Santapan Harian
Teosentris
1 Korintus 1:4-9
Seberapa sering Anda mengucap syukur? Dari sekian kali kita bersyukur, mari kita ingat-ingat lagi: apa yang membuat kita bersyukur? Biasanya, pengalaman hidup kitalah yang menjadi alasan dari ucapan syukur yang kita naikkan kepada Allah, seperti "Aku bersyukur karena aku ...". Dengan kata lain, fokusnya masih terletak pada diri kita.
Ketika Paulus mengucap syukur, fokusnya terletak pada pribadi Allah sendiri, yang telah memberikan anugerah keselamatan dalam Kristus Yesus (4). Allah juga yang telah memperkaya jemaat-Nya di Korintus melalui karunia rohani, khususnya dalam hal perkataan dan pengetahuan (5). Dengan inilah mereka bersaksi bukan tentang diri mereka, melainkan Kristus (6). Kesetiaan Allah akan terus meneguhkan jemaat untuk hidup sebagai umat-Nya yang kudus (7-9).
Secara tidak langsung, Paulus mengingatkan jemaat Allah di Korintus bahwa keberadaan mereka berasal dari Allah, termasuk karunia rohani yang mereka miliki selama ini. Tidak ada alasan bagi mereka untuk menyombongkan diri.
Selain itu, Paulus juga menekankan bahwa tujuan dari segala sesuatu yang Allah berikan kepada mereka adalah kesempurnaan sebagai umat Allah yang kudus.
Paulus membawa nuansa ucapan syukur yang paling esensial dan mendasar, yakni pribadi Allah sebagai satu-satunya dasar ucapan syukur orang percaya. Semua ucapan syukur kita berpusat pada Yesus Kristus, Tuhan kita.
Setiap kali kita bersyukur, kita ingat akan anugerah keselamatan Allah yang membuat kita tidak kekurangan sedikit pun dalam karunia-Nya, bahwa semua kemampuan dan keahlian yang kita miliki berasal dari-Nya. Apa pun yang kita lewati selama ini, baik dan buruk, menyenangkan atau menyusahkan, semua itu adalah bagian dari peneguhan Allah atas kesempurnaan yang dikerjakan-Nya dalam hidup kita.
Bukan hal baik atau hal buruk yang membuat kita mengucap syukur kepada Allah, melainkan Allah sendiri. Ucapan syukur yang berpusat pada Allah (teosentris) akan memampukan kita hidup berkenan di hadapan Allah. [MAR]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar