Santapan Harian
Anak-anak Allah
Galatia 4:1-11
Dalam novel klasik anak-anak, "Anne of Green Gables", novelis Kanada, Lucy Maud mengisahkan tentang Anne Shirley, anak yatim piatu, yang diadopsi oleh kakak-beradik Cuthbert. Anne berjuang keras mengenali identitasnya sebagai anak adopsi, bukan anak yatim piatu. Seorang anak yatim sering berusaha menyenangkan orang tua asuhnya agar ia dapat diterima. Tetapi, anak yatim yang sudah diadopsi menjadi anak akan membahagiakan orang tua yang telah lebih dahulu mengasihinya.
Rasul Paulus melanjutkan pemaparannya bahwa orang percaya tidak lagi berada di bawah hukum Taurat, melainkan sudah menjadi anak-anak Allah melalui iman.
Ia menggambarkan pewaris yang, selama masih anak-anak, diperlakukan sama seperti budak karena masih berada di bawah pengawasan wali. Tetapi, ketika waktunya tiba, pewaris itu memperoleh hak penuh. Dalam Kristus, waktunya telah tiba;
kita bukan lagi budak rohani, melainkan anak-anak (1-3).
Pada waktu yang tepat, Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan, tunduk kepada hukum, untuk menebus mereka yang di bawah hukum dan mengangkatnya menjadi anak-anak (4-5). Sebagai bukti, Allah memberi kita Roh Anak-Nya yang berseru, "Ya Abba, ya Bapa!" Kita bukan lagi budak, melainkan anak; dan jika anak, kita adalah ahli waris (6-7).
Paulus memperingatkan bagaimana umat dahulu diperbudak oleh ilah-ilah palsu, dan kini mereka hendak kembali kepada perbudakan legalisme. Ia khawatir bahwa pelayanannya sia-sia (8-11).
Dalam Kristus, kita bukan budak rohani atau pelaku agama. Kita adalah anak-anak Allah yang dikasihi sepenuhnya. Hukum punya peran, tetapi sekarang kita hidup oleh Roh sebagai ahli waris. Hiduplah dalam kebebasan dan keintiman dengan Allah. Berhentilah kembali kepada agama yang berbasis ketakutan. Biarkan ketaatan kita lahir dari kasih, bukan kewajiban.
Apakah kita hidup seperti budak yang berusaha mendapat kasih Allah, atau seperti anak yang beristirahat dalam kasih-Nya? Hari ini, Roh Kudus mengingatkan: kamu adalah milik-Nya sepenuhnya! [IBS]


Tidak ada komentar:
Posting Komentar