H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Selasa, 25 Agustus 2026

Renungan Tuhan yang Menetapkan

 Santapan Harian

Tuhan yang Menetapkan 

2 Samuel 7:1-17 


Setiap orang bisa membuat rencana, tetapi Tuhanlah yang menetapkan. Ini pepatah yang cocok dengan kisah Daud dalam nas bacaan hari ini.


Di tengah kenyamanan yang dimilikinya, Daud merasa masih ada sesuatu yang kurang karena ia tinggal di istana sementara Tabut Allah berada dalam tenda (1-2). Kerinduannya adalah mendirikan tempat yang layak bagi Tabut Allah. Namun, apa yang Daud dan Natan pikirkan ternyata tidak sejalan dengan apa yang TUHAN inginkan (3).


Sejak dahulu TUHAN tidak butuh istana yang megah (4-7). TUHAN mengingatkan Daud, bukankah apa yang dia capai sejauh ini adalah pemberian TUHAN (8-11)? Ini menjadi peringatan bahwa TUHAN tidak ingin kita menjadi orang yang lupa diri seolah-olah kita memiliki sesuatu yang dapat kita berikan kepada TUHAN untuk memenuhi kebutuhan-Nya.


Kalaupun TUHAN mau rumah-Nya didirikan, Ia sendirilah yang menentukan siapa yang akan mendirikannya (12-13). Kerinduan-Nya adalah menjadi Bapa yang menghajar anak-Nya, tetapi yang tidak akan menjauhkan kasih setia-Nya (14-15). TUHAN tidak butuh intervensi karena Ia memegang kedaulatan-Nya sendiri. Tuhan tidak marah kepada Daud, sebaliknya Ia justru menjanjikan berkat kepada Daud (16-17).


Dari sini kita belajar bahwa Tuhanlah yang menetapkan segalanya dari awal. Segala sesuatu yang sudah, sedang, dan akan kita jalani ada di dalam rencana-Nya.


Mungkin kita pun seperti Daud yang rindu melakukan banyak rencana untuk Tuhan. Kita membuat banyak pertimbangan dan strategi agar rencana itu dapat terwujud. Rencana itu baik menurut kita, dan saat kita menceritakannya kepada orang lain, rencana kita baik menurut mereka. Namun, kadang kita lupa bahwa setiap rencana kita haruslah terlebih dahulu tunduk kepada apa yang Tuhan telah tetapkan dalam hidup kita. Sadarilah bahwa kerinduan Tuhan bukan bangunan megah, harta mewah, atau benda apa pun, melainkan kerendahan hati dan kesetiaan kita kepada-Nya.


Jadi, untuk melayani dan melakukan apa yang baik bagi Tuhan pun, utamakanlah rencana besar Tuhan! [RBM]








Sisir Terapi




Tidak ada komentar:

Posting Komentar