H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 13 Juni 2026

Renungan Orang yang Berencana dan Bertuhan

 Santapan Harian

Orang yang Berencana dan Bertuhan 

1 Korintus 16:5-9 


Rasul Paulus adalah orang yang berencana (a man of plan). Bacaan hari ini membuktikan hal itu.


Dalam penutup suratnya, Paulus mengungkapkan bahwa ia akan tinggal di Efesus hingga perayaan Pentakosta, yaitu kira-kira sampai awal musim panas (8). Setelah itu, ia akan pergi dan tinggal di Makedonia sampai musim gugur (5). Selanjutnya, ia akan bergerak ke Korintus dan tinggal bersama jemaat di sana selama musim dingin (6-7a). Pada musim semi barulah Paulus dapat melanjutkan perjalanan. Pada waktu itu, ia akan pergi mengantarkan bantuan ke Yerusalem (lih. 1Kor 16:3). Demikianlah rencana pelayanannya dalam satu tahun ke depan.


Di sisi lain, Paulus adalah seorang hamba Tuhan (a man of God). Ia menundukkan dirinya kepada kehendak Tuhan dan mempersilakan Tuhan mengintervensi rencananya setiap saat. Karena itu, ia menyisipkan klausa "jika diperkenankan Tuhan" (7b).


Menyusun rencana adalah hal yang natural bagi semua manusia. Apa pun profesinya-pengusaha, dokter, guru, nelayan, tukang daging, mekanik, dan lain-lain-setiap orang selalu memiliki rencana. Kita ingin memegang kendali penuh atas agenda kehidupan kita sendiri.


Maka, menundukkan rencana atau agenda kerja kita kepada Allah adalah hal yang ajaib. Sebenarnya, kita tidak suka agenda pribadi kita diatur oleh orang lain, apalagi oleh Pribadi yang tak terlihat. Dibutuhkan iman yang sejati untuk mengakui bahwa Tuhan berdaulat atas seluruh hidup kita dan menyerahkan kendali penuh kepada-Nya.


Sikap berserah kepada Tuhan ini tidak menumpulkan kemampuan kita berencana; sebaliknya, ini menyegarkan pikiran kita untuk mengambil langkah bijak yang menguatkan hati kita terhadap perubahan rencana yang bisa terjadi. Sebagai orang Kristen yang berencana dan bertuhan, kita ingat siapa kita dan Tuhan kita.


Mungkin kita belum terbiasa berkata, "Jika Tuhan berkenan". Namun, marilah kita belajar menyisipkan kata-kata itu setiap kali kita menyusun rencana pribadi atau agenda kerja kita. [PHM]



Baca Gali Alkitab 11


1 Korintus 16:5-9


Paulus menjalankan pelayanan yang terencana. Ia memberitahukan rencana perjalanannya yang mana ia akan melewati Makedonia, lalu akan tinggal beberapa lama di Korintus, mungkin selama musim dingin. Ini memperlihatkan tanggung jawab dan transparansi. Namun, rencananya bersifat terbuka. Ia mengatakan: "jika diperkenankan Tuhan" (7); ia tunduk pada kehendak Tuhan.


Paulus juga memutuskan untuk tinggal lebih lama di Efesus karena ada pintu pelayanan penting yang terbuka untuk dimasuki. Dan Ia menunjukkan keberanian melangkah walau ada tantangan dari banyak penentang. Paulus serba terencana, namun tetap tunduk pada Tuhan.


Apa saja yang Anda baca?

1. Kapan Paulus akan datang kepada jemaat di Korintus? (5)

2. Apa yang mungkin akan ia lakukan di sana? (6)

3. Apa yang ia harapkan, dan apa yang membuat harapannya dapat terjadi? (7)

4. Sampai kapan ia akan tinggal di Efesus, dan mengapa? (8-9)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Bolehkah kita sebagai orang Kristen berencana, dan mengapa?

2. Prinsip apa yang harus kita pegang dalam berencana?

3. Apa yang harus kita ucapkan setiap kali kita menyusun rencana masa depan?

4. Apa penentu terbesar dalam rencana kita, termasuk tindakan kita sekarang dan nanti?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana Anda akan berdoa setiap hari sebelum dan sesudah Anda menjalankan rencana Anda?

2. Bagaimana Anda akan mengevaluasi dan memperbaiki rencana Anda?

3. Apa komitmen yang perlu Anda pegang agar Tuhan selalu menjadi penentu terbesar dalam hidup Anda?


Pokok Doa:

Mohon hikmat Tuhan untuk menuntun kita ke jalan dan pilihan yang tepat, yang membawa kita kepada kebenaran-Nya.









Yesus Melindungi Amen


Tidak ada komentar:

Posting Komentar