H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Kamis, 22 Januari 2026

Renungan Percaya dan Taat

 Santapan Harian

Percaya dan Taat 

Yohanes 8:30-36 


Percaya kepada Kristus bukanlah langkah akhir dalam kehidupan sebagai orang percaya. Justru ini langkah awal untuk menempuh perjalanan panjang menuju kesempurnaan keselamatan yang dianugerahkan Allah.


Alkitab mencatat ada banyak orang yang percaya kepada Yesus Kristus setelah mendengarkan kesaksian tentang diri-Nya (30). Kemudian Yesus menjelaskan apa yang harus mereka lakukan setelah mereka percaya kepada-Nya (32). Namun, sebagai orang Yahudi, mereka terganggu dengan kata kemerdekaan yang dikatakan Tuhan Yesus kepada mereka. Mereka menegaskan kepada Yesus identitas mereka sebagai keturunan Abraham yang menunjukkan bahwa mereka bukanlah hamba siapa pun. Artinya, mereka tidak membutuhkan kemerdekaan itu, mereka merasa sudah merdeka oleh karena keturunan Abraham.


Orang Yahudi tersebut gagal paham mengenai kemerdekaan yang Yesus katakan. Kemudian Yesus menegaskan bahwa Ia tidak sedang berbicara mengenai status mereka, melainkan mengenai kebebasan mereka dari dosa.


Siapa pun yang berbuat dosa adalah hamba dosa. Ini berlaku sepanjang masa, termasuk di dalam kehidupan orang percaya masa kini. Dan hanya Yesus yang mampu benar-benar memerdekakan kita dari dosa.


Seperti orang Yahudi, sering kali kita mengaku percaya tetapi tidak memahami maksud kebenaran firman Tuhan. Tidak jarang kita gagal paham akan firman yang diberitakan. Kita sering kali tersinggung saat ditegur oleh firman Tuhan atau bahkan kita sering kali merasa bahwa firman yang diberitakan bukan untuk kita. Alhasil, bukan taat melakukan firman, tetapi kita justru protes kepada Allah.


Tujuan kita percaya kepada-Nya adalah untuk memperoleh kemerdekaan hidup yang sempurna. Bukan sekadar sebagai status, tetapi hidup yang diubahkan menjadi orang-orang yang benar-benar merdeka. Tidak lagi terikat dalam dosa bahkan semakin serupa dengan Kristus. Hal ini tidak akan terwujud tanpa kerendahan hati dan kesediaan untuk diubahkan oleh kebenaran firman Tuhan. [MAR]










2 komentar:

  1. Tujuan kita percaya kepada-Nya adalah untuk memperoleh kemerdekaan hidup yang sempurna.

    BalasHapus
  2. *Hidup yang dipimpin Roh Kudus membawa damai, kejelasan, dan arah yang benar.*

    BalasHapus