H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Kamis, 05 Februari 2026

Renungan Allah yang Melukai dan Menyembuhkan

 Santapan Harian

Allah yang Melukai dan Menyembuhkan 

Ulangan 32:26-43 


Bagian sebelumnya dari nyanyian yang menjadi saksi menunjukkan betapa umat tidak setia di tengah kesetiaan Allah. Maka dari itu, Allah akan menghukum umat-Nya.


Namun, Allah tidak akan menghabiskan umat secara total karena tidak mau musuh umat berpikir mereka yang melakukan semua itu dan berbangga di dalamnya (26-27). Allah kemudian menyatakan bahwa umat-Nya tidak bijaksana, tidak mengerti bahwa kekalahan mereka adalah karena Gunung Batu mereka yang menjual mereka, TUHAN yang menyerahkan mereka ke dalam tangan musuh mereka (30).


Namun, untungnya walaupun Allah sendiri yang menyerahkan umat kepada musuh mereka, Allah kemudian akan memberikan keadilan dan berbelas kasihan kepada umat-Nya yang telah tidak berdaya ditindas oleh musuh mereka (36). Allah berkata, "... Tidak ada Allah kecuali Aku. Akulah yang mematikan dan menghidupkan, Aku telah melukai dan Aku akan menyembuhkan, tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku" (39).


Allah Mahakuasa berarti tidak ada kuasa apa pun di bumi maupun di langit yang dapat memberikan malapetaka kepada umat Allah, kecuali Allah sendiri yang memberikannya. Karena itu, ketika malapetaka atau penderitaan terjadi dalam hidup kita, baik sebagai hukuman atas ketidaksetiaan kita, ataupun sebagai bagian pembentukan diri kita oleh Allah (ingat kisah Ayub), kita perlu mendekat kepada Allah untuk mengerti apa yang Ia mau kita lakukan.


Allah pasti memberikan semua kesulitan itu dalam kebaikan-Nya, yaitu supaya kita bertobat atau dibentuk menjadi makin serupa dengan Kristus (bdk. Rm 8:28-29). Keadilan dan belas kasihan-Nya membuat Allah yang melukai umat-Nya, akan menyembuhkan mereka juga pada waktunya.


Apa pun yang terjadi, terutama ketika kita sedang didisiplinkan oleh Allah yang mengasihi kita sebagai anak-Nya (bdk. Ibr.12:5-8), marilah kita tetap berharap kepada-Nya. Allah yang telah melukai kita adalah Allah yang juga akan menyembuhkan kita. Pemulihan pasti ada ketika kita mau datang mendekat kepada-Nya. [INT]















Keren Hasil Panen


Tidak ada komentar:

Posting Komentar