H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 21 Maret 2026

Renungan Kasih dan Janji yang Pasti

 Santapan Harian

Kasih dan Janji yang Pasti 

Yohanes 14:1-14 


Era yang kita jalani saat ini membuat manusia hidup dalam ketidakpastian akan masa depan. Ada tantangan hidup karena perubahan dunia sekitar dan ada pergumulan iman di tengah berbagai konten media sosial yang begitu terbuka dalam hal kerohanian. Bagaimana kalau kita kehilangan arah dan pegangan hidup karenanya?


Dalam perikop kita Yesus memberikan penghiburan kepada murid-murid-Nya, "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku"


Yesus memberikan kata-kata menghibur dengan menegaskan bahwa Dialah satu-satunya jalan kepada Bapa: "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (6). Filipus meminta untuk melihat Bapa, tetapi Yesus menegaskan bahwa mengenal Dia berarti mengenal Bapa. Dari pernyataan Yesus kita pun menerima janji yang pasti bahwa di dalam Yesus kita tidak hanya menemukan penghiburan, tetapi juga keselamatan, dan kepastian hidup kekal. Kehidupan kekal bersama Allah telah dipersiapkan bagi mereka yang percaya. Selain itu, Yesus menjanjikan kuasa dalam nama-Nya, di mana setiap doa yang dipanjatkan dengan iman akan dikabulkan sesuai dengan kehendak Bapa.


Kasih Yesus dinyatakan melalui janji-Nya yang pasti. Dia tidak hanya memberi penghiburan, tetapi juga menyediakan jalan menuju keselamatan karena Dialah Jalan Keselamatan itu. Percaya kepada-Nya membawa kedamaian, bahkan di tengah situasi sulit. Janji-Nya bukan sekadar kata-kata, melainkan kepastian yang dapat dipercaya karena berasal dari pribadi yang setia.


Sebagai pengikut Kristus, kita diajak untuk hidup dalam iman dan tidak dikuasai kegelisahan. Hidup dalam dunia yang serba tidak pasti, sebagai murid Yesus, kita memiliki satu kepastian, yaitu keselamatan kekal. Kita dapat bersandar pada janji Yesus bahwa Dia menyediakan tempat bagi kita, menyertai kita, dan menjawab doa-doa kita. Marilah kita memercayakan hidup kita kepada Yesus yang mengasihi kita sebagai murid dengan janji-Nya yang pasti. [RGD]



Baca Gali Alkitab 12


Yohanes 14:1-14


Dalam Yohanes 14:1-14, Yesus memulai dengan menenangkan murid-murid yang gelisah: "Janganlah gelisah hatimu. Percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku" (1). Di tengah ketidakpastian, Yesus memberikan jaminan bahwa kita memiliki tempat di rumah Bapa, ruang penuh damai dan kasih yang siap menyambut setiap jiwa yang lelah.


Dia bukan sekadar berjanji; Dia sendiri adalah jalan untuk melewati kegelapan, Sang Kebenaran yang memimpin kita keluar dari kebohongan dunia, dan sumber hidup yang memampukan kita berani melangkah hari demi hari.


Apa saja yang Anda baca?

1. Apa yang Yesus lakukan untuk menenangkan para murid? (1-3)

2. Apa yang Yesus katakan perihal jalan dan kebenaran dan hidup? (4-7)

3. Apa yang Yesus percakapkan dengan Filipus? (8-11)

4. Apa yang Yesus katakan perihal pekerjaan yang lebih besar dan permintaan di dalam nama-Nya? (12-14)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Dari pernyataan Yesus tentang siapa Diri-Nya, bagaimana Anda sendiri akan menyimpulkannya?

2. Dalam dialog-Nya dengan Filipus (8-11), Yesus menegaskan keintiman hubungan antara Bapa dan Anak. Bagaimana contoh komunikasi terbuka ini mengilhami Anda untuk memperdalam cara Anda berkomunikasi dengan Tuhan dan sesama?


Apa respons Anda?

1. Apa tanggapan konkret Anda yang akan Anda lakukan setelah mengetahui bahwa Yesus adalah "jalan, kebenaran, dan hidup"?

2. Yesus menantang Filipus dengan mengatakan bahwa jika ia meminta sesuatu kepada-Nya dalam nama-Nya, Dia akan melakukannya. Jika Anda sendiri yang ditantang, percayakah Anda, dan apa tanggapan Anda?


Pokok Doa:

Memohon Tuhan menguatkan iman kita sehingga kita makin percaya bahwa Dia akan memberi apa yang kita minta.









Taman Raya Bogor


2 komentar:

  1. Memohon Tuhan menguatkan iman kita sehingga kita makin percaya bahwa Dia akan memberi apa yang kita minta.

    BalasHapus
  2. Yesus menantang Filipus dengan mengatakan bahwa jika ia meminta sesuatu kepada-Nya dalam nama-Nya, Dia akan melakukannya. Jika Anda sendiri yang ditantang, percayakah Anda, dan apa tanggapan Anda?

    BalasHapus