H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 04 Juli 2026

Renungan Jangan Bertindak Bodoh

 Santapan Harian

Jangan Bertindak Bodoh! 

1 Samuel 13:1-22 


Semua orang ingin dipuji sebagai orang bijak. Namun, apakah semua orang bijak?


Sudah dua tahun lamanya Saul memerintah Israel dan memimpin pasukan perang. Yonatan mengalahkan pasukan Filistin, dan Saul langsung memberitakannya ke semua rakyat Israel dengan sangkakala. Ini mendatangkan kemarahan orang Filistin dan serangan besar atas Israel di Mikhmas (1-5).


Karena terjepit, banyak rakyat Israel bersembunyi dan melarikan diri. Sementara itu, Saul dan rakyat yang mengikutinya masih menunggu Samuel di Gilgal. Setelah tujuh hari, Saul menjadi resah sehingga ia bertindak sendiri dengan mempersembahkan kurban bakaran dan kurban keselamatan (6-9).


Setelah selesai, Samuel datang dan menegur Saul yang tidak sabar menunggu. Ada keangkuhan dalam hati Saul sebagai raja, seolah-olah tanpa Samuel pun ia bisa memohon perkenanan TUHAN. Kata Samuel, "Sungguh bodoh tindakanmu itu!" (13). Saul tidak menaati perintah TUHAN sehingga TUHAN tidak akan mengokohkan kerajaannya, dan akan mencari seorang yang berkenan di hati-Nya sebagai pemimpin umat-Nya (13-14).


Tindakan yang Saul pikir bijak adalah tindakan bodoh. Meskipun Saul adalah raja yang dipilih TUHAN dan diberi Roh sehingga ia dapat memerintah Israel dengan bijak, namun akibat kebodohannya yang melawan TUHAN, TUHAN pun tidak lagi berkenan kepadanya.


Hati-hatilah, upaya kita untuk bertindak bijak menurut pandangan kita sendiri belum tentu benar di hadapan Tuhan, bahkan dapat berujung pada tindakan bodoh yang tidak Tuhan perkenan dan sangat merugikan kita. Akhirnya, bukannya mengikuti rancangan Tuhan yang benar, kita malah menyimpang dari Tuhan dan memutuskan pengharapan akan masa depan.


Sekali-kali janganlah kita menganggap diri kita serba bisa. Sehebat dan sebesar apa pun keberhasilan yang kita capai, kita tetaplah manusia yang seharusnya taat kepada Allah. Dengarkanlah firman-Nya dan jadilah bijak, supaya dalam kesempitan sekalipun, kita tetap setia kepada Tuhan. [NRG]



Baca Gali Alkitab 1


1 Samuel 13:1-22


Dalam keadaan baik-baik saja, mungkin kita dapat berpikiran matang dan berpikir dengan tenang, sehingga cukup besar peluang kita untuk melakukan tindakan yang bijak. Namun, bagaimana jika kita berada dalam kesempitan? Jika kita harus mengambil keputusan selagi lawan mendekat dan kawan mendesak, bisakah kita menghindari dosa dan menaati perintah Tuhan? Atau, akankah kita mengulang kebodohan yang sama seperti Saul?


Apa saja yang Anda baca?

1. Berapa lama Saul menjadi raja, dan apa yang ia lakukan? (1-2)

2. Apa yang Yonatan dan Saul lakukan? (3-4)

3. Apa yang orang Filistin lakukan, lalu apa reaksi rakyat Israel dan Saul? (5-7)

4. Mengapa Saul menunggu, dan apa tindakannya? (8-9)

5. Apa yang terjadi ketika Samuel muncul? (10-12)

6. Apa teguran Samuel kepada Saul? (13-14)

7. Bagaimana Saul memimpin barisan rakyatnya, dan bagaimana orang Filistin maju menyerang? (15-18)

8. Apa strategi orang Filistin dan apa akibatnya? (19-22)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Mengapa Saul melakukan tindakan yang Samuel sebut sebagai tindakan bodoh?

2. Apa yang harus kita miliki agar kita dapat bertindak bijak dan tidak bertindak bodoh?

3. Seberapa besar kebodohan dan ketidaktaatan yang sebenarnya kita lakukan jika kita bertindak sendiri?

4. Apa yang semestinya kita lakukan jika kita bertindak bodoh?


Apa respons Anda?

1. Apa saja tindakan bodoh yang barangkali pernah Anda lakukan, dan bagaimana sikap Anda agar tidak mengulanginya?

2. Bagaimana Anda akan berdoa agar Tuhan terus mengajar dan memimpin Anda untuk tetap bijak dalam segala keadaan?


Pokok Doa:

Memohon penguatan dari Tuhan agar kita percaya Dia sepenuhnya dan selalu setia kepada-Nya.













2 komentar:

  1. Memohon penguatan dari Tuhan agar kita percaya Dia sepenuhnya dan selalu setia kepada-Nya.

    BalasHapus