Santapan Harian
Cara Allah yang Sederhana
1 Samuel 26
Allah kita adalah Allah yang Mahakuasa, yang kadang cara-Nya untuk memelihara kita begitu sederhana, seperti dalam nas kita hari ini.
Daud melihat Saul, yang masih terus mengejarnya, sekarang berbaring di tengah-tengah perkemahan dengan tentaranya di sekelilingnya (5). Daud dan Abisai mendatangi tentara Saul pada malam hari. Abisai meminta izin untuk menikam Saul ke tanah dengan sekali tikam dengan tombak, tetapi Daud mencegahnya karena ia tahu ia tidak boleh melayangkan tangannya terhadap orang yang diurapi TUHAN. Daud percaya bahwa TUHAN yang akan membunuh Saul, entah karena tiba ajalnya atau karena mati dalam perang. Daud hanya mengambil tombak dan kendi air dari sebelah kepala Saul, lalu pergi (7-12a).
Ketika kita membaca bagaimana Daud dan Abisai masuk ke perkemahan Saul tanpa ada yang mengetahuinya, padahal Saul berkemah dengan 3.000 tentaranya, pasti kita akan heran bagaimana hal itu bisa terjadi. Sesungguhnya, penulis juga tahu bahwa ini sebenarnya tidak masuk akal. Pastinya, ada tentara yang berpatroli, dan kemah raja di pusat perkemahan pasti dijaga ketat. Untuk itu, penulis sudah memberikan jawabannya. "Tidak ada yang melihat, tidak ada yang mengetahui, tidak ada yang terbangun, sebab mereka semua tidur, karena TUHAN membuat mereka tidur nyenyak" (12b). Agar Daud dapat melewati 3.000 tentara musuh dengan selamat dan sekali lagi membuktikan kebaikan-Nya kepada Saul, Allah memakai cara yang sangat sederhana: membuat mereka semua tidur.
Peristiwa ini menekankan betapa hebatnya Allah kita, dan tidak ada hal yang sulit bagi-Nya. Masalah yang begitu sulit bagi kita tidak ada apa-apanya di tangan Allah.
Apakah kita mengerti betapa mudah dan sederhananya bagi Allah untuk mengatasi setiap masalah kita? Jadi, apabila masalah kita belum selesai, bisa jadi hal itu karena Allah memiliki tujuan lain, barangkali Dia hendak mengasah kita untuk menjadi lebih sabar, matang, dan siap dipakai-Nya, dan juga untuk menjaga kita, supaya kita terus berbuat benar dan setia di hadapan-Nya. [INT]




Tidak ada komentar:
Posting Komentar