H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Rabu, 22 April 2026

Renungan Do Ut Des

 Santapan Harian

Do Ut Des 

Hakim-hakim 8:4-21 


Menurut situs Bibliopedia, "Do ut des" adalah frasa Latin yang secara harfiah artinya, "Aku memberi agar kamu memberi". Ini adalah prinsip barter dalam hubungan sosial ekonomi. Maka, dapat dianggap wajar apabila seseorang mengharapkan imbalan dari kebaikan yang ia berikan kepada orang lain.


Bacaan kali ini menceritakan kelanjutan kisah perjuangan Gideon dalam mengalahkan bangsa Midian. Gideon bersama pasukannya mengejar dua raja Midian yang melarikan diri, yaitu Zebah dan Salmunah.


Dalam pengejaran itu, mereka mengalami kelelahan (4). Gideon meminta bantuan makanan kepada orang Sukot, tetapi para pemuka Sukot menolak dengan alasan bahwa Gideon belum berhasil menangkap kedua raja itu (5-6). Setelah itu, Gideon juga menerima penolakan yang sama dari orang Pnuel (8).


Apa tanggapan Gideon? Gideon berkata bahwa ia akan mencabik tubuh para pemuka Sukot dan merobohkan menara orang Pnuel (7, 9). Gideon benar-benar melakukan niatnya itu, bahkan membunuh orang-orang di Pnuel (15-17).


Kita dapat menilai peristiwa ini dari berbagai sisi. Mungkin kita mengkritik ketidakpedulian orang Sukot dan Pnuel atau mencela kekejaman Gideon. Namun, kita juga dapat menilai bahwa Gideon dan masyarakat umumnya saat itu hidup dalam sistem sosial yang membalas kejahatan dengan kejahatan, dan membalas kebaikan dengan kebaikan.


Ini adalah prinsip "Mata ganti mata, gigi ganti gigi" (lih. Kel 21:24; Im 24:20; Ul 19:21). Prinsip ini bertujuan untuk menegakkan keadilan, tetapi orang sering menggunakannya untuk menuntut balasan atau mengharapkan imbalan.


Oleh karena itu, Yesus mengajarkan prinsip yang sebaliknya: janganlah melawan jika orang lain berbuat jahat kepada kita (lih. Mat 5:38-42). Jadi, kita tidak perlu bertanya: Apakah penolakan harus dibalas dengan penolakan juga? Keburukan apa pun yang dilakukan orang terhadap kita, Yesus mengajar kita untuk proaktif membalasnya dengan melakukan kebaikan, dan tidak memikirkan balasan apa yang akan diberikan orang kepada kita (Mat 7:12). [LRS]















Tidak ada komentar:

Posting Komentar