*“Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan dengan inilah namanya akan dipanggil orang: TUHAN keadilan kita!”*
📖 *Yeremia 23:6 TB*
*Catatan: Dalam bahasa Ibrani asli, nama itu adalah Yehovah Tsidkenu, artinya TUHAN Kebenaran Kita.*
*Nama Yehovah Tsidkenu dinyatakan di masa tergelap Israel.* Nabi Yeremia bernubuat ketika raja-raja Yehuda jahat, korup, dan membawa bangsa itu ke pembuangan. Semua pemimpin gagal.
*Di tengah kegagalan itu, Tuhan berjanji akan membangkitkan Tunas yang adil.* Yeremia 23:5 TB: *“Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.”*
**Kata *Tsidkenu* berarti kebenaran kita, pembenaran kita.** Bukan kebenaran kita sendiri. Manusia mencoba menjadi benar dengan usaha, tetapi gagal. Tuhan berkata: *“Akulah kebenaranmu. Bukan karena perbuatanmu, tetapi karena Aku sendiri.”*
*2 Korintus 5:21 TB:* *“Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.”*
*Martin Luther*, seorang biarawan Jerman, mengalami Yehovah Tsidkenu di dalam biara yang dingin.
Tahun 1505, Luther adalah seorang biarawan yang sangat taat. **Ia berdoa 7 kali sehari, berpuasa berhari-hari, tidur di lantai batu yang dingin, dan mengaku dosa sampai 6 jam sehari.** Ia mencambuk tubuhnya agar Tuhan mengampuninya.
Tetapi semakin ia berusaha menjadi benar, semakin ia merasa bersalah. **Ia membenci dirinya sendiri dan takut kepada Tuhan yang kudus.** Ia berkata: *“Aku mengasihi Tuhan yang benar, tetapi aku membenci Tuhan yang menghukum orang berdosa.”*
Suatu malam di menara biara Wittenberg, ia membaca *Roma 1:17 TB:* *“Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman kepada iman, seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.”*
**Tiba-tiba Roh Kudus membuka matanya. Kebenaran bukan sesuatu yang harus ia capai dengan usahanya. Kebenaran adalah Pribadi yang diberikan kepadanya.** Ia bukan menjadi benar karena ia baik. Ia dibenarkan karena Kristus adalah kebenarannya.
Malam itu ia berkata: *“Ketika aku mengerti bahwa Yehovah Tsidkenu adalah kebenaranku, pintu surga terbuka bagiku. Aku merasa dilahirkan kembali.”*
**Dari satu pengertian itu, Reformasi meledak ke seluruh dunia. Seorang biarawan yang gagal menjadi benar, dipakai Tuhan untuk mengembalikan Injil kebenaran oleh iman kepada jutaan orang.**
✝️ *ENGKAU TIDAK PERLU BERJUANG MENJADI BENAR. ENGKAU HANYA PERLU MENERIMA DIA YANG ADALAH KEBENARANMU*
✅ *AKSI HARI INI:* Tulis di cerminmu: *“Hari ini aku benar bukan karena baikku, tetapi karena Yehovah Tsidkenu adalah kebenaranku.”* Hiduplah dari identitas itu.
🟢 *NAMA-NAMA ALLAH: YEHOVAH TSIDKENU – TUHAN KEBENARAN KITA*

**Dari satu pengertian itu, Reformasi meledak ke seluruh dunia. Seorang biarawan yang gagal menjadi benar, dipakai Tuhan untuk mengembalikan Injil kebenaran oleh iman kepada jutaan orang.**
BalasHapus*“Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan dengan inilah namanya akan dipanggil orang: TUHAN keadilan kita!”*
BalasHapus📖 *Yeremia 23:6 TB*