*“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”*
📖 *1 Tesalonika 5:18*
Kisah hidup Horatio Spafford adalah salah satu gambaran terdalam tentang iman dan ucapan syukur di tengah kehilangan.
Spafford adalah seorang pengacara sukses. Namun dalam waktu yang tidak lama, hidupnya dilanda berbagai tragedi. Usahanya hancur karena kebakaran besar, dan tidak lama kemudian, keempat anak perempuannya meninggal dalam kecelakaan kapal di tengah laut.
Bayangkan kehilangan sebesar itu—sebuah pukulan yang bisa menghancurkan siapa pun.
Saat menyusul istrinya yang selamat, kapal yang ditumpanginya melewati lokasi di mana anak-anaknya meninggal. Di tempat itulah, Spafford menulis lagu yang sangat terkenal, It Is Well with My Soul.
Liriknya bukan berisi kemarahan, tetapi iman:
“Apapun keadaanku, Engkau ajarku berkata: tetaplah baik jiwaku.”
Itu bukan kata-kata kosong—itu lahir dari hati yang memilih percaya di tengah penderitaan.
Spafford tidak menyangkal rasa sakitnya, tetapi ia memilih untuk tetap bersyukur dan percaya kepada Tuhan. Inilah kuasa kebangkitan itu—memberi damai yang melampaui keadaan.
Setelah Paskah, kita diingatkan bahwa ucapan syukur bukan karena keadaan selalu baik, tetapi karena Tuhan selalu baik.
✝️ *UCAPAN SYUKUR ADALAH TANDA IMAN DI TENGAH SEGALA KEADAAN*
✅ *HATI YANG TETAP BERSYUKUR*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar