H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 08 Maret 2026

Renungan Konflik dan Komunikasi Efektif

 Santapan Harian

Konfilk dan Komunikasi Efektif 

Yosua 22:9-34 


Konflik adalah ketegangan yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan kita. Selama kita masih berinteraksi dengan orang lain, konflik merupakan sebuah keniscayaan. Namun, hal yang sangat disayangkan adalah konflik acapkali terjadi bukan karena sebuah masalah yang riil, tetapi karena hambatan komunikasi. Komunikasi yang buruk membuat masalah berujung pada konflik. Sebaliknya, komunikasi efektif membuat konflik berakhir dengan saling pengertian.


Sebagaimana kita ketahui bahwa bani Ruben, Gad, dan Manasye dipisahkan oleh Sungai Yordan dengan suku-suku lainnya. Kondisi ini membuat mereka berpikir bahwa pada kemudian hari bisa saja terjadi konflik antara generasi berikutnya dari dua sisi Sungai Yordan. Oleh karena itu, mereka berpikir bahwa konflik itu bisa dihindarkan jika ada tanda pemersatu yang kelihatan.


Karena itu, mereka mendirikan sebuah mazbah sebagai tanda dan pengingat bagi generasi berikutnya dari kedua belah pihak bahwa mereka menyembah Allah yang sama dan bahwa mereka adalah satu sebagai umat Allah (26-28).


Semula suku-suku Israel lainnya salah paham; mereka mengira mazbah itu untuk menyembah allah lain. Pengalaman sebelumnya membuat mereka waspada karena penyembahan asing pernah membawa hukuman bagi seluruh bangsa (17, 20). Dalam kasus ini, langkah yang diambil bangsa Israel sangat bijak. Mereka membangun komunikasi efektif dengan mengutus delegasi yang dipimpin oleh Pinehas (13). Ada dua kunci komunikasi efektif yang terlihat dalam percakapan antara delegasi dengan bani Ruben, Gad, dan Manasye.


Pertama, bertanya tanpa menuduh atau menghakimi (16-20). Kedua, para delegasi mendengarkan alasan mereka mendirikan mazbah sehingga percakapan berakhir dengan pengertian dan konflik pun dapat dihindari (30).


Dalam menghadapi suatu masalah, sangat bijaksana jika kita mau bertanya tanpa menuduh atau menghakimi, dan mau mendengarkan dengan empati. Mari kita belajar agar dapat berkomunikasi secara efektif. [ABL]









Pesta Bona Taon Sinaga









Tidak ada komentar:

Posting Komentar