Santapan Harian
Kasih yang Tidak Melupakan
2 Samuel 9
Kadang kasih sejati muncul di tempat yang tak terduga. Misalnya, seseorang yang memilih mengingat kebaikan musuh di masa lalu, padahal ia punya kuasa untuk membalas dendam kepada musuhnya itu.
Daud berada di puncak kekuasaannya ketika ia teringat kepada Yonatan, sahabatnya yang telah tiada. Jika banyak raja yang lain menyingkirkan keturunan musuhnya lantaran menganggapnya sebagai ancaman, Daud malah menunjukkan kasihnya (1).
Ketika ia diberi tahu tentang Mefiboset, ia menjemputnya (5).
Tindakannya bukan sekadar belas kasihan kepada anak Yonatan yang terpinggirkan dan terlupakan itu, tetapi wujud kasih setia kepada perjanjian yang pernah ia buat dengan Yonatan (7). Ia mengingat janjinya bukan hanya karena kewajiban, tetapi karena hatinya telah disentuh oleh kasih setia Allah.
Mefiboset, yang cacat dan hidup di pengasingan, tidak punya daya untuk menolong dirinya sendiri. Namun, kasih Daud memulihkan dia. Daud mengangkat martabatnya kembali dan menempatkannya di meja raja, suatu tempat yang tidak pernah Mefiboset bayangkan sebelumnya (13).
Hal ini mirip dengan kondisi kita yang dahulu hidup dalam dosa, namun kini kita sudah dipanggil menjadi anak Allah. Kasih Allah mengembalikan identitas kita dan pemulihan sejati terjadi saat kita menyadari siapa diri kita di hadapan-Nya dan memilih hidup dalam kasih itu setiap hari.
Kita semua seperti Mefiboset-lemah, tak layak, dan sering tersembunyi di tempat ketakutan kita. Namun Allah, lewat kasih dan anugerah-Nya, memanggil kita untuk duduk bersama-Nya, bukan sebagai hamba, melainkan sebagai anak yang dikasihi-Nya. Kasih yang Daud tunjukkan hanyalah bayangan kecil dari kasih Allah yang besar kepada manusia yang berdosa.
Jangan lupakan kebaikan yang pernah kita terima dan juga orang-orang yang pernah berbuat baik kepada kita. Kasih sejati tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus hidup melalui tindakan nyata pada masa kini. Karena Allah telah mengangkat dan memulihkan kita, kini giliran kita menjadi saluran kasih itu bagi orang lain juga. [SLM]


Tidak ada komentar:
Posting Komentar