Santapan Harian
Dosa yang Membawa Ujian dalam Hidup
Hakim-hakim 3:1-6
Dosa membawa konsekuensi negatif yang harus kita tanggung. Mungkin kita bertanya-tanya; Mengapa Allah Yang Mahakuasa tidak menghapus saja konsekuensi tersebut? Sebenarnya, Allah kadang membiarkan konsekuensi itu tetap terjadi untuk menjadi ujian dalam hidup kita seperti dalam nas hari ini.
Sebelumnya kita sudah melihat bagaimana masing-masing suku tidak menghalau semua orang Kanaan seperti yang Allah perintahkan. Nas hari ini dimulai dengan pernyataan: "Inilah bangsa-bangsa yang dibiarkan TUHAN tinggal agar melalui mereka Ia mencobai orang Israel" (1).
Dua kali dikatakan bahwa Allah mencobai pada ayat 1 dan orang Israel dicobai pada ayat 4. Pengulangan ini menunjukkan penekanan bahwa Allah dengan sengaja membiarkan bangsa-bangsa asing itu hidup bersama dengan bangsa Israel sebagai cobaan bagi mereka.
Cobaan pertama bertujuan untuk melatih generasi yang belum pernah mengalami peperangan di Kanaan untuk berperang, yakni untuk menumbuhkan keberanian dan kekuatan dalam menjalankan perintah-Nya.
Cobaan kedua bertujuan untuk membuktikan apakah mereka mendengarkan perintah yang Ia berikan kepada nenek moyang mereka dengan perantaraan Musa (3-4).
Sayangnya, dalam cobaan yang kedua ini, mereka gagal. Mereka tinggal di antara orang Kanaan, saling menikahkan anak-anak mereka dengan orang Kanaan, dan beribadah kepada ilah orang Kanaan (5-6).
Kata cobaan di sini adalah sinonim untuk ujian, dan kata yang dipakai dalam bahasa Ibrani bisa berarti ujian. Kita melihat, Allah memakai akibat dari ketidaktaatan sebagai ujian selanjutnya.
Kita tidak sempurna dan tetap berdosa. Dengan demikian, kita harus hati-hati dan menyiapkan diri untuk menerima ujian dan cobaan karena dosa kita yang sebelumnya. Satu kesalahan yang kita lakukan dapat menyebabkan rentetan ujian dalam kehidupan. Marilah kita berupaya untuk mempersiapkan diri supaya kita dapat berhasil dalam ujian-ujian yang bisa muncul dalam hidup kita. [INT]

Kita tidak sempurna dan tetap berdosa. Dengan demikian, kita harus hati-hati dan menyiapkan diri untuk menerima ujian dan cobaan karena dosa kita yang sebelumnya.
BalasHapusAmen
BalasHapus