H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Kamis, 23 Juli 2026

Keluaran 15 : 26

 *“Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.”*  

📖 *Keluaran 15:26 TB*


*Nama Yehovah Rapha dinyatakan pertama kali bukan di istana, tetapi di padang gurun Mara.* Bangsa Israel baru saja melihat mujizat Laut Merah terbelah. Tiga hari kemudian mereka kehausan dan hanya menemukan air pahit di Mara. Mereka bersungut-sungut.


*Musa berseru kepada Tuhan, dan Tuhan menunjukkan sepotong kayu.* Ketika kayu itu dilemparkan ke dalam air, air yang pahit menjadi manis. *Di tempat kepahitan itulah Tuhan memperkenalkan diri-Nya.* *Keluaran 15:26 TB* di atas adalah janji pertama tentang kesembuhan.


**Kata *Rapha* berarti menyembuhkan, memperbaiki, memulihkan secara total.** Bukan hanya tubuh, tetapi jiwa dan roh. Tuhan tidak berkata “Aku dapat menyembuhkan”. Ia berkata “Akulah yang menyembuhkan engkau”. *Penyembuhan adalah identitas-Nya, bukan hanya kemampuan-Nya.*


*Yesaya 53:5 TB:* *“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”*


*Dr. Helen Roseveare*, seorang dokter misionaris dari Inggris, mengalami Yehovah Rapha di Kongo, Afrika.


Tahun 1964, pemberontakan Simba meletus. Rumah sakitnya di Nebobongo dikuasai pemberontak. **Ia dipukuli, diperkosa berulang kali, dan ditahan selama lima bulan tanpa obat, tanpa harapan, dan penuh luka.**


Secara medis, ia hancur. Secara batin, ia pahit kepada Tuhan. Ia berdoa: *“Tuhan, mengapa Engkau membiarkan ini terjadi padahal aku melayani-Mu?”*


Di tengah penjara yang kotor, Tuhan menjawabnya bukan dengan penjelasan, tetapi dengan kehadiran. Tuhan mengingatkannya akan kayu di Mara. **Kayu salib Kristus yang dilemparkan ke dalam kepahitan hidupnya sanggup mengubah air pahit menjadi manis.**


Helen tidak hanya mengalami pemulihan batin. Setelah dibebaskan, ia kembali ke Kongo. **Dengan tubuh yang pernah dihancurkan, ia membangun kembali rumah sakit yang hancur, dan melayani 30 tahun lagi di Afrika.** Ia melihat ribuan orang disembuhkan secara fisik dan diubahkan secara rohani.


Ia berkata: *“Tuhan tidak selalu menjawab mengapa. Tetapi Ia memberikan diri-Nya sendiri sebagai jawaban. Ia adalah Yehovah Rapha, bahkan ketika bilur-Nya masih terasa di tubuhku.”*


✝️ *YEHOVAH RAPHA TIDAK HANYA MENYEMBUHKAN PENYAKIT. IA MEMULIHKAN KEPAHITAN MENJADI KEMANISAN*


✅ *AKSI HARI INI:* Letakkan tangan di bagian tubuh atau hati yang sakit. Doakan Keluaran 15:26 dengan suara. Ucapkan: *“Engkaulah Yehovah Rapha bagiku hari ini.”*


🟢 *NAMA-NAMA ALLAH: YEHOVAH RAPHA – DI TEMPAT PAHIT ADA KESEMBUHAN*










2 komentar:

  1. Letakkan tangan di bagian tubuh atau hati yang sakit. Doakan Keluaran 15:26 dengan suara. Ucapkan: *“Engkaulah Yehovah Rapha bagiku hari ini.”*

    BalasHapus