*“Tetapi aku akan menantikan TUHAN, yang menyembunyikan wajah-Nya… aku hendak mengharapkan Dia.”*
📖 *Yesaya 8:17*
George Müller dikenal sebagai seorang yang hidup dengan iman yang luar biasa. Ia mengelola panti asuhan tanpa meminta-minta kepada siapa pun. Ia hanya berdoa dan percaya kepada Tuhan.
Suatu pagi, di panti asuhan itu: tidak ada makanan sama sekali, tidak ada uang, anak-anak sudah siap untuk sarapan. Secara logika, tidak ada harapan.
Namun Müller berkata kepada anak-anak untuk tetap duduk di meja makan dan berdoa mengucap syukur.
Tidak lama kemudian, terdengar ketukan di pintu. Seorang tukang roti datang dan berkata bahwa ia merasa Tuhan mendorongnya untuk membuat roti bagi mereka.
Lalu tidak lama setelah itu, seorang penjual susu datang karena keretanya rusak tepat di depan panti, dan ia memutuskan memberikan susu itu kepada mereka. Di saat tidak ada apa-apa, Tuhan bekerja.
Sabtu Sunyi adalah hari yang sering “terlewatkan” Setelah Jumat Agung—Yesus mati. Namun kebangkitan belum terjadi. Ini adalah hari tanpa mujizat, tanpa jawaban dan tanpa kepastian yang terlihat.
Bagi murid-murid, ini adalah hari penuh kebingungan, kesedihan dan keheningan. Seolah-olah Tuhan diam. Namun justru di hari itulah, Tuhan sedang bekerja secara tersembunyi.
Dalam hidup kita, kita juga mengalami “Sabtu Sunyi” doa belum dijawab, pertolongan belum terlihat dan situasi belum berubah. kita bertanya: “Tuhan, Engkau di mana?” Namun iman sejati adalah tetap percaya meskipun kita tidak melihat apa-apa.
Seperti George Müller, kita belajar tetap percaya, tetap berharap dan tetap bersyukur, Karena Tuhan tidak pernah berhenti bekerja, meskipun kita tidak melihat-Nya.
Jika hari ini terasa sunyi, jangan putus asa. Tetaplah percaya. Tetaplah berharap. Tetaplah menantikan Tuhan. Karena setelah Sabtu, akan ada Minggu kebangkitan.
✝️ *Dalam keheningan, Tuhan tetap bekerja mempersiapkan mujizat*
✅ *Tetap Percaya di Tengah Keheningan*

*Dalam keheningan, Tuhan tetap bekerja mempersiapkan mujizat*
BalasHapusJika hari ini terasa sunyi, jangan putus asa. Tetaplah percaya. Tetaplah berharap. Tetaplah menantikan Tuhan. Karena setelah Sabtu, akan ada Minggu kebangkitan.
BalasHapus