H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 07 Maret 2026

Renungan Jangan Lupakan Tuhan

 Santapan Harian

Jangan Lupakan Tuhan 

Yosua 22:1-8 


Salah satu godaan besar dalam perjalanan iman orang Kristen adalah ketika kita mengalami kesuksesan, sering kali kita tergoda untuk melupakan Tuhan dan mengandalkan diri sendiri. Sewaktu kita bergumul dalam kekurangan, mungkin kita selalu datang kepada Tuhan memohon pertolongan-Nya. Tetapi, setelah Tuhan menjawab doa-doa kita dan memberi kelimpahan, apakah kita tetap ingat Tuhan dan bersandar pada-Nya?


Setelah bangsa Israel memasuki tanah Kanaan, TUHAN memenuhi janji-Nya kepada mereka untuk menikmati kelimpahan, kenyamanan, dan yang paling penting, ketenteraman hidup (lih. 21:43-45). Sesuai dengan janji TUHAN, Yosua telah membagikan seluruh tanah perjanjian itu kepada suku-suku Israel. Demikian juga orang Ruben, Gad, dan Manasye yang setengah itu, telah menerima bagian mereka masing-masing seperti yang telah dijanjikan TUHAN melalui Musa (1-4, 7).


Akan tetapi, hal yang menarik adalah di tengah-tengah berkat secara materi yang sedang mereka nikmati


ini, Yosua mengingatkan mereka untuk tetap ingat dan tidak melupakan Tuhan. Yosua kembali mengingatkan orang Ruben, Gad, suku Manasye dan seluruh orang Israel untuk berpegang pada pesan penting Musa kepada mereka. Pesan penting tersebut adalah bahwa mereka harus tetap setia kepada Allah yang dilandaskan pada kasih kepada TUHAN (5).


Yosua mengingatkan bangsa Israel perihal tanggung jawab rohani mereka. Allah telah membuktikan kesetiaan dan kasih-Nya kepada bangsa Israel, kini Yosua menuntut mereka untuk menunjukkan kesetiaan dan kasih mereka dengan melakukan firman dan kehendak-Nya.


Renungkanlah betapa besar kasih dan kesetiaan Tuhan dalam kehidupan kita. Tuhan telah memberikan berkat rohani terbesar dengan mati untuk kita. Ia juga memberikan berkat jasmani dengan terus memelihara hidup kita sehingga kita bisa tetap hidup sebagaimana adanya kita hari ini. Karena itu, marilah kita juga setia dan mengasihi-Nya. Jangan melupakan Tuhan apa pun keadaan kita. [ABL]



Baca Gali Alkitab 10


Yosua 22:1-8


Setelah penderitaan panjang di padang gurun dan sengketa perebutan tanah, Yosua menghimpun suku Ruben, Gad, dan setengah Manasye di Sikhem untuk mengingatkan satu hal pokok: meski mereka sudah menerima warisan tanah di seberang Yordan, tugas utama mereka-memelihara hukum Musa dan setia kepada TUHAN-tidak boleh kendur.


Dengan tabut perjanjian di antara imam-imam, Yosua menegaskan pentingnya ketaatan dan kasih ("mengasihi TUHAN Allahmu dan berjalan di segala jalan-Nya"), memberi berkat, lalu mengutus mereka pulang dengan sukacita. Pesan ini menegaskan bahwa rest time bukan alasan untuk lalai, melainkan momen berharga untuk memperdalam komitmen akan panggilan terbesar.


Apa saja yang Anda baca?

1. Siapa yang Yosua panggil dan apa yang ia katakan kepada mereka? (1-5)

2. Apa yang Yosua lakukan kemudian? (6-8)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Dari kisah ini, pelajaran apa yang dapat membantu Anda mengelola potensi konflik internal di tengah pekerjaan bersama?

2. Dalam melayani, langkah apa yang bisa Anda ambil agar tetap berfokus pada pekerjaan Tuhan, tanpa tergoda "jalan lain"?

3. Bagaimana keyakinan bahwa "Tuhan menyertai kita" memberi pengharapan konkret dalam pelayanan kita hari ini?


Apa respons Anda?

1. Untuk hal apa saja Anda ingin mengucap syukur kepada Tuhan hari ini?

2. Apa yang perlu Anda akui dan mohon ampun lewat pengakuan dosa?


Pokok Doa:

Meneguhkan visi jemaat untuk menjaga nilai kebenaran dan kasih Allah di dalam hidup bersama umat yang berbeda iman.













2 komentar:

  1. Meneguhkan visi jemaat untuk menjaga nilai kebenaran dan kasih Allah di dalam hidup bersama umat yang berbeda iman.

    BalasHapus
  2. Karena itu, marilah kita juga setia dan mengasihi-Nya. Jangan melupakan Tuhan apa pun keadaan kita.

    BalasHapus