H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Selasa, 04 Agustus 2026

Renungan Kekudusan yang Sempurna

 Santapan Harian

Kekudusan yang Sempurna 

2 Korintus 6:11-7:1 


Kasih serta pengampunan Allah telah menebus dan menyelamatkan kita. Itulah anugerah yang kita terima dengan cuma-cuma. Namun, dalam anugerah itu, Allah memanggil kita untuk senantiasa hidup dalam kekudusan. Kita pun wajib mengingatkan saudara seiman yang tengah bergulat dalam dosa.


Inilah peran yang tengah diambil Paulus. Ia menyerukan agar jemaat dapat membuka diri bagi penggembalaan darinya, sebagaimana dahulu ia mengajarkan kebenaran Tuhan kepada orang-orang Korintus. Jemaat di Korintus memang meragukan integritas Paulus, tetapi Paulus tetap terbuka terhadap mereka (6:11-13).


Paulus menyerukan kekudusan kepada jemaat di Korintus sebagai sebuah identitas dan panggilan umat Allah (6:17-18). Ia pun menegaskan bahwa kekudusan bukan hanya menjauh dari dosa, melainkan mendekat kepada Allah. Ketegasan untuk hidup kudus itu terlihat dari seruan Paulus agar umat memisahkan diri dari pergaulan dan pengaruh yang dapat menjerumuskan mereka kepada dosa.


Pesan Paulus akan kekudusan umat Tuhan ditegaskan melalui metafora jemaat sebagai bait Allah. Lewat berbagai diksi yang menampilkan dua kutub, yakni kebenaran-kedurhakaan, terang-gelap, Kristus-Belial, orang percaya-tidak percaya, bait Allah-berhala (6:14-16), Paulus hendak menggarisbawahi tarik-menarik antara nilai Kristus dan keduniawian yang akan selalu dihadapi. Sudah sepantasnya mereka menjaga kekudusan, terpisah dari segala kenajisan dan menjadi anak-anak Allah.


Sudah saatnya kita kembali menghidupi kekudusan dalam hidup beriman kita. Dunia selalu menggoda dan menawarkan berbagai hal yang dapat menggoyahkan iman kita. Namun, sebagai seorang Kristen yang telah diselamatkan, kita diundang untuk menghidupi anugerah Allah dengan hidup kudus dan benar sesuai firman-Nya. Janganlah berkompromi dengan ketidakbenaran dan ketidakkudusan, karena akibatnya, kita tidak bisa lagi membedakan mana kehendak Allah dan mana yang bukan. Maka, jadilah kudus! [WDN]








2 komentar:

  1. Janganlah berkompromi dengan ketidakbenaran dan ketidakkudusan, karena akibatnya, kita tidak bisa lagi membedakan mana kehendak Allah dan mana yang bukan.

    BalasHapus