan sangat jelas dan detail; di selatan, timur, utara, dan barat (1-12). Sementara itu, juga jelas bahwa Kiryat-Arba atau Hebron menjadi milik Kaleb dan kaum keluarganya (13-19).


Menilik batasan jelas yang diberikan untuk tanah bagian suku Yehuda dan Kaleb, hal itu mestinya membuat mereka hidup dengan nyaman dan tenteram. Mereka tidak perlu bingung sampai mana daerah miliknya. Mereka juga tidak perlu berebut dengan suku lain atau khawatir jatah tanahnya digeser oleh suku lain. Begitu juga keluarga Kaleb dan anaknya, dapat merasa nyaman dan tenteram karena sudah ada batasan untuk milik masing-masing. Batasan ternyata menjadi berkat, menjadikan nyaman dan tenteram.


Demikian juga kiranya dapat kita terapkan dalam segala aspek kehidupan, bukan hanya masalah tanah. Batasan yang jelas tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam sebuah komunitas akan membuat anggota komunitas hidup nyaman dan tenteram, misalnya.


Sebaliknya, ketika tidak ada batasan apa pun, kita mudah merasa khawatir hak dan privasi kita akan dilanggar oleh orang lain. Demikian pula, kita tidak tahu boleh atau harus bertindak sejauh mana, dan, akhirnya, berakhir pada situasi kebingungan.


Kita adalah orang merdeka. Namun, bukan berarti bisa bebas tanpa batasan. Justru adanya batasan menolong kita bertindak dengan benar. Batasan juga memberikan kenyamanan dan ketenteraman. Dari hal itu, nyatalah, batasan bisa menjadi berkat. [KRS]















Makan Siang di Parkiran RSUP



Kamis, 26 Februari 2026

Kisah Landak dan Musim Dingin

 *“Kisah Landak dan Musim Dingin—Tentang Luka, Kehangatan, dan Bertahan dalam Komunitas Iman"*


Pada musim dingin, sekawanan landak saling merapat untuk menghangatkan diri. Tetapi ada masalah: duri mereka bisa saling melukai. Jika terlalu dekat, mereka tertusuk. Jika terlalu jauh, mereka membeku. Maka mereka belajar menjaga jarak yang cukup—cukup dekat untuk menghangatkan, cukup bijak untuk tidak saling melukai terlalu dalam. Begitulah komunitas.


Berjalan bersama orang lain tidak pernah sepenuhnya nyaman. Dalam persekutuan ada perbedaan karakter, salah paham, bahkan kekecewaan. Kadang kita terluka oleh perkataan, sikap, atau keputusan seseorang. Godaan terbesar saat itu adalah menjauh. Menjadi soliter. Menutup hati. Berpikir bahwa sendiri lebih aman.


Tetapi iman tidak dirancang untuk dijalani sendirian.


_“Dua orang lebih baik dari pada seorang diri… karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya.”_ — Kitab Pengkhotbah 4:9-10


Kita butuh orang lain untuk menguatkan saat kita jatuh. Kita butuh suara yang menegur saat kita mulai menyimpang. Kita butuh doa dari saudara seiman ketika iman kita melemah.


Menjauh mungkin terasa aman, tetapi perlahan hati menjadi dingin. Tanpa komunitas, kita kehilangan kehangatan rohani. Kita menjadi mudah lelah, mudah kompromi, mudah menyerah.


Tentu, mendekat berarti berisiko. Kita bisa tersakiti. Namun justru dalam proses itu Tuhan membentuk kita: belajar mengampuni, belajar rendah hati, belajar mengasihi orang yang tidak selalu mudah dikasihi.


Amsal berkata, _“Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.”_ — Kitab Amsal 27:17


Gesekan memang ada. Tetapi tanpa gesekan, tidak ada penajaman.


Mungkin hari ini ada yang memilih menjauh karena pernah terluka di komunitas. Renungan ini bukan mengabaikan luka itu. Luka itu nyata. Namun Tuhan tidak memanggil kita untuk hidup membeku sendirian. Ia memanggil kita untuk belajar mengasihi dalam ketidaksempurnaan.


Komunitas bukan tempat orang-orang sempurna. Komunitas adalah tempat orang-orang yang sama-sama diselamatkan oleh kasih karunia, berjalan bersama menuju Kristus. 


Seperti landak di musim dingin, kita belajar mendekat dengan bijaksana—tidak menyakiti dengan sengaja, dan mau mengampuni ketika terluka. Karena pada akhirnya, lebih baik sesekali tertusuk duri daripada mati kedinginan sendirian. _Soli Deo Gloria_ (BAP)











Filipi 4 : 6 - 7

 Shalom, selamat pagi Saudaraku ๐Ÿ™ ๐Ÿ˜Š 


_*Filipi 4:6-7 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.*_


Terima kasih

Tuhan Yesus memberkati









Daebak










God Bless, Amen




Vihara Senggarang







1 Tesalonika 5 : 8

 Slmt pg buat kita semua.


1 Tesalonika 5:8 (TB) Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. 

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™











Filemon 1 : 6

 

‎_Filemon 1:6 (TB)_

‎_Dan aku berdoa, agar persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan yang baik di antara kita untuk Kristus._
















Prakiraan Cuaca Tanggal 26 Februari Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 26 Februari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat pola belokan angin (_shearline_) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Kondisi ini didukung oleh kelembapan udara yang basah sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini diprakirakan berawan hingga hujan ringan pada siang hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 26 Februari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Menagih Janji

 Santapan Harian

Menagih Janji 

Yosua 14:6-15 


Kata orang, janji adalah utang. Utang harus dibayar, maka janji juga harus ditepati. Hal ini memberi peringatan bahwa seseorang tidak bisa asal saja berjanji. Dia harus yakin bahwa dia bisa menepati janji itu. Sebaliknya, orang yang kepadanya janji diberikan memiliki hak untuk mengingatkan dan menagih janji yang sudah diterimanya.


Kaleb dan Yosua adalah dua di antara dua belas orang pengintai yang diutus Musa menyelidiki tanah Kanaan. Sepuluh pengintai membawa laporan yang membuat umat merasa takut, sementara Kaleb dan Yosua menyampaikan kebenaran dengan jujur (7-8). Karena kejujurannya, Kaleb menerima janji dari Musa bahwa tanah yang diinjaknya akan menjadi miliknya. Setelah Musa digantikan Yosua dan setiap suku mendapat bagian mereka di Kanaan, Kaleb menagih janji itu. Yosua, yang menghormati janji Musa, memberikan Hebron kepada Kaleb (13).


Bagi sebagian orang, menagih janji mungkin dianggap terlalu berlebihan, atau bahkan ketidaksabaran. Namun, pada dasarnya, menagih janji sama dengan meminta hak. Tentu boleh-boleh saja seseorang meminta sesuatu yang menjadi haknya. Di sisi lain, ketika menagih janji, sebenarnya kita sedang menghindarkan orang yang berjanji dari melakukan kebohongan. Kalau seseorang sudah berjanji, lalu tidak menepati, bukankah itu artinya berbohong?


Masalahnya, sebagian orang mungkin merasa tidak nyaman menagih janji. Bisa jadi, dia takut dianggap tidak percaya kepada orang yang berjanji atau tidak sabaran. Bisa pula memang benar-benar takut karena yang berjanji itu orang yang berkuasa.


Cara Kaleb menagih janji bisa dijadikan teladan. Kata-kata yang kita gunakan mesti tepat. Hal ini bisa dilakukan dengan memaparkan fakta, seperti Kaleb mengingatkan Yosua akan peristiwa yang menyebabkan Musa bersumpah. Selain itu, kita perlu memperhatikan juga waktu yang tepat, seperti Kaleb yang menagih haknya setelah semua suku mendapatkan tanah melalui undian. Jika kita perlu menagih janji, kiranya kita bisa melakukannya dengan benar. [KRS]


















Rabu, 25 Februari 2026

2 Raja Raja 5 : 16

 Slmt pg buat kita semua..


2 Raja-raja 5:16 (TB) Tetapi Elisa menjawab: "Demi TUHAN yang hidup, yang di hadapan-Nya aku menjadi pelayan, sesungguhnya aku tidak akan menerima apa-apa." Dan walaupun Naaman mendesaknya supaya menerima sesuatu, ia tetap menolak.

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™




Kunjungan Bou Bengkong





Keluarga Tiban





Ujikom Profiling Job





Kak Titin Setelah Ujikom







Prakiraan Cuaca Tanggal 25 Februari Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 25 Februari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat pola belokan angin (_shearline_) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Kondisi ini didukung oleh kelembapan udara yang basah sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini diprakirakan berawan hingga hujan ringan pada siang dan malam hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 25 Februari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Diundi

 Santapan Harian

Diundi 

Yosua 14:1-5 


Membagi sesuatu kepada beberapa orang sering kali sulit dilakukan karena banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Dalam membagi pekerjaan, kemampuan dan keterampilan tiap orang perlu diperhatikan. Karena rumitnya, proses pembagian bisa memakan waktu lama atau bahkan menimbulkan perasaan tidak adil.


Setelah umat Israel menyeberangi Sungai Yordan, masih ada 9, 5 suku yang belum mendapatkan tanah pusaka. Kanaan adalah tanah yang luas dengan kondisi yang beragam. Jika dibagi oleh satu atau dua orang dengan kekuasaan yang mereka miliki, bisa saja ada suku yang merasa pembagiannya tidak adil atau mencurigai pembagi itu mengambil keuntungan untuk sukunya sendiri. Dalam kondisi demikian, TUHAN memerintahkan supaya pembagiannya dilakukan dengan undi (2). Undian tidak memihak. Pengundi juga tidak bisa mencurangi undian. Dengan demikian, harapannya, tiap suku bisa menerima dengan senang hati bagian yang didapatkannya.


Dalam pembagian tanah ini, umat Israel tunduk pada perintah Allah dan tidak bertindak semau mereka sendiri (5). Akan halnya suku Lewi, mereka mempunyai peran sebagai pelayan Tuhan. Mereka tidak ikut memiliki tanah bukan karena mereka kurang penting, tetapi karena mereka memiliki tugas khusus sebagai pelayan di Kemah Suci dan melayani umat dalam ibadah.


Mereka diberi kota-kota yang tersebar di wilayah suku-suku Israel sehingga mereka bisa melayani umat. Mereka hidup dari persembahan dan dukungan suku-suku lain, bukan dari hasil tanah olahan mereka.


Undian yang dilakukan itu menunjukkan kedaulatan Tuhan karena hal itu terjadi bukan hasil kesepakatan manusia, melainkan keputusan Allah sendiri.


Apabila pada masa kini kita hendak mengundi, tentu ada syarat yang harus dipenuhi agar undian itu tetap berkeadilan. Pertama, cara pengundian itu harus disepakati bersama. Kedua, undian harus dilakukan secara terbuka sehingga hasilnya bisa dilihat oleh semua pihak tanpa disertai rekayasa. Dengan cara ini, bila ada proses pembagian yang dirasa sulit, barangkali undian bisa dipilih sebagai salah satu cara. [KRS]










Berkunjung Setelah Ujikom


Selasa, 24 Februari 2026

Kitab Bilangan 24 Februari 2026

 BILANGAN


Di tulis oleh Musa. Kitab ini mengisahkan bagaimana orang Israel tidak taat sehingga ini menghambat mereka masuk tanah perjanjian. 


Orang-orang Israel takut dengan kekuatan orang-orang Kanaan. Mereka tidak taat saat Tuhan menyuruh mereka menyerang. Mereka tinggal di padang gurun selama 40 tahun sampai semua orang dewasa yang tidak taat kepada Tuhan itu meninggal. 


Apa yang kita pelajari pada kitab ini adalah bahwa Tuhan menolak memberkati orang-orang yang tidak percaya dan yang tidak taat.


Tokoh-tokoh penting dalam kitab ini adalah Musa dan Harun.


Peristiwa-peristiwa yang tercatat dalam buku ini antara tahun 1445 - 1405 BC.














Baseline Data


Prakiraan Cuaca Tanggal 24 Februari Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 24 Februari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat pola belokan angin (_shearline_) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Kondisi ini didukung oleh kelembapan udara yang basah sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan Berawan Tebal.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 24 Februari 2026 Prov Kepulauan Riau


Lagu Kekuatan Serta Penghiburan

 *BLOT EN DAG - DAY BY DAY*

_Kekuatan Serta Penghiburan_


Kekuatan serta penghiburan adalah sebuah lagu yang merupakan karya penulis lagu bernama _Carolina Sandell Berg_+( seorang berkebangsaan Swedia)


Carolina lahir pada tanggal 3 Oktober 1823- wafat pada tahun 1903. Carolina dilahirkan dilingkungan keluarga pelayan dan hamba Tuhan.


Carolina muda juga terlibat dalam pelayanan bersama dengan sang ayah Jonas Sandell.


Ketika carolina muda terjun dalam pelayanan bersama dengan sang ayah, saat itulah ia mengalami proses pembentukan iman, ia mengalami kecelakaan yang membuatnya tidak dapat melihat dengan baik.


Dalam kondisi patah hati, putus harapan akan masa depan, ia mencoba untuk menuliskan dalam beberapa Hymne yang selalu digunakan dalam ibadah-jemaat.


Salah satu lagu yang sangat terkenal yaitu BOT EN DAG (Bahasa Swedish) atau yang diterjemahkan Day By Day Dan digubah sebagai Kekuatan dan Penghiburan versi Indonesia 


Lagu ini menceritakan betapa Carolina begitu kuat imannya Dan percaya Tuhan selalu ada untuknya melewati hari-hari yang sulit penuh tantangan


Dalam syair lagu Bot en Dag - Day By Day, Carolina mengatakan betapa 

Hari demi hari dalam setiap momen yang dilaluinya ..ia menemukan kekuatan dalam mengatasi pencobaan yang diperolehnya dari Anugerah dan Belas Kasihan Allah 


Sehingga Carolina tak punya alasan untuk khawatir ataupun takut disepanjang umurnya karena BAPA begitu baik melampaui akal dan budi.


Allah memberikan kepadanya setiap hari apa yang Dia anggap terbaik !! Dengan penuh kasih Dia memadukan *"rasa sakit dengan kesenangan"* serta 

*"kerja keras dengan kedamaian dan istirahat"*


_Day by day, and with each passing moment_

_Strength I find to meet my trials here;_

_Trusting in my Father’s wise bestowment_

_I’ve no cause for worry or for fear_

_He, whose heart is kind beyond all measure_

_Gives unto each day what He deems best_

_Lovingly its part of pain and pleasure_

_Mingling toil with peace and rest_


Sobat ytks,

Siapakah Carolina dan siapakah Kita dimata Allah selain mahluk ciptaanNya ...Sama !!


Hanya Iman dan Pengharapan lah yang membedakan Kita dengan semua orang yang menentukan seberapa kuat Kita menanggung pencobaan 


Jika Carolina begitu percaya bahwa Allah begitu mengasihinya dan tau mengukur kekuatannya disepanjang umurnya ...apakah berbeda dengan kita ? 


“Sepanjang umurmu, Hari demi hari kekuatanmu akan diukur,”

Ini adalah janji yang Dia buat untuk Kita 


Percayalah akan janji-janjiNya Dan mintalah pertolongan 

 dalam setiap kesengsaraan Dia pasti beri Kita Kekuatan Serta Penghiburan yang Manis Dan melegakan.


Matius 11:28-29 (TB)  

*Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu*


Selamat pagi ๐Ÿ˜‡

Tuhan memberkati ๐Ÿ™๐Ÿป


https://www.facebook.com/share/p/1AoNfaTkgd/