*“Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.”*
📖 *Mazmur 51:19*
John Newton dulunya bukan orang baik. Ia hidup sebagai pelaut dan terlibat dalam perdagangan budak—sebuah praktik yang kejam dan tidak manusiawi. Ia jauh dari Tuhan dan hidup dalam dosa tanpa rasa bersalah.
Suatu hari, kapalnya dihantam badai besar di tengah laut. Angin kencang, ombak tinggi, dan kematian terasa sangat dekat.
Di tengah ketakutan itu, untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia berseru kepada Tuhan. Bukan dengan doa yang indah, tetapi dengan hati yang hancur. Ia sadar: hidupnya salah, jalannya menyimpang dan ia membutuhkan Tuhan. Badai itu menjadi titik balik hidupnya. Ia tidak langsung menjadi sempurna, tetapi hatinya berubah.
Perlahan-lahan ia meninggalkan kehidupan lamanya dan akhirnya menjadi seorang pelayan Tuhan. Bahkan ia menulis lagu terkenal: Amazing Grace—sebuah kesaksian tentang kasih Tuhan yang menyelamatkan orang berdosa seperti dirinya.
Prapaskah adalah waktu untuk melihat ke dalam hati. Bukan untuk menilai orang lain, tetapi untuk bertanya kepada diri sendiri:
▪️apakah hati kita masih lembut di hadapan Tuhan?
▪️apakah kita masih peka terhadap dosa? atau kita mulai terbiasa dan menganggapnya biasa?
Sering kali kita terlihat baik di luar, tetapi di dalam: ada kesombongan, ada kepahitan dan ada dosa yang disembunyikan. Mazmur mengingatkan bahwa Tuhan tidak mencari kesempurnaan,
tetapi hati yang hancur dan mau kembali. Hati yang hancur bukan berarti lemah, tetapi hati yang sadar bahwa ia membutuhkan Tuhan.
Seperti John Newton, perubahan dimulai ketika kita berhenti membenarkan diri dan mulai merendahkan hati di hadapan Tuhan dan kabar baiknya: Tuhan tidak pernah menolak orang yang datang dengan hati yang sungguh-sungguh.
Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni dan tidak ada hidup yang terlalu rusak untuk dipulihkan. Datanglah kepada Tuhan dengan hati yang rendah.
✝️ *Hati yang hancur di hadapan Tuhan adalah awal dari pemulihan yang sejati.*
✅ *Hati yang Rendah Membawa Pemulihan*

Hati yang hancur di hadapan Tuhan adalah awal dari pemulihan yang sejati.
BalasHapus*“Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.”*
BalasHapus📖 *Mazmur 51:19*