*Dipecahkan,,diremukkan,, direndam,,,dijadikan lembut.
Semua batu, kerikil, bahkan butiran pasir dibuangNya.
Diputar di pelarikanNya, dibentuk menurut tujuanNya,,kemudian dimasukkanNya dalam api pembakaran .
Begitulah DIA membuat perabot yang indah di rumahNya.
DIA melakukanNya di bawah naungan sayap kasihNya.
Di tanganNya lah,,,,manusia menjadi mulia*.


Pagi, Sering kali kita juga seperti itu: tidak mengerti rencana Tuhan, tidak tahu arah ke depan dan penuh pertanyaan. Namun iman bukan tentang mengerti semuanya, melainkan tentang tetap berjalan bersama Tuhan.
BalasHapusAmen
BalasHapus