*“Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”*
📖 *Matius 14:27 TB*
*Danau Galilea jam 3 pagi. Gelap. Angin sakal. Ombak besar. Murid-murid mendayung 10 jam dan hanya maju 5 kilometer. Lelah, takut, dan basah kuyup.*
**Mereka tidak meminta Yesus datang. Mereka bahkan tidak berdoa. Mereka terlalu sibuk melawan ombak dengan kekuatan sendiri.**
Tetapi Yesus datang. Dan cara-Nya datang tidak masuk akal: **Ia berjalan di atas air yang justru membuat mereka takut. Masalah yang mereka takuti, justru menjadi jalan bagi Yesus untuk datang.**
Mereka berteriak: “Hantu!” **Terkadang ketika Tuhan datang dengan cara yang tidak kita mengerti, kita justru mengira itu hantu, masalah baru.**
Petrus berkata: *“Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.”* Dan Yesus berkata satu kata: *“Datanglah.”*
**Selama mata Petrus tertuju pada Yesus, air yang harusnya menenggelamkan, menjadi pijakan. Ketika ia melihat ombak, ia tenggelam. Mujizat bukan tentang air yang menjadi keras, tetapi tentang mata yang tertuju pada Yesus.**
**Paradigma yang diubah: Tuhan tidak selalu menenangkan badai terlebih dahulu. Terkadang Ia menyuruhmu berjalan di atas badai itu bersama-Nya.**
*Reinhard Bonnke*, seorang penginjil Jerman, mengalami mujizat ini di Afrika.
Tahun 1967, Bonnke adalah misionaris muda di Lesotho, Afrika. **Ia berkhotbah di gereja kecil dengan 30 orang. Miskin, dilupakan, dan hampir menyerah. Ia berdoa: “Tuhan, aku ingin menjangkau seluruh Afrika.”**
Tuhan memberinya visi: **Ia melihat benua Afrika penuh dengan darah Yesus, dari Cape Town sampai Kairo.** Teman-temannya menertawakannya: “Kamu gila. Kamu bahkan tidak bisa mengisi gereja kecilmu.”
Badai datang: Ia diusir, kekurangan uang, istrinya sakit, dan pelayanannya sepi. **Tetapi Bonnke memutuskan berjalan di atas air. Ia menyewa stadion besar untuk 10.000 orang padahal yang datang biasanya hanya 100 orang.**
Orang berkata ia hantu, sombong, gila. **Tetapi Yesus berkata: “Datanglah.”**
Dari satu langkah berjalan di atas air itu, Tuhan membawanya mengadakan KKR terbesar dalam sejarah. **Di Lagos, Nigeria, 1,6 JUTA orang datang dalam satu malam. Lebih dari 79 JUTA orang bertobat dan mengisi kartu keputusan dalam pelayanannya selama 50 tahun.**
Di akhir hidupnya ia berkata: *“Jangan berdoa agar badai berhenti. Berdoalah agar engkau berani berjalan di atas badai itu. Karena mujizat masih ada!”*
✝️ *BADAI YANG KAU TAKUTI HARI INI ADALAH JALAN YANG AKAN YESUS PAKAI UNTUK DATANG KEPADAMU*
✅ *AKSI HARI INI:* Jangan minta badai berhenti dulu. Hari ini katakan seperti Petrus: *“Tuhan, suruh aku datang kepada-Mu di atas masalah ini.”* Dan langkahkan kakimu.
🟢 *MUJIZAT MASIH ADA: BERJALAN DI ATAS AIR – DARI KETAKUTAN MENJADI JALAN*

*“Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”*
BalasHapus📖 *Matius 14:27 TB*
Amen
BalasHapus