*Love As a Lighthouse*
[Kasih Sebagai Mercusuar]
*1 Korintus 16:14,* _"Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih!"_
Beberapa kata kunci ayat ini: ada kata *Πάντα (Panta) =* segala sesuatu, semuanya, tanpa pengecualian. Lalu ada kata *ὑμῶν (hymōn) =* milikmu atau yang kamu lakukan. Kemudian ada kata *ἐν (en) =* di dalam, menunjukkan bahwa kasih adalah suasana, dasar, atau lingkungan dari setiap tindakan. Selanjutnya ada kata *ἀγάπῃ (agapē) =* kasih agape, yaitu kasih yang rela berkorban, tidak mementingkan diri, dan mengutamakan kebaikan orang lain. Ini sebagai kasih yang menjadi ciri pengajaran Kristus. Dan juga ada kata *γινέσθω (ginesthō) =* hendaklah terjadi, biarlah dilakukan, sebuah bentuk perintah yang mengajak setiap tindakan terus-menerus diwujudkan dalam kasih. Jadi ayat ini bukan sekadar mengajarkan untuk bersikap baik, tetapi menegaskan bahwa setiap perkataan, keputusan, pelayanan, pekerjaan, dan hubungan dengan sesama harus didorong oleh kasih yang tulus. Dalam konteks pasal 16, Rasul Paulus sedang memberikan berbagai nasihat praktis kepada jemaat. Setelah berbicara tentang keberanian, keteguhan, dan kekuatan (ayat 13), ia menambahkan bahwa semua itu harus dilakukan dalam kasih, sehingga keberanian tidak berubah menjadi kekerasan, dan ketegasan tidak berubah menjadi kesombongan.
Kata _Kasih_ *(agapē)* menjadi motivasi, cara, dan tujuan dari setiap tindakan orang percaya. Sebagai penerapannya: _pertama,_ *Melayani dengan motivasi kasih, bukan mencari pujian.* Saat melayani di gereja, keluarga, atau masyarakat, fokus utamanya bukanlah pengakuan atau penghargaan, melainkan kerinduan untuk memuliakan Tuhan dan membangun sesama. _Kedua, tetap *Berbicara dengan kasih, sekalipun harus menyampaikan kebenaran.* Kasih tidak berarti menghindari kebenaran, namun menyampaikan kebenaran dengan sikap yang lembut, menghormati, dan bertujuan memulihkan, bukan melukai. Dan _ketiga,_ dengan *Mengambil setiap keputusan dengan mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain.* Sebelum bertindak atau berbicara, bertanyalah: _Apakah tindakan ini mencerminkan kasih Kristus? Apakah ini membangun, menolong, dan membawa damai bagi sesama?_ Maka dengan demikian, kasih menjadi dasar dalam pekerjaan, keluarga, pelayanan, maupun kehidupan sehari-hari. Inti pesan dari 1 Korintus 16:14 adalah bahwa kasih bukan hanya salah satu perbuatan orang percaya, melainkan prinsip yang harus melandasi seluruh kehidupan. Apa pun yang dilakukan, sekecil apa pun, hendaknya dilakukan di dalam kasih yang mencerminkan karakter Kristus.
Jelas bahwa, Alkitab menyatakan untuk kita melakukan segala sesuatu seperti melakukannya untuk Tuhan. Sebagaimana yang apapun kita perbuat, mari memperbuatnya semua dengan yang terbaik, karena Tuhan telah melakukan segalanya atas kita. Kondisi yang menyebalkan atau segala hal yang tidak menyenangkan, kesemuanya itu sebagai problema berikutnya. Akan tetapi yang terpenting lakukanlah yang terbaik dahulu serta apa yang dilakukan tersebut akan dapat memuliakan Tuhan. Dan selebihnya kita akan melihat Tuhan bekerja dengan dahsyat dan luar biasa, sebab Tuhan sangat menghargai apa yang kita lakukan untuk Dia. Sehingga dengan kasih sebagai mercusuar yang memberkati serta memampukan dalam melakukan aksi nyata. Dan kasih bukan sekadar emosi, tetapi keputusan untuk mengutamakan Allah dan melayani sesama melalui tindakan yang nyata. Augustine of Hippo memaknai kasih kepada Allah dan sesama akan membimbing setiap tindakan agar sesuai dengan kehendak Tuhan. Augustine menyatakan, _"Love, and do what you will"_ [Kasihilah, maka apa pun yang engkau lakukan akan diarahkan oleh kasih].
*SEMANGAT PAGI & TETAP SEMANGAT*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar