*RELA MENJADI SAMPAH DEMI INJIL*
Demikianlah Rasul Paulus memandang dirinya dan dia mengatakannya kepada Jemaat Korintus untuk menjadi contoh dan teladan bagi jemaat Korintus, sehingga ke depan semua umat secara perlahan mau belajar seperti Paulus, rendah hati dan mempunyai hati yg penuh dg kasih Allah, shg mereka juga siap melaksanakan misi PI pada setiap suku2 bangsa yg berbeda dg mereka.
Rasul Paulus Rela menjadi seperti sampah dunia, yaitu sama dengan kotoran segala sst. Kerelaan diri dan kesediaan menjadi apapun yg dianggap orang dunia ini, disana kuncinya.
Prinsip itu dia pegang teguh hanya supaya dia dapat menjadi saksi injil di Jemaat Korintus dan ditempat2 lain yg dia layani.
Lalu bagaimna dg diri kita, apakah kita sudah rela dan siap jika kita dianggap sampah dunia oleh orang lain demi injil Kritus ?
Mengapa kita masih mudah tergores hanya karena sst hal yg tidak berkenan dihati kita ?
Paulus bisa menjadi sedemikian kuat karena dia menghidupi keyakinan iman nya shg iman nya, tidak hanya tinggal sebagai pengetahuan belaka, melainkan dia jalani dan dia hidupi sehingga dia merasakan dampak dari mempercayai firman Tuhan .
Dia berprinsip bahwa bersama Tuhan segala sst adalah mungkin dan dia siap menjadi apa saja hanya demi injil tersebar dan didengar semua orang.
Siapkah saya, anda dan kita semua bersikap seperti Rasul Paulus tsb?
Berjalan bersama Yesus di setiap waktu adalah kunci kekuatan untuk hidup ber kemenangan dalam setiap jenis peran dan jenis pelayanan.
Mari kita lakukan secara bersama-sama sambil terus memandang pada Yesus.
Tuhan kiranya memberkati kita semua. Amin. 🙏
_*dp*_
🔥🔥🔥

Tuhan kiranya memberkati kita semua. Amin. 🙏
BalasHapusHave a nice day !
BalasHapus