Santapan Harian
Tetap Sampaikan
Hakim-hakim 11:12-28
Tidak semua orang dapat menerima kebenaran, sekalipun kebenaran tersebut sudah disampaikan secara baik, logis, dan sistematis. Inilah yang dialami oleh Yefta.
Ketika bangsa Israel difitnah secara keji oleh raja bani Amon, Yefta tidak serta-merta menyatakan perang. Ia memilih jalan damai, yakni melalui diplomasi. Untuk itulah Yefta mengirim utusan kepada raja bani Amon (12).
Dalam berdiplomasi, Yefta berusaha menyampaikan kebenaran dengan sebaik-baiknya. Ia menceritakan perjalanan orang Israel, bagaimana mereka ditolak oleh raja negeri Edom dan Moab, mengelilingi tanah Edom dan Moab, juga tidak dipercaya oleh Sihon, dan menduduki negeri Amori (16-22).
Orang Israel tidak merampas negeri Amon, tetapi TUHAN, Allah Israel, merebut milik orang Amori bagi Israel, seperti Kamos, ilah bani Amon, merebut milik yang lain (23-24).
Ini argumentasi yang kuat, bahkan tidak dapat dibantah. Pasalnya, apa yang disampaikan Yefta melalui utusannya adalah kebenaran.
Dalam hal ini, Yefta memberikan teladan yang baik dalam menghadapi konflik. Ia memilih menggunakan kata-kata yang meluruskan fakta, alih-alih pedang yang melampiaskan kemarahan. Yefta, selain menjadi pahlawan perang yang gagah perkasa, adalah seorang diplomat yang menghargai kebijaksanaan.
Dari Yefta kita belajar pentingnya kata-kata. Pertama, kata-kata adalah cara utama dalam meredam konflik. Kedua, kebenaran harus diucapkan, sekalipun mungkin kebenaran tersebut ditolak.
Tuhan tidak memanggil kita untuk memaksa orang lain menerima kebenaran, tetapi untuk menyampaikan kebenaran. Untuk itu, janganlah kita mengucapkannya secara semena-mena, tetapi haruslah kita berusaha menjelaskannya dengan sebaik-baiknya agar lawan bicara kita pun dapat memahami dan menerimanya dengan lebih baik.
Mari kita belajar menjadi penyampai kebenaran yang baik, sekalipun kita tahu kebenaran tidak selalu mendapat respons yang positif.
[YGM]


Mari kita belajar menjadi penyampai kebenaran yang baik, sekalipun kita tahu kebenaran tidak selalu mendapat respons yang positif.
BalasHapusAmen
BalasHapus