*“Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.”*
📖 *Kisah Para Rasul 2:43*
Habis Pentakosta, Kisah Para Rasul jadi buku yang penuh mukjizat. Petrus dan Yohanes sembuhkan orang lumpuh di pintu Gerbang Indah. Bayangan Petrus menyembuhkan orang sakit. Paulus usir roh jahat. Tabita dibangkitkan.
Kenapa? Karena Yesus naik ke sorga bukan untuk berhenti bekerja. Dia naik supaya kerja lewat tubuh-Nya — yaitu kita.
**Mukjizat bukan tujuan. Mukjizat adalah tanda.** Tanda bahwa Kerajaan Allah sudah datang. Tanda bahwa Yesus hidup. Tanda bahwa nama-Nya berkuasa. Petrus bilang: “Dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Kis 3:6
**Smith Wigglesworth**, seorang tukang ledeng dari Inggris yang buta huruf, dipakai Tuhan luar biasa setelah dipenuhi Roh Kudus tahun 1907.
Suatu kali dia dipanggil ke rumah seorang wanita yang sudah mati. Tubuhnya kaku, sudah disiapkan untuk dikubur.
Wigglesworth masuk kamar, tarik mayat itu dari tempat tidur, sandarkan ke dinding, lalu teriak: “Dalam nama Yesus, keluar!” Lalu dia pukul mayat itu.
Orang-orang panik. Tapi tiba-tiba wanita itu batuk, hidup lagi, dan sembuh total.
Dia pernah berdoa untuk orang lumpuh 20 tahun — langsung jalan. Orang tuli — langsung dengar. Kanker — hilang. Dia tidak pernah sembuhkan siapa-siapa. Dia selalu bilang: “Saya tidak bisa sembuhkan lalat. Tapi Yesus bisa. Dan Dia hidup di dalam saya.”
Rahasia Wigglesworth? Dia baca Alkitab 1 jam sebelum sarapan, dan tidak pernah berdoa lebih dari 15 menit tanpa berkata: “Saya percaya.”
*Tuhan tidak pensiun setelah Kisah Para Rasul pasal 28.* Masalahnya bukan Tuhan tidak mau bikin mukjizat. Masalahnya kita lebih nyaman khotbah tentang mukjizat daripada percaya untuk mukjizat.
Roh Kudus turun bukan supaya gereja jadi klub diskusi. Dia turun supaya dunia lihat bahwa Yesus hidup dan berkuasa.
✝️ *PENTAKOSTA TANPA KUASA HANYA SEJARAH. PENTAKOSTA DENGAN KUASA JADI KESAKSIAN*
✅ *BERANI BERDOA DALAM NAMA YESUS UNTUK HAL YANG MUSTAHIL HARI INI*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar