H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 03 Oktober 2026

Renungan Gotong Royong Rohani

 Santapan Harian

Gotong Royong Rohani 

Galatia 6:1-10 


Di internet sekarang ini, ketika seseorang kedapatan melakukan kesalahan fatal, naluri warganet sering kali adalah menghakimi secara massal dengan cancel culture dan menjadikan aib tersebut bahan pergunjingan yang viral. Sebagai manusia, terkadang kita merasa puas ketika kita melihat kejatuhan orang lain, seolah-olah kita lebih suci darinya.


Akan tetapi, Rasul Paulus menawarkan kepada kita konsep etika yang lebih radikal, yaitu gotong royong rohani.


Paulus menegaskan bahwa jika ada seorang saudara kita jatuh, tugas kita bukanlah memviralkan kesalahannya dan mempermalukan dia, tetapi menjaga diri kita dan memimpin saudara itu kembali ke jalan yang benar dengan roh lemah lembut (1-2). Inilah esensi yang perlu kita lakukan untuk memenuhi hukum Kristus, yaitu saling menolong dalam memikul beban dan membagikan segala yang baik, bukan saling menipu dan merendahkan (3-6).


Dalam menolong sesama itulah, kita menabur kebaikan yang pada waktunya kita akan menuai pula (7). Barangkali kita sering merasa lelah untuk berbuat baik karena apa yang kita lakukan seakan-akan tidak ada hasilnya. Di sini Rasul Paulus menguatkan kita bahwa janji Tuhan itu pasti, bahwa jika kita terus-menerus menabur kebaikan dalam Roh, pada waktunya kita akan menuai hidup yang kekal (8-10). Saat kita rela menanggung beban sesama, kita sedang menabur dalam Roh, dan pada waktunya menuai hidup penuh berkat. Jadi, jangan sampai kita menyerah pada kedagingan, melainkan tetap menabur benih Roh seperti kasih, kesabaran, kesetiaan dalam setiap kesempatan meski kita belum dapat melihat panennya hari ini.


Mari kita ubah pola pikir kita. Marilah kita mengganti budaya yang saling menjatuhkan dengan budaya yang saling menopang, juga kebiasaan saling menghina dan merendahkan menjadi kebiasaan saling mengasihi dan memulihkan.


Mulailah dari lingkup sehari-hari kita dengan menjadi pasangan, anggota keluarga, sahabat, jemaat, dan rekan kerja yang saling membantu, agar kehidupan kita mewujudkan gotong royong rohani. [TDS]



Baca Gali Alkitab 1


Galatia 6:1-10


Tiada gereja tanpa konflik. Benar, bukan? Sebaik dan sebesar apa pun gereja kita, pastilah kita pernah menyaksikan atau bahkan mengalami sendiri situasi di mana anggota yang satu berselisih pendapat dengan anggota yang lain. Hal ini tak terhindarkan. Maka, pertanyaannya bukan "Apakah kita dapat menghindari konflik?", melainkan "Bagaimana kita menangani konflik yang terjadi dalam gereja kita?" Untuk menjawab ini, kita dapat melihat jemaat mula-mula di Galatia sebagai contoh dan memperhatikan pesan Paulus kepada mereka sebagai nasihat.


Apa saja yang Anda baca?

1. Apa yang harus jemaat lakukan ketika seseorang kedapatan melakukan pelanggaran? (1)

2. Bagaimana mereka memenuhi hukum Kristus? (2-3)

3. Apa yang harus dilakukan orang sebelum ia bermegah? (4-6)

4. Apa yang akan dituai orang yang menabur dalam daging dan orang yang menabur dalam Roh? (7-8)

5. Bagaimana kita seharusnya berbuat baik, dan mengapa? (9-10)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Bagaimana kita seharusnya bersikap terhadap sesama orang percaya, termasuk mereka yang melanggar?

2. Apa yang harus kita lakukan jika kita menganggap diri tidak lebih baik daripada orang lain?

3. Bagaimana kita dapat mengetahui bahwa kita menabur dalam Roh dan bukan dalam daging? Apa yang perlu kita lakukan agar kita menuai hidup yang kekal?

4. Apa dasar untuk berbuat baik bagi orang Kristen?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana Anda akan menguji kerohanian Anda?

2. Apa yang akan Anda katakan kepada saudara seiman Anda ketika Anda bertemu dengannya di dalam persekutuan atau ibadah berikutnya?


Pokok Doa:

Mohon bimbingan Tuhan agar kita menjadi jemaat Kristus yang saling membantu dalam kasih-Nya.








Jumat, 02 Oktober 2026

Yesaya 40 : 14

 Slmt hr jumat buat kita semua..


Yesaya 40:14 (TB)  

Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian? 

🙏🙏🙏




‭*Yohanes 11:25*

*“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”*




Mari kita bernyanyi


Tuhan 'ku berserah jadi korban hidup,

Roh-Mu dan darah-Mu bakar sucikan t'rus.

B'rikan ku Firman-Mu; Curahkan kasih-Mu;

Pakailah hidupku mengabarkan Injil-Mu.













































Artikel Profil Hamba Tuhan yang Sejati

 *PROFIL HAMBA TUHAN YANG SEJATI*

(Galatia 2:1-10) 


*Setelah 14 tahun* memberitakan injil pada masyarakat non Jahudi, maka berdasarkan pimpinan Tuhan, Rasul Paulus merasa harus pergi ke Jerusalem bersama Barnabas dan Titus untuk menjelaskan (mempertanggung jawabkan) kepada _mereka2 yang terpandang_ di Yerusalem yaitu para pemimpin jemaat , tentang injil yang Dia beritakan diantara bangsa2 bukan Yahudi. 

Hal itu agar jangan sempat terjadi mereka percuma berusaha atau telah berusaha memberitakan injil tetapi tidak diakui oleh sesama saudara atau di salah pahami atau dicurigai sebagai ajaran injil yg berbeda dg injil yg diberitakan oleh mereka2 yang dipercaya sebagai guru di Jerusalem. 


*Maka melalui kisah ini betapa Tuhan mengajarkan kepada kita gereja Nya di zaman ini bahwa :*


*1.Setiap Hamba Tuhan harus mengetahui, harus mengerti, harus menghidupi dan memberitakan injil yg benar dan sejati itu.* Sebab hanya dgn itu saja hamba Tuhan mampu menjadi peka dan tahu akan adanya injil yg palsu yang sangat mungkin menyusup ke dalam gereja Tuhan. 

Kita tidak boleh puas akan rumusan pasal pasal pengakuan iman Kristen kita yg tersusun dg demikian rapi dan dengan kajian teologis yg tampak amat baik dan sempurna , sebab jika semua itu tidak dipraktekkan dalam hidup kita secara nyata, pada dasarnya semua hanyalah nol belaka. 

Orang yg benar2 menghayati dan menghidupi injil pastilah memiliki rasa seperti yg dimiliki Rasul Paulus, yakni memiliki rasa berhutang untuk terus memberitakan injil yang telah menyelamatkan dirinya sendiri. Dan itulah yang membuat Paulus demikian giat memberitakan injil sampai2 dia pernah berkata celakalah aku jika aku tidak memberitakan injil. 

Reformasi gereja di Eropah juga justeru dilaksanakan ketika gereja saat itu sudah kehilangan injil dan injil sudah tidak lagi menjadi fondasi pengajaran gereja bahkan ke dalam gereja sudah masuk ajaran2 manusia yg sangat menodai kemurnian gereja Tuhan. Salah satu yang paling terkenal adalah adanya penjualan surat indulgensia (surat penghapus dosa) , yang dapat dibeli utk menghapus dosa manusia. Ini satu bentuk kesesatan bahkan penghujatan yg paling buruk terhadap karya Tuhan Yesus. Dan uang yg di dapat saat itu dipakai untuk membangun Basilika Santo Petrus yg demikian megah itu. 

Maka Reformasi harus dilakukan untuk mengoreksi dan merubuhkan kesesatan yg demikian sistematis dan masif dilakukan didalam tubuh gereja dimasa itu. 


*Oleh karena itu kita tidak boleh berhenti untuk mencermati situasi praktek pengajaran dan pertumbuhan gereja, juga di masa kini, untuk memastikan, apakah gereja masih tegak lurus berdiri diatas kebenaran injil. Dan apakah gereja masih aktif memberitakan injil, satu hal yang menjadi alasan keberadaanya di dunia ini.*


Maka sangat perlu direnungkan :


_Apakah diri kita saat ini masih memiliki rasa berhutang untuk bersegera memberitakan injil itu kepada suku suku lain yg belum menerimanya, khususnya ditengah2 kondisi dimana masih ada +/- 165 suku suku terabaikan (UPG/UUPGs) di Indonesia ini ? Adakah gereja kita memberi ajaran yg mendorong warga gereja kita agar melaksanakan mobilisasi gerakan misi pemberitaan injil kepada suku suku terabaikan tsb ? Masih kah bisa disebut gereja kita berdiri diatas fondasi injil Tuhan Yesus Kristus jika program dan aksi2 di dalam gereja kita saja tidak mengarah pada perwujudan perintah agung Tuhan Yesus Kristus sendiri ?_ 


_Apakah dewasa ini injil masih menjadi landasan pertumbuhan gereja dan dasar serta penentu arah dari semua program kerja gereja Tuhan ?_


_Apakah injil masih menjadi fokus utama, yg menjadi inti dari berita gereja? Dan apakah gereja masih memberitakan injil kepada dunia yang belum mengenal injil?_

 

_Ini semua merupakan pertanyaan2 yang harus dijawab tuntas dan tegas oleh setiap gereja Tuhan, sebab hanya dgn demikian sajalah kita tahu dimana posisi kita berada, apakah kita masih berada dijalan Tuhan atau kita sudah jauh menyimpang dari jalan yang semestinya ditempuh oleh gereja Tuhan._  



*2.Dan setiap hamba Tuhan harus membiasakan diri ber-akuntabilitas atas kerja kerja yang telah dia lakukan, baik kepada Tuhan maupun kepada manusia, diminta atau tidak diminta.*. 


Sikap berakuntabilitas dari Rasul Paulus demikian jelas dan tegas. Dia, oleh pimpinan Tuhan mau menjelaskan dan mempertanggung jawabkan injil yg dia beritakan di bangsa2 lain yg non Yahudi, kepada para Rasul lain (Petrus, Jakobus, Johanes dll) yg dipandang sebagai Guru Jemaat di Jerusalem dikala itu. 

Dengan demikian ada kejelasan tentang : isi berita, tujuan pelayanan dan cara cara pelayanan yang dilakukan serta apa yang menjadi fokus (segmentasi) kerja2 pelayanan yang dilakukan oleh Rasul Paulus .


Dengan demikian tidak ada kecurigaan dari pihak manapun dan tertutup lah celah bagi iblis untuk dapat mengeksploitasi kerja2 pelayanan tsb sebagai alatnya untuk memecah belah kesatuan umat Tuhan. 


_Apakah di dalam diri kita dan didalam Gereja lokal dimana kita berada telah di bangun kebiasaan ber akuntabilitas, baik kepada Tuhan dan kepada jemaat seperti yg dilakukan Rasul Paulus ?_ 


Reformasi gereja juga dilakukan oleh para reformator karena tidak adanya akuntabilitas didalam tubuh gereja Tuhan, maka janganlah sempat tumbuh di dalam diri kita bahwa berakuntabikitas itu terasakan sebagai sebuah beban! Tidak boleh, karena akuntabilitas atas kerja kerja yg kita lakukan adalah sarana self kontrol dan berjalannya pemurnian serta kendali Roh Kudus atas gereja Tuhan. 

Jika akuntabilitas kinerja dilakukan maka kesalahan akan disadari dan prestasi dan kebaikan menjadi terungkap sehingga praktek2 terbaik bisa terlestarikan di dalam gereja Tuhan. 



*3.Harus ada keberanian dan ketegasan untuk tidak mengkomoromikan kebenaran injil, yakni mempertahankan prinsip2 kebenaran injil baik pada sisi pengajaran maupun pada sisi penerapannya.*


 Paulus dg tegas mempertahankan kemerdekaan Kristen kepada orang2 percaya Jahudi di Yerusalem yg menekankan agar Titus sbg orang Yunani harus disunat , tetapi Paulus sedikitpun tidak mau mundur utk membela kebenaran injil yg telah memberi kemerdekaan sejati kepada setiap bgs2 lain yg telah percaya, untuk tidak harus tunduk pada peraturan agama Yahudi, karena Injil jauh diatas Taurat shg salib Kristus tidak menjadi sia-sia. 


_Apakah di dalam Diri kita sebagai insan Kristiani ada keberanian dan ketegasan untuk tidak pernah berkompromi terhadap desakan dan tekanan prinsip2 lain diluar Firman Tuhan di dalam persekutuan Gereja Tuhan?_ 


_Atau justeru sebaliknya kita kerap kali berkompromi dg kebiasaan adat, atau kebiasaan hidup sehari2 yg berlawanan dg Firman Tuhan, hanya demi tidak terjadi perselisihan dg sesama saudara ?_ 


_Tahukah kita bahwa satu kompromi kecil akan merusak prinsip2 kebenaran hakiki yg seharusnya dipelihara di dalam pengajaran dan kebiasaan gereja Tuhan?_ . 


_Tahukah anda bahwa satu kompromi kecil dg prinsip dunia akan menjadi celah masuknya Iblis dg segala rencana jahatnya yang daya rusaknya tidak bisa dibayangkan oleh manusia mana pun ?!_

 

_Maka seperti sikap Paulus yg sedikitpun tidak mau mengkompromikan ajaran injil dg ajaran Taurat dan adat istiadat kebiasaan Yahudi, apakah gereja kita di zaman ini memiliki sikap dan ketegasan yg sama ?_ 

_Mungkin dgn mudahnya kita berkata ya, tetapi bila dicermati realitanya, tidak lah demikian adanya. Sebab betapa sering terjadi praktek kecil2an yg salah dalam hidup berjemaah kita, terjadi kompromi kecil2an terhadap ajaran yg tidak berdasarkan injil, tetapi demi menjaga perasaan sebagian warga jemaat yg sebenarnya tidak tahu bahwa itu salah , praktek tersebut dibiarkan terjadi tanpa koreksi apapun juga ? Harus dicatat bahwa Gereja tidak pernah sepi dari tekanan, baik dari dalam maupun dari luar. Orang2 penting dan berpengaruh di dalam gereja kerap kali sangat menekan gereja agar tunduk pada selera dan kemauannya. Demikian juga penguasa daerah dan Toma Toga serta para politisi terkenal kerap kali memberi tekanan kepada gereja Tuhan dg berbagai motif dan tujuan, tetapi apakah gereja berani berkata : Tidak?!_ 


_Sangat perlu diketahui bahwa gereja Tuhan tidak akan pernah dapat bertumbuh dg sehat jika tidak di dasarkan pada pengajaran injil yang murni tetapi berdasarkan injil yg sudah dikompromikan._ 


_Selain itu juga kerap terjadi satu *aktivitas* yg diberi judul dan label dg *penginjilan* akan tetapi inti kegiatan dan isi berita utama dalam aktivitas tsb sama sekali tidak ada yg berisi pesan2 injil. Sebab dari awal s.d akhir kegiatan tsb tidak ada satupun yg menunjuk kepada karya Kristus di Kayu salib, tidak fokus pada berita kematian dan kebangkitannya serta khasiat dan dampak yg ditimbulkan oleh iman terhadap berita kematian dan kebangkitan Kristus Yesus tsb, yang adalah inti dari berita injil tersebut._ 


_Dan apabila dicermati program2 marturia di dalam tubuh semua denomemasi gereja saat ini, apakah aksi2 yang dilakukan secara nyata yg bertujuan untuk menonjolkan karya Kristus Yesus Di Golgota dg tujuan untuk menjadikan agar seluruh suku bangsa menjadi murid Kristus, seperti perintah Agung Tuhan Yesus yg tertulis dalam Matius 28 : 18-20 ?! Kita pasti tahu jawabnya._ 


*4. Setiap pekerja di ladang Tuhan harus tahu dimana area yang menjadi fokus pelayanannya dan harus mampu mengkomunikasi kannya kepada sesama pekerja Tuhan lainnya yang fokusnya berbeda dgn dirinya.*

 

Dan setiap pekerja di ladang Tuhan tidak boleh egois dan merasa hanya fokus pelayanannya lah yg lebih utama dari yg lainnya. Setiap pekerja harus tahu bahwa semua fokus pelayanan sama pentingnya dan sama nilainya dan semua harus bersatu di dalam Iman dan pengharapan yg sama untuk kemudian saling mendukung antara satu dgn yg lainnya di dalam gerak yg sama. 

Hamba Tuhan sejati akan senantiasa siap berbagi peran tetapi tetap bekerjasama secara sinergis di dalam membangun kerajaan Allah di dunia yg gelap ini. 


_Apakah setiap hamba Tuhan di gereja lokal kita sudah tahu apa yg menjadi fokus pelayannya masing2 dan apakah telah terbangun komunikasi yg baik antara sesama hamba Tuhan di gereja kita? Dan apakah sudah terbangun sikap saling menghargai diantara sesama hamba Tuhan di lingkungan kita agar kemudian terwujud sinergitas dan usaha saling mendukung antara sesama hamba Tuhan?_ 


 

*5. Setiap pekerja di ladang Tuhan harus harus membiasakan diri membangun komunikasi demi adanya persatuan dan kesatuan sejati. Persatuan antara sesama orang percaya haruslah menjadi tujuan utama yang ada di dalam hati setiap pekerja di ladang Tuhan, seperti yang ada di hati Paulus. Itulah yang menggerakkan dia pergi ke Jerusalem karena dia menempatkan dirinya sebagai bagian dari yang lain sehingga, gereja Tuhan sebagai satu kesatuan dan secara keseluruhan, tahu dan mengakui penginjilan yang dia lakukan di kalangan bangsa2 lain yg non Jahudi.*

*Antara sesama hamba Tuhan tidak boleh ada Comunication Gap, atau Gap Gap dalam hal apapun agar tidak ada celah bagi si jahat untuk mengacaukan gereja Tuhan.*


 Antara hamba Tuhan tidak boleh ada pertengkaran, tidak boleh ada dendam tersembunyi atau terbuka, semua harus clear dan clean. 


_Bagaimana wujud komunikasi dan kesatuan hati diantara sesama Hamba Tuhan yang ada di gereja kita ? Adakah komunikasi yang baik dan kesediaan untuk saling mendengar antara satu dengan yg lain untuk mencari solusi atas masalah2 yang terjadi ? Tentu masing2 kita dapat memberi jawabannya._


RASUL PAULUS telah memberi contoh dan teladan tentang bagaimana profil seorang hamba Tuhan yg sejati. Dan semua orang percaya pada dasarnya adalah merupakan hamba Tuhan yg dapat berperan dan berfungsi memberi kontribusi bagi pembangunan kerajaan Allah di dunia ini. Dan kesatuan semua orang percaya sejati, itulah wujud nyata dari pada gereja itu sendiri. 

Maka salah satu kalimat dalam pengakuan iman percaya dari para rasul ialah : *.... aku percaya ada satu gereja yang kudus dan Am.....*! 

Denominasi boleh banyak tetapi gereja Tuhan hanya satu. 

Maka adanya hamba Tuhan yang sejati di dalam tubuh gereja Tuhan , itulah yang membuat gereja dapat bersatu dalam program Allah, gereja memiliki warna yg khas dan dapat berfungsi sebagai garam dan terang bagi dunia ini. Dan itulah yg membuat gereja Tuhan memiliki berita yg tegas dan jelas bagi dunia ini, yaitu injil Tuhan Yesus Kristus. 


Dan gereja yang memberitakan injil, itulah gereja yang masih memiliki masa depan. Tetapi gereja yang sudah tidak lagi menghidupi injil pasti tidak dapat lagi memberitakan injil bagi dunia ini dan gereja seperti ini sudah tidak lagi memiliki masa depan karena ia sedang menuju pada kematiannya. Gereja seperti ini sekalipun untuk sementara hari ini kelihatan penuh dg hiruk pikuk seolah menyebut nama Tuhan, tetapi tanpa kesejatian iman yg dihidupi dg setia, gereja tsb akan runtuh pada waktunya. Realita runtuhnya gereja2 di Eropah menjadi pembukti akan kebenaran ini.

 

Gereja yg tidak menghidupi, tidak mempraktekkan injil dan tidak memberitakan injil adalah gereja yg tidak sedang membangun kerajaaan Allah tetapi gereja yg sedang membangun kerajaaan manusia tetapi dg memperalat nama Tuhan. Betapa mengerikannya perilaku seperti ini.

Maka spirit Reformasi gereja pada 1517 itu harus tetap dihidupi dan bukan dijadikan simbol. 

Sebab injil dan salib Kristus Yesus tidaklah dimaksudkan untuk dijadikan simbol kekristenan semata2 melainkan untuk dihidupi dan dipraktekkan untuk menjadi gaya hidup saya, gaya hidup kamu dan gaya hidup kita bersama. 


Semoga saya, anda dan kita semua selalu waspada dan segera mereposisi diri agar gereja kita baik lokal maupun secara sinodal tidak mengarah menjadi gereja yg mengerikan seperti itu. 

Oleh karena itu jadilah menjadi hamba Tuhan sejati karena adanya hamba Tuhan yg sejati seperti yg dicontohkan Rasul Paulus, merupakan salah satu alat pencegah terampuh agar gereja terhindar dari kehancuran tetapi bahkan gereja akan tumbuh menjadi gereja missioner. 


Mari kita kerjakan bersama, kini dan disini. Amin. 


Shalom dan Soli Deo Gloria. 


_*dp*_


_*Ditulis dan dipersembahakan menyongsong 509 tahun Peringatan Hari Reformasi Gereja pada 31 Oktober 2026 , setelah Martin Luther memakukan 95 dalilnya di pintu gereja Wittenberg, Jerman, sebagai bentuk protes atas banyaknya kesalahan ajaran yang ada di dalam gereja pada waktu itu. Peristiwa itu terjadi pada 31 Oktober 1517 yang kemudian ditetapkan sebagai hari dimulainya Reformasi gereja.*_

=================












Matius 18 : 20

 



_“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Matius 18:20_




Markus 1:17

*Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia. Amin."*




Yeremia 33:8 (TB) Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa terhadap Aku, dan Aku akan mengampuni segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa dan dengan memberontak terhadap Aku. 

🙏🙏🙏







Yohanes 20 : 24 - 28 TB

 “Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu… tidak ada bersama-sama mereka ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain: Kami telah melihat Tuhan! Tetapi Tomas berkata: Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya… sekali-kali aku tidak akan percaya… Delapan hari kemudian… datanglah Yesus… Ia berkata kepada Tomas: Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku… Jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah. Tomas menjawab Dia: Ya Tuhanku dan Allahku!”

📖 Yohanes 20:24-28 TB


Tomas bukan ateis. Tomas murid Yesus 3 tahun. Ia lihat Lazarus bangkit. Tetapi saat salib, imannya mati. Yohanes 20:25: “Sekali-kali aku tidak akan percaya.” Tomas minta bukti empiris: lihat, raba, baru iman. Yohanes 11:16 ia berani mati bersama Yesus. Yohanes 20:25 ia tidak percaya Yesus hidup. Bimbang adalah iman yang terluka.


Prinsip Kerajaan Allah: Yesus tidak hardik Tomas. Yesus jumpai Tomas. Yohanes 20:27: “Taruhlah jarimu di sini.” Yesus beri bukti yang Tomas minta. Sebab Markus 9:24: “Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!” Keraguan jujur dibawa kepada Yesus, bukan dijauhi dari Yesus. Hasilnya Yohanes 20:28 – pengakuan tertinggi dalam Injil: “Ya Tuhanku dan Allahku!” Tomas dari bimbang jadi penyembah.


Paradigma yang diperbaharui: Dunia berkata: “Bimbang = tidak beriman. Keluar saja.” Firman berkata: “Bimbang = iman yang bertanya. Tinggal saja.” Yudas 1:22: “Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu.” Gereja bukan ruang untuk yang sudah yakin 100 persen. Gereja adalah ruang aman untuk Tomas bertanya 8 hari.


Kesaksian publik dari dunia akademis yang didokumentasikan dalam buku “Seeking Allah, Finding Jesus” oleh Nabeel Qureshi dan kesaksian Prof. Alister McGrath, mantan ateis Oxford, dalam The Veritas Forum 2018.


Kisah Modern: Profesor Ateis Oxford  

Alister McGrath tumbuh di Belfast Utara, Irlandia. Ateis militan. Cerdas. Umur 16 ia yakin: “Tuhan dongeng. Sains fakta.” Ia masuk Oxford University ambil Kimia Molekuler. Ia pimpin Oxford Atheist Society. Debat hancurkan iman mahasiswa Kristen.


Tahun 1976, umur 23, Alister didiagnosis tumor otak. Operasi 9 jam. Di ranjang rumah sakit, ia baca buku C.S. Lewis “Mere Christianity” yang dikasih teman. Untuk pertama kali, ia bertanya seperti Tomas: “Jika Yesus bangkit, mana buktinya?”


Ia sembuh. Tetapi “tumor” keraguan lebih besar. Ia ambil Teologi di Oxford – bukan untuk percaya, tetapi untuk bongkar. Tetapi makin ia gali sejarah kebangkitan, naskah Perjanjian Baru, filsafat, ia makin lihat: bukti Yesus bangkit lebih kuat dari Julius Caesar pernah hidup.


Yohanes 20:27 terjadi: Yesus tidak menghilang saat Tomas bimbang. Yesus hadir 8 hari kemudian. Alister butuh 2 tahun. Tahun 1978, di kamarnya di Oxford, ia berlutut. Tidak ada penglihatan. Hanya damai. Ia berkata: “Ya Tuhanku dan Allahku.” Dari ateis jadi apologet.


Hari ini Prof. Alister McGrath adalah Profesor Sains dan Agama di Oxford. Tulis 50+ buku. Debat Richard Dawkins. Tetapi ia selalu berkata: “Saya Tomas. Saya tidak percaya sampai saya lihat bukti. Dan Yesus cukup sabar tunjukkan bekas paku kepada seorang ateis.”


Kisah kedua: Dr. Rosaria Butterfield, profesor Sastra Inggris, feminis lesbian, ateis. Tahun 1999, ia nulis artikel hancurkan Promise Keepers. Pendeta tetangga kirim surat: “Saya tidak setuju, tapi saya hormati. Boleh diskusi?” 2 tahun Rosaria makan malam tiap minggu di rumah pendeta itu. Yohanes 20:26 – “Yesus datang, berdiri di tengah-tengah.” Tahun 2001, Rosaria bertobat. Sekarang ia istri pendeta, ibu 4 anak adopsi, penulis buku “The Secret Thoughts of an Unlikely Convert”.


Yesus tidak takut pertanyaan. Yesus takut orang pergi sebelum bertanya.


✝️ NARASI DUNIA MENYATAKAN: “Ragu = dosa. Intelektual tidak bisa percaya. Sekali ateis, tetap ateis.”

FIRMAN TUHAN MENEGASKAN: “Taruhlah jarimu di sini. Lihatlah tangan-Ku. Jangan tidak percaya, melainkan percayalah.” Yohanes 20:27


✅ LANGKAH PRAKTIS HARI INI:

1. Untuk yang bimbang: Markus 9:24 – “Tolonglah aku yang tidak percaya ini!” Bawa keraguan kepada Yesus, bukan YouTube. Ia tidak marah Tomas. Ia jumpai Tomas.

2. Untuk gereja: Yudas 1:22 – “Tunjukkan belas kasihan kepada yang ragu.” Sediakan kursi untuk Tomas. 8 hari. 8 bulan. 8 tahun. Jangan usir. Peluk.

3. Untuk semua: Yohanes 20:29 – “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” Setelah bukti datang, langkah berikut adalah iman. Tomas lihat lalu percaya. Kita percaya lalu lihat. Ibrani 11:1.


🟢 TOMAS – DARI JARI YANG MINTA BUKTI MENUJU LUTUT YANG MENYEMBAH











Matius 18 : 20

 Slmt malam buat kita semua..


Amsal 6:23 (TB) Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan teguran yang mendidik itu jalan kehidupan, 

🙏🙏🙏



Galatia 6:3 (TB) Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.

🙏🙏🙏



_“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Matius 18:20_











































Mazmur 138:7a (TB) Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; 

🙏🙏🙏







PROK Nepean Group

 About the job

PROK, part of the NEPEAN Group, is a global leader in conveyor components and solutions. We are seeking a Site Support Engineer to provide onsite technical support for PROK products, including pulleys, idlers, and Belt Condition Monitoring Systems (BCMS), at a major mining operation.

Working closely with site operations, maintenance, and reliability teams, you will play a key role in ensuring conveyor assets are operating safely, efficiently, and reliably through proactive inspections, troubleshooting, condition monitoring, and technical support.

About PROK

PROK is the global leader in conveyor components, with a history of engineering innovation and customer success. Our Indonesian operations, with facilities in Jakarta and Surabaya, are a critical hub for Southeast Asia, servicing tier-one miners, Conveyor OEMs, and EPCMs. Backed by the strength of NEPEAN, we are investing in people, facilities, and technology to drive the next phase of growth.

Our DNA

At PROK, our culture is built on the NEPEAN DNA – the way we think, act, and win:

Our DNA

At PROK, our culture is built on the NEPEAN DNA – the way we think, act, and win:

• Make the customer successful

• Take ownership

• Get things done

• The best team wins

• Be entrepreneurial

• Be professional

• Keep growing







We operate in a lean, non-bureaucratic way — focused on ethics, action, and results. These values guide how we work, lead, and succeed together.

Key Responsibilities

• Provide onsite technical support for HX Belt Condition Monitoring Systems (BCMS), including field inspections, system health checks, troubleshooting, and performance optimization.

• Monitor belt condition data, alarms, and performance trends, identifying developing issues and delivering clear technical reports and recommendations.

• Support preventive maintenance activities and planned shutdowns involving HX and belt monitoring equipment to ensure system reliability and availability.

• Collaborate closely with site instrumentation, operations, and maintenance teams to maximize monitoring system performance and conveyor asset reliability.

• Participate in failure investigations and root cause analysis (RCA) for conveyor systems, HX units, and PROK equipment, driving effective corrective actions.

• Conduct regular audits and condition assessments of pulleys, idlers, and conveyor systems, identifying risks and opportunities for performance improvement.

• Verify conveyor components and field installations against engineering drawings, datasheets, and equipment specifications to ensure compliance and quality standards.

• Monitor critical HX and PROK spare parts and consumables, supporting inventory planning and equipment availability.

• Support the installation, commissioning, field trials, and continuous improvement of PROK products and monitoring solutions.

• Maintain accurate inspection records and prepare professional technical, condition monitoring, and service reports for customers and PROK engineering teams.

• Ensure all activities are conducted in compliance with company policies and HSE








What you’ll bring

• Bachelor’s degree in in electrical & instrumentation, automation, mechatronics, physics, mechanical or related discipline.

• Minimum 2 years of experience in industrial automation, mining operations, bulk material handling, conveyor systems, crushing and screening, or related heavy equipment applications. Fresh graduates with internship experience in mining are welcome to apply.

• Strong technical knowledge of conveyor systems, conveyor components, material handling equipment, and industrial monitoring or automation systems.

• Ability to read and interpret electrical drawings and schematics. Experience in electrical troubleshooting and fault diagnosis will be an advantage.

• Strong analytical, problem-solving, and troubleshooting skills with the ability to identify root causes and implement practical solutions.

• Excellent communication, stakeholder management, and interpersonal skills, with the ability to engage effectively with customers, operations, and maintenance teams.

• Self-motivated and capable of working independently with minimal supervision in a remote mining site environment.

• Willingness to travel and work on a roster basis at customer mine sites at Papua

• Prior experience supporting mining OEM equipment, monitoring technologies, or condition monitoring systems will be highly regarded.


Why PROK?

Join a global leader in conveyor technology and gain hands-on experience supporting major mining operations. At PROK, you'll work on challenging engineering projects, collaborate with industry experts, and build your career in a growing business backed by the strength of NEPEAN.


Send your CV to HR.Indonesia@prok.com 

Subject : Site Support Engineer BCMS - Name











Renungan Menyerahkan Kendali Kepada Roh Kudus

 Santapan Harian

Menyerahkan Kendali kepada Roh Kudus 

Galatia 5:16-26 


Pada zaman media sosial sekarang ini, pernahkah Anda merasa "gatal" ingin memberikan komentar pedas kepada konten yang memancing amarah? Atau, mungkinkah hati Anda terasa panas ketika melihat konten teman Anda yang memamerkan kemewahan? Bagaimana kita bisa mengatasi tantangan ini?


Kuncinya dapat kita baca dalam nas hari ini: "hiduplah oleh Roh" (16). Rasul Paulus sendiri menegaskan bahwa kehidupan Kristen adalah medan pertempuran antara keinginan daging dengan keinginan Roh. Daging merepresentasikan natur dosa kita yang selalu ingin memuaskan ego, sementara Roh merepresentasikan kuasa Allah yang menyelaraskan diri kita dengan kehendak-Nya (17).


Menariknya, rasul Paulus tidak meminta kita untuk melawan kedagingan dengan kekuatan tekad semata-mata, karena hal itu pasti berujung pada kegagalan. Ia justru menasihatkan kita untuk: "memberi dirimu dipimpin oleh Roh" (18). Hal ini dapat diibaratkan seperti kita "dibonceng motor" oleh Roh Kudus, sehingga kita harus percaya penuh dan mengikuti gerak si pengemudi untuk menembus setiap jalan yang akan dilewati. Demikianlah kita menyerahkan kendali kita kepada Roh Kudus.


Dalam konteks masa kini, "perbuatan daging" bisa saja berupa kebiasaan menghujat, mengeluarkan ujaran kebencian, menyebarkan berita hoaks demi kepentingan pribadi, hingga perselisihan dalam grup percakapan keluarga (19-21).


Ketika hidup kita sudah berada di bawah kendali Roh, akan terjadi perubahan di dalam hidup kita yang menghasilkan karakter yang kita kenal sebagai "buah Roh" (22-23). Dengan perubahan tersebut, kita dimampukan untuk menjadi pembawa kasih, sukacita, dan damai sejahtera bagi sekeliling kita. Bahkan, dengan kesabaran dan penguasaan diri yang ekstra, kita dapat mengendalikan diri kita untuk tidak mudah terprovokasi oleh kritik atau hasutan orang lain.


Marilah kita memeriksa diri kita hari ini: apakah kita sedang hidup dipimpin oleh keinginan impulsif yang destruktif, atau oleh langkah Roh Kudus yang membawa kita ke dalam Kerajaan Allah? [TDS]














Kamis, 01 Oktober 2026

Yeremia 37 : 1 - 2

 Yeremia 37:1-2 (TB) Zedekia bin Yosia menjadi raja menggantikan Konya bin Yoyakim; Nebukadnezar, raja Babel, telah mengangkat dia menjadi raja atas negeri Yehuda.

Tetapi baik ia, baik pegawai-pegawainya maupun rakyat negeri itu, tidak mendengarkan firman yang disampaikan TUHAN dengan perantaraan nabi Yeremia. 


https://alkitab.app/v/1d78b05f7956











Renungan Orang Merdeka yang Berbagi Kemerdekaan

 Santapan Harian

Orang Merdeka yang Berbagi Kemerdekaan 

Galatia 5:1-15 


Bagaimana perasaan Anda jika Anda punya utang dan utang itu dibayar lunas oleh seorang dermawan kaya? Pastinya lega sekali. Dan mestinya setelah itu Anda tidak ingin jatuh kembali ke lubang yang sama, bukan? Sebaliknya, Anda mungkin terdorong berbagi dengan sesama karena rasa syukur.


Paulus memperingatkan hal yang serupa, yaitu jangan kembali menghambakan diri kepada ritual lama yang tidak menyelamatkan seperti sunat (1-3). Banyak jemaat di Galatia gagal memahami arti penebusan yang dilakukan oleh Kristus. Mereka berpikir, setelah mendapatkan pembenaran melalui anugerah dan bukan hukum Taurat, mereka masih harus memenuhi hukum Taurat untuk menjadi umat Allah sepenuhnya. Padahal, ritualisme yang adalah usaha yang dianggap penting oleh manusia justru merusak dan mencemari esensi dari karya keselamatan yang telah dikerjakan oleh Kristus (4-6).


Karena itu, Paulus merasa perlu memperingatkan mereka agar berpendirian teguh pada Tuhan dan tidak mudah dikacaukan atau dihasut (7-12).


Ternyata permasalahan yang serupa juga kita alami pada masa sekarang ini. Kita sering kali terjebak dalam rutinitas gerejawi yang dirasa penting sehingga rutinitas itu menghalangi hubungan pribadi yang autentik dengan Kristus.


Sekali lagi, Rasul Paulus mengingatkan kita bahwa di dalam Kristus, kita adalah orang yang telah dimerdekakan. Seharusnya, seluruh hati kita berpusat pada Kristus dan bukan ritual. Namun, menjadi orang merdeka bukan berarti kita bebas melakukan dosa. Akan tetapi, kita harus mempergunakan kemerdekaan itu untuk melayani dengan kasih (13-15). Pelayanan bagi orang lain hendaklah muncul dari rasa syukur kita kepada Kristus.


Sebagai kesimpulan, jika kita mengaku bahwa kita telah diselamatkan oleh Kristus, maka tugas kita sekarang sebagai orang merdeka adalah membagikan kemerdekaan itu kepada sesama kita. Dengan kasih Kristus kita melayani mereka supaya banyak orang lain di sekitar kita juga dimerdekakan dari segala utang dosa oleh kasih dan karya salib Kristus. [TDS]








Rabu, 30 September 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 30 September Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*

 

*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 30 September 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan terdapat daerah perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah Pulau Bintan dapat menyebabkan penumpukkan massa udara sehingga mendukung potensi pertumbuhan awan hujan. Kondisi kelembapan udara di lapisan atmosfer atas juga terpantau cukup basah sehingga menyediakan pasokan uap air untuk terbentuknya awan konvektif. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan - sedang pada pagi dan siang serta malam hari.


🔖 *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan dengan intensitas ringan - sedang yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang yang bersifat lokal/tidak merata pada siang hari.

- Waspada potensi potensi sebaran asap karhutla di sekitar wilayah Pulau Bintan yang dapat mengganggu jarak pandang dan menurunkan kualitas udara.


_Masyarakat dihimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)




Renungan Ahli Waris

 Santapan Harian

Ahli Waris 

Galatia 4:21-31 


Kita mengenal istilah "ahli waris", yaitu orang yang berhak menerima warisan dari pewaris karena hubungan yang sah, bukan karena usaha atau pencapaiannya.


Dalam suratnya kepada jemaat di Provinsi Galatia, Rasul Paulus menutup argumennya melawan legalisme Yudaisme yang saat itu mengancam kehidupan iman orang percaya dengan menggunakan ilustrasi dari riwayat Hagar dan Sara sebagai perbandingan dan perbedaan antara hidup di bawah hukum dan hidup dalam janji Allah. Ini alegori yang dimaksudkan untuk menegaskan bahwa orang percaya bukanlah budak hukum Tuhan, tetapi anak-anak janji melalui Kristus.


Paulus mengawali dengan menantang mereka yang ingin hidup di bawah hukum: apakah mereka sungguh-sungguh memahami pemaparannya sampai di bagian itu (21). Paulus kemudian mengulas bahwa Abraham memiliki dua anak, yaitu Ismael dari Hagar (budak dari Mesir) karena usaha dan keinginan manusia, dan Ishak anak Sara (perempuan merdeka) yang diberikan karena janji Allah (22-23).


Hagar melambangkan perjanjian lama (Gunung Sinai) yang menghasilkan perbudakan; sedangkan Sara mewakili perjanjian anugerah yang menghasilkan kebebasan (24-27). Orang percaya adalah seperti Ishak, anak-anak janji. Sebaliknya, sebagaimana Ismael yang menganiaya Ishak, demikian pula orang legalis sering menentang mereka yang hidup oleh anugerah (28-29, bdk. Kej 21:8-10).


Paulus mengutip Kitab Suci: "Usirlah hamba perempuan itu" (30), yang dipahaminya sebagai legalisme yang harus ditinggalkan. Kita bukan anak budak, melainkan anak perempuan merdeka.


Jika Anda ada dalam Kristus, Anda bukan budak yang mencoba diterima; Anda adalah anak perjanjian, yang lahir dari inisiatif Allah, bukan dari usaha Anda sendiri. Jangan kembali kepada cara hidup yang didasari penampilan. Hiduplah dalam kebebasan dan sukacita anak Allah yang dikasihi.


Adakah Anda hidup sebagai anak perjanjian, atau budak yang terus berusaha? Jalani hidup dalam kebebasan yang Kristus sudah sediakan! [IBS]







Selasa, 29 September 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 29 September Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*

 

*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 29 September 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan terdapat daerah pertemuan arah angin (konvergensi) di sekitar wilayah Pulau Bintan yang dapat menyebabkan penumpukkan massa udara sehingga mendukung potensi pertumbuhan awan hujan. Kondisi kelembapan udara di lapisan atmosfer atas juga terpantau cukup basah sehingga menyediakan pasokan uap air untuk terbentuknya awan konvektif. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan didominasi kondisi berawan tebal dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan - sedang pada pagi dan siang hari.


🔖 *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan dengan intensitas ringan - sedang yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang yang bersifat lokal/tidak merata pada dini hari.


_Masyarakat dihimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 29 September 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Sukacita yang Dahulu dan Sekarang

 Santapan Harian

Sukacita yang Dahulu dan Sekarang 

Galatia 4:12-20 


Ketika kita menghabiskan waktu dengan seorang teman, kita bisa bersenang-senang bersama. Namun, jika teman itu menegur kita dengan cukup keras, masih bisakah kita tersenyum dan tertawa bersamanya? Atau, adakah rasa tidak nyaman yang membuat kita menjauhinya?


Setelah menjelaskan alasan teologis mengapa jemaat tidak boleh kembali kepada tuntutan hukum Taurat, Paulus berbicara secara pribadi dan emosional. Ia mengingatkan hubungan hangat mereka di masa lalu: kasih dan keramahan saat ia pertama kali memberitakan Injil di Provinsi Galatia.


Paulus berseru, "Jadilah sama seperti aku, " yaitu bebas dari hukum (12). Ia mengingatkan bahwa dahulu mereka menerima dia-walau dalam keadaan sakit-dengan sukacita yang melimpah (13-14). Ia heran mengapa kasih dan sukacita itu sekarang memudar (15). Ia mempertanyakan apakah ia menjadi musuh mereka karena ia berkata benar dan jujur kepada mereka (16).


Paulus memperingatkan jemaat tentang guru-guru palsu yang memang mengajar dengan penuh semangat, tetapi tidak dengan tulus. Ia tetap mendorong jemaat untuk bersemangat, tetapi untuk alasan yang benar (17-18).


Dengan penuh kasih, Paulus menggambarkan dirinya seperti seorang ibu yang sedang mengalami sakit bersalin yang merindukan Kristus dibentuk dalam diri mereka sebagai anak-anak rohaninya (19-20).


Tujuan hidup Kristen bukan hanya untuk menaati aturan atau mengerti doktrin, melainkan untuk membentuk karakter kita menjadi karakter Kristus. Itu sebabnya, setiap orang percaya diundang untuk bersikap terbuka terhadap teguran, koreksi, dan nasihat demi mengikuti kepemimpinan rohani dalam Kristus. Itulah juga sebabnya, kita diperingatkan untuk tidak menukar kebenaran Injil dengan emosi sesaat demi mengikuti karisma seorang manusia.


Adakah sukacita Anda kepada Kristus dan sesama saudara seiman telah memudar dari hidup Anda? Kembalilah kepada kebenaran sejati. Biarlah Yesus Kristus, bukan aturan ataupun ritual, kembali dibangun dalam diri Anda! [IBS]








Senin, 28 September 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 28 September Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*

 

*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 28 September 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan terdapat daerah belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Pulau Bintan yang dapat menyebabkan perlambatan massa udara sehingga mendukung potensi pertumbuhan awan hujan. Kondisi kelembapan udara di lapisan atmosfer atas juga terpantau cukup basah sehingga menyediakan pasokan uap air untuk terbentuknya awan konvektif. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan didominasi kondisi berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan - sedang yang bersifat tidak merata pada pagi dan siang hari.


🔖 *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi terjadinya kebakaran hutan/lahan/pemukiman dan potensi sebaran asap karhutla di sekitar wilayah Pulau Bintan yang dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan.

- Waspada potensi pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan dengan intensitas ringan - sedang yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang yang bersifat lokal/tidak merata pada pagi dan siang hari.


_Masyarakat dihimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 28 September 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Anak Anak Allah

 Santapan Harian

Anak-anak Allah 

Galatia 4:1-11 


Dalam novel klasik anak-anak, "Anne of Green Gables", novelis Kanada, Lucy Maud mengisahkan tentang Anne Shirley, anak yatim piatu, yang diadopsi oleh kakak-beradik Cuthbert. Anne berjuang keras mengenali identitasnya sebagai anak adopsi, bukan anak yatim piatu. Seorang anak yatim sering berusaha menyenangkan orang tua asuhnya agar ia dapat diterima. Tetapi, anak yatim yang sudah diadopsi menjadi anak akan membahagiakan orang tua yang telah lebih dahulu mengasihinya.


Rasul Paulus melanjutkan pemaparannya bahwa orang percaya tidak lagi berada di bawah hukum Taurat, melainkan sudah menjadi anak-anak Allah melalui iman.


Ia menggambarkan pewaris yang, selama masih anak-anak, diperlakukan sama seperti budak karena masih berada di bawah pengawasan wali. Tetapi, ketika waktunya tiba, pewaris itu memperoleh hak penuh. Dalam Kristus, waktunya telah tiba;


kita bukan lagi budak rohani, melainkan anak-anak (1-3).


Pada waktu yang tepat, Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan, tunduk kepada hukum, untuk menebus mereka yang di bawah hukum dan mengangkatnya menjadi anak-anak (4-5). Sebagai bukti, Allah memberi kita Roh Anak-Nya yang berseru, "Ya Abba, ya Bapa!" Kita bukan lagi budak, melainkan anak; dan jika anak, kita adalah ahli waris (6-7).


Paulus memperingatkan bagaimana umat dahulu diperbudak oleh ilah-ilah palsu, dan kini mereka hendak kembali kepada perbudakan legalisme. Ia khawatir bahwa pelayanannya sia-sia (8-11).


Dalam Kristus, kita bukan budak rohani atau pelaku agama. Kita adalah anak-anak Allah yang dikasihi sepenuhnya. Hukum punya peran, tetapi sekarang kita hidup oleh Roh sebagai ahli waris. Hiduplah dalam kebebasan dan keintiman dengan Allah. Berhentilah kembali kepada agama yang berbasis ketakutan. Biarkan ketaatan kita lahir dari kasih, bukan kewajiban.


Apakah kita hidup seperti budak yang berusaha mendapat kasih Allah, atau seperti anak yang beristirahat dalam kasih-Nya? Hari ini, Roh Kudus mengingatkan: kamu adalah milik-Nya sepenuhnya! [IBS]












Minggu, 27 September 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 27 September Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat berakhir pekan*

 

*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 27 September 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan terdapat daerah pertemuan angin (konvergensi) di sekitar wilayah Pulau Bintan yang dapat menyebabkan perlambatan massa udara sehingga mendukung potensi pertumbuhan awan hujan. Kondisi kelembapan udara di lapisan atmosfer atas juga terpantau cukup basah sehingga menyediakan pasokan uap air untuk terbentuknya awan konvektif. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan didominasi kondisi berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan - sedang yang bersifat tidak merata pada pagi dan siang hari.


🔖 *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi terjadinya kebakaran hutan/lahan/pemukiman dan potensi sebaran asap karhutla di sekitar wilayah Pulau Bintan yang dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan.

- Waspada potensi pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan dengan intensitas ringan - sedang yang dapat disertai petir/ kilat dan angin kencang yang bersifat lokal/tidak merata pada pagi dan siang hari.


_Masyarakat dihimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 27 September 2026 Prov Kepulauan Riau



Renungan Terimalah Janji Allah

 Santapan Harian

Terimalah Janji Allah! 

Galatia 3:15-29 


Jika keselamatan sudah dijanjikan kepada kita, mengapa kita masih merasa gelisah? Jika Allah yang sudah berjanji kepada kita, siapa yang dapat meragukan janji-Nya?


Paulus menjelaskan kepada orang-orang beriman di Galatia bahwa janji Allah kepada Abraham mendahului hukum Taurat, sehingga hukum tidak dapat membatalkan ataupun menghilangkan kekuatan janji tersebut (15-18).


Jika memang janji Allah lebih penting daripada hukum, untuk apa Allah memberikan hukum Taurat kepada Musa pada masa Perjanjian Lama?


Paulus juga menjelaskan bahwa hukum diberikan untuk membuat manusia menyadari keberadaan dan akibat dosa. Hukum berfungsi untuk menjaga manusia dari dosa sampai Kristus datang. Karena Ia sudah datang pada masa Perjanjian Baru, hukum tidak lagi menjadi penuntun yang mendampingi kita (19-25). Maka, kita yang beriman di dalam Kristus Yesus mendapatkan status penuh sebagai anak-anak Allah (26), dan kita yang dibaptis dalam nama Kristus menjadi anggota tubuh Kristus (27).


Oleh karena itu, saat ini tidak ada lagi perbedaan: orang Yahudi atau orang Yunani, hamba atau orang merdeka, laki-laki atau perempuan, semuanya satu dalam Kristus. Jika kita disatukan sebagai milik Kristus, maka kita adalah keturunan Abraham yang mewarisi janji Allah (28-29).


Keselamatan yang dianugerahkan Allah adalah penggenapan dari janji-Nya, bukan hasil dari garis keturunan atau buah dari prestasi. Kita dipanggil untuk percaya dan menerimanya, bukan untuk berusaha mencapainya sendiri. Satu-satunya tindakan yang diperlukan untuk keselamatan di mata Allah adalah karya penebusan kita dari dosa, dan tindakan ini sudah dikerjakan oleh Tuhan Yesus Kristus.


Apakah Anda hidup seolah-olah Anda harus membuktikan diri Anda kepada Tuhan dan orang percaya yang lain? Ingat: janji keselamatan sudah digenapi, Anda sudah diangkat sebagai anak-Nya, dan kita semua sudah disatukan menjadi tubuh Kristus. Sekarang tanpa ragu lagi, terimalah janji Allah dan hiduplah dalam keselamatan di bawah Kristus! [IBS]








Sabtu, 26 September 2026

Kekuatiran Dunia dan Tipu Daya

 Shalom, selamat malam Saudaraku 🙏😊 


*KEKUATIRAN DUNIA DAN TIPU DAYA KEKAYAAN MENGHIMPIT FIRMAN*


_*Matius 13:22 Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.*_


Ada banyak orang Kristen saat ini merasa bahwa hidup kekristenannya sudah berada di jalur yang benar, sudah baik, pergi ibadah ke gereja, latihan koor, ikut ibadah rumah tangga, dll dan hal itu dirasa sudah cukup, dan sudah jadi orang baik. Namun jika diselidiki lebih dalam maka kebanyakan orang Kristen sebenarnya melakukan aktifitas/kegiatan tersebut bukan karena mengasihi Tuhan melainkan lebih kepada melakukan "aktifitas rohani" semata, karena sekalipun dia melakukan "aktifitas rohani", pada hakekatnya dia lebih mengikuti keinginan hatinya sendiri, bukan keinginan Tuhan yang sudah menebusnya dari dosa dan maut, hal ini terbukti dari ketidakpedulian terhadap pelayanan misi (pemberitaan Injil) karena menganggap hal itu merupakan kebodohan dan pekerjaan sia-sia _*1 Korintus 1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.*_


Setiap Minggu atau mungkin setiap hari kita mendengar khotbah atau pemberitaan Firman, namun sama seperti benih yang jatuh di semak duri, dimana benih gandum memang tumbuh bersamaan dengan semak duri, sampai kemudian semak duri menghimpit gandum hingga mati. 


Inilah gambaran kebanyakan orang Kristen saat ini dimana dia menggantungkan hidupnya kepada harta, uang, Bank Deposit, investasi surat berharga, emas, dll sebab pikirnya dia bisa hidup dan memiliki masa depan dari itu semua, dia lupa bahwa setiap saat kita bisa meninggalkan dunia ini _*Lukas 12:19-20 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?*_


Harta, kekayaan dan uang yang ada pada kita saat ini adalah milik Allah dan kita hanya penerima titipan saja untuk dikelola, jadi jika untuk melakukan perintah Allah kita harus mengorbankan harta, uang, waktu, dll, itulah seorang Kristen sejati, yakni tidak menganggap bahwa harta yang ada padanya hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi saja melainkan juga untuk menyatakan kasih Tuhan kepada sesama. Dengan demikian kita tidak bergantung kepada harta/kekayaan tersebut melainkan hanya bergantung kepada Allah didalam Tuhan kita Yesus Kristus, amin 🙏 


Jadi, mari kita berdoa agar kita mengasihi Tuhan Yesus lebih dalam lagi, bukan dengan sekedar melakukan aktifitas rohani melainkan dengan melakukan pelayanan misi memberitakan kasih Allah didalam Tuhan Yesus kepada dunia ini, sehingga firman yang kita terima setiap Minggu atau setiap hari "tidak terhimpit" oleh kekuatiran dunia dan tipu daya kekayaan yang menjadikan kita seteru (musuh) Allah yang membawa kita kepada kebinasaan _*Filipi 3:19 Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.*_


Terima kasih 

Tuhan Yesus memberkati 🙏