Santapan Harian
Raja yang Dikuasai Roh
1 Samuel 11
Ketika ada ancaman bahaya terhadap teman kita atau orang-orang di sekitar kita, kira-kira apa yang akan kita lakukan?
Saat Nahas, orang Amon mengepung Yabes-Gilead, dan bersedia mengikat perjanjian asalkan mata kanan orang Yabes dicungkil, maka tua-tua Yabes memohon kelonggaran selama tujuh hari. Dalam jangka waktu itu, mereka meminta bantuan kepada suku-suku Israel yang lain. Mendengar ancaman bangsa Amon atas orang Yabes, mereka semua menangis (1-4).
Tangisan mereka membuat Saul bertanya. Setelah ia mendengar kejadian yang dialami Yabes-Gilead, Roh Allah menguasainya dan amarahnya bangkit dengan dahsyat (5-6).
Saul mengambil lembu, memotong-motongnya, dan mengirimkannya ke semua suku Israel. Ia memberi perintah keras supaya semua suku bersatu menolong Yabes-Gilead. Ada 300.000 orang Israel dan 30.000 orang Yehuda yang berkumpul (7-8). Mereka menerobos ke perkemahan musuh dan mengalahkan bangsa Amon. Akhirnya, orang-orang Amon mati dan tercerai-berai (11).
Ketika Roh Tuhan menyertai raja yang dipilih-Nya, raja itu akan diberi hikmat dan kuasa untuk menyatukan dan menggerakkan hati rakyatnya sehingga mereka bersatu padu melawan musuh. Dengan tegas dan berani, Saul memimpin bangsanya untuk mengalahkan ancaman penindasan. Jiwa kepemimpinannya teruji.
Sebagai pelajaran, jika Roh Tuhan ada di hati kita, sangat tidak senang dan marahlah hati kita saat kita melihat atau mendengar terjadinya penindasan. Roh Tuhan akan selalu menggerakkan kita untuk membenci kejahatan, membela keadilan, dan menolong korban penindasan. Berefleksilah, masih terasakah dorongan Tuhan dalam diri kita untuk melawan dosa, menyatakan kebenaran, dan menolong mereka yang tertindas? Jika dorongan-Nya terasa melemah, lakukan evaluasi pada ketaatan kita pada firman Tuhan.
Dengan taat dan patuh kepada Tuhanlah, Ia akan membangkitkan keberanian kita dan juga orang-orang di sekitar kita untuk maju. Dengan penuh kuasa Tuhan akan mengadakan penyelamatan. [NRG]
![]() |
| Acara DWP (Setelah 6 Bulan ... ) |



Dengan taat dan patuh kepada Tuhanlah, Ia akan membangkitkan keberanian kita dan juga orang-orang di sekitar kita untuk maju.
BalasHapusAmen
BalasHapus